---
title: "Lima Indra"
book: "Biologi Sekolah Dasar dan Menengah Pertama"
subject: biology
language: id
chapter: 5
exercises: 10
source: https://one-course.com/books/biology/1/id/chapter/5-lima-indra
---

# Bab 5 — Lima Indra

Pejamkan matamu dan dunia tidak lenyap: kamu masih mendengar suara kelas, mencium bau masakan siang, merasakan kursi di bawahmu. Tubuh mempunyai lima pintu menuju dunia — indra — dan tiap pintu adalah sebuah alat tubuh yang bekerja untukmu sepanjang hari.

## 5.1 Lima indra, lima alat

**Definisi 5.1 (Indra dan alat indra).**

Suatu *indra* adalah cara tubuh mencari tahu tentang dunia. Tiap indra bekerja melalui sebuah *alat indra*, yaitu bagian tubuh yang dibangun untuk tugas itu:

1. *penglihatan* — *mata* melihat cahaya, warna dan bentuk;
2. *pendengaran* — *telinga* mendengar bunyi;
3. *penciuman* — *hidung* mencium bau;
4. *pengecapan* — *lidah* mengecap makanan;
5. *perabaan* — *kulit* , di seluruh tubuh, merasakan kasar dan halus, hangat dan dingin.

**Contoh 5.2 (Sarapan, indra demi indra).**

Semangkuk cokelat panas memakai kelimanya: [mata](#def-g1-the-five-senses-sense) melihat uapnya, hidung mencium bau kakaonya, [kulit](#def-g1-the-five-senses-sense) tangan merasakan mangkuk yang hangat, [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense) mendengar dentingan sendoknya, dan lidah — bagian yang terbaik — mengecapnya.

![Semangkuk cokelat panas, lima indra bekerja sebelum tegukan pertama.](https://one-course.com/images/onecourse/chapters/biology-1/g1-the-five-senses/img-46d276d95c80.jpg)

*Semangkuk cokelat panas, lima indra bekerja sebelum tegukan pertama.*

**Catatan 5.3 (Perabaan ada di mana-mana).**

Empat [alat indra](#def-g1-the-five-senses-sense) bertempat di kepala, tetapi alat perabaan adalah [kulit](#def-g1-the-five-senses-sense), dan [kulit](#def-g1-the-five-senses-sense) menyelimutimu dari ujung kepala sampai ujung kaki. Itulah sebabnya kamu dapat merasakan embusan angin di lehermu, sebutir kerikil di sepatumu dan seekor kepik yang hinggap di lenganmu — semuanya tanpa melihat.

## 5.2 Indra melapor kepada otak

**Proposisi 5.4 (Pesan kepada otak).**

Sebuah [alat indra](#def-g1-the-five-senses-sense) tidak memahami apa yang diinderanya — ia *mengirim pesan*. Semua pesan itu menempuh perjalanan di dalam tubuh menuju *otak*, di dalam kepala, yang merangkainya: “itu suara Nenek”, “bau itu roti panggang”. Tanpa otak, [mata](#def-g1-the-five-senses-sense) dan [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense) tak akan melapor kepada siapa pun.

**Bukti.** *Diterima tanpa bukti pada tingkat ini.* ∎

![Tiap alat indra mengirim pesannya kepada otak, yang memaknai semuanya. (Lidah juga melapor — gambarnya saja yang akan menjadi terlalu penuh.)](https://one-course.com/images/onecourse/chapters/biology-1/g1-the-five-senses/fig-598bb3e70b99.svg)

*Tiap [alat indra](#def-g1-the-five-senses-sense) mengirim pesannya kepada otak, yang memaknai semuanya. (Lidah juga melapor — gambarnya saja yang akan menjadi terlalu penuh.)*

**Contoh 5.5 (Menyebut benda dalam gelap).**

Seorang teman meletakkan benda yang sudah kamu kenal di tanganmu ketika matamu terpejam: kunci, spons, sendok. Kamu menyebutnya hampir seketika. [Kulit](#def-g1-the-five-senses-sense) mengirim pesannya — dingin, keras, bergerigi — dan otak menjawab: “sebuah kunci”. Indra mengumpulkan; otak memahami.

**Catatan 5.6 (Saling menolong).**

Indra bekerja sebagai satu regu. Makanan terasa “hambar” ketika pilek menyumbat hidungmu, sebab penciuman mengerjakan separuh dari cita rasanya. Dan ketika satu indra sama sekali tidak dapat menjalankan tugasnya, indra yang lain belajar berbuat lebih banyak: orang yang tidak dapat melihat membaca dengan ujung jarinya, memakai perabaan, dan menyeberang jalan dengan [telinganya](#def-g1-the-five-senses-sense).

## 5.3 Merawat alat indra

**Proposisi 5.7 (Pintu yang rapuh).**

[Alat indra](#def-g1-the-five-senses-sense) sangat berharga dan mudah terluka. Bunyi yang terlalu keras melukai [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense); memandang Matahari melukai [mata](#def-g1-the-five-senses-sense); sesendok makanan yang terlalu panas membakar lidah. [Alat indra](#def-g1-the-five-senses-sense) yang terluka mungkin tetap terluka — karena itu kita melindunginya.

**Bukti.** *Diterima tanpa bukti pada tingkat ini.* ∎

**Metode 5.8 (Melindungi indraku).**

1. Jangan pernah memandang lurus ke Matahari, walau sekejap pun;
2. jagalah bunyi tetap lembut: jangan berteriak ke [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense) , pakai pengeras [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense) pada suara pelan;
3. jangan pernah memasukkan apa pun ke [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense) atau hidungmu;
4. tiuplah makanan panas sebelum mengecapnya;
5. membaca dan menggambarlah dengan cahaya yang cukup.

**Contoh 5.9 (Konser sebelah rumah).**

Sesudah musik yang sangat keras, [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense) kadang berdenging beberapa lama. Denging itu adalah [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense) yang berkata “terlalu banyak!”. Orang yang bekerja dengan mesin yang berisik memakai penutup [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense) tepat karena alasan ini — [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense) mereka harus bertahan seumur hidup.

## 5.4 Latihan

**Latihan 5.1 ★.**

Sebutkan kelima indra dan, untuk masing-masing, [alat indranya](#def-g1-the-five-senses-sense).

**Solusi Latihan 5.1.**

Penglihatan — [mata](#def-g1-the-five-senses-sense); pendengaran — [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense); penciuman — hidung; pengecapan — lidah; perabaan — [kulit](#def-g1-the-five-senses-sense).

**Latihan 5.2 ★.**

[Alat indra](#def-g1-the-five-senses-sense) mana yang melaporkan: (a) warna sebuah balon? (b) kelembutan sebuah selimut? (c) bau hujan? (d) bunyi sebuah lonceng?

**Solusi Latihan 5.2.**

(a) [Matanya](#def-g1-the-five-senses-sense). (b) [Kulitnya](#def-g1-the-five-senses-sense). (c) Hidungnya. (d) [Telinganya](#def-g1-the-five-senses-sense).

**Latihan 5.3 ★.**

[Alat indra](#def-g1-the-five-senses-sense) mana yang tidak berada di kepala? Sejauh mana jangkauannya?

**Solusi Latihan 5.3.**

[Kulit](#def-g1-the-five-senses-sense), alat perabaan. Ia menyelimuti seluruh tubuh, dari ujung kepala sampai ujung kaki.

**Latihan 5.4 ★.**

Pada [Contoh 5.5](#ex-g1-the-five-senses-dark), [matanya](#def-g1-the-five-senses-sense) terpejam. Alat mana yang mengirim pesannya, dan bagian tubuh mana yang memahaminya?

**Solusi Latihan 5.4.**

[Kulit](#def-g1-the-five-senses-sense) tangan mengirim pesannya (dingin, keras, bergerigi); otak memahaminya lalu menyebut nama bendanya.

**Latihan 5.5 ★.**

Ketika pilek dan hidung tersumbat, makanan seolah kehilangan cita rasanya. Dua indra mana yang biasanya bekerja sama ketika kamu makan?

**Solusi Latihan 5.5.**

Pengecapan dan penciuman. Hidung mengerjakan separuh dari cita rasanya, dan karena itu makanan terasa hambar ketika hidung tersumbat.

**Latihan 5.6 ★.**

Sebutkan tiga aturan [Metode 5.8](#met-g1-the-five-senses-protect), dan sebutkan [alat indra](#def-g1-the-five-senses-sense) mana yang dilindungi masing-masing.

**Solusi Latihan 5.6.**

Misalnya: jangan pernah memandang lurus ke Matahari — melindungi [mata](#def-g1-the-five-senses-sense); jagalah bunyi tetap lembut — melindungi [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense); tiuplah makanan panas — melindungi lidah; jangan memasukkan apa pun ke [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense) atau hidung — melindungi [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense) dan hidung; cahaya yang cukup untuk membaca — melindungi [mata](#def-g1-the-five-senses-sense).

**Latihan 5.7 ★.**

Mengapa orang yang bekerja dengan mesin yang berisik memakai penutup [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense)? Pakai [Proposisi 5.7](#prop-g1-the-five-senses-fragile).

**Solusi Latihan 5.7.**

Karena bunyi yang terlalu keras melukai [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense), dan [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense) yang terluka mungkin tetap terluka. Penutupnya menjaga bunyi mesin tetap cukup lembut bagi pendengaran seumur hidup.

**Latihan 5.8 ★.**

Cobalah: dengan [mata](#def-g1-the-five-senses-sense) terpejam, mintalah seorang penolong menyodorkan tiga jenis makanan di bawah hidungmu — misalnya pisang, keju, jeruk. Berapa banyak yang disebut hidungmu dengan benar, tanpa bantuan [mata](#def-g1-the-five-senses-sense)?

**Solusi Latihan 5.8.**

Jawaban terbuka — kebanyakan orang menyebut dua atau tiga dari tiga. Hidung mengenali makanan yang sudah dikenalnya dengan baik, bahkan tanpa bantuan [mata](#def-g1-the-five-senses-sense).

**Latihan 5.9 ★★.**

Seorang teman mengaku: “[Mata](#def-g1-the-five-senses-sense) memahami apa yang dilihatnya.” Betulkan kalimat itu dengan [Proposisi 5.4](#prop-g1-the-five-senses-brain): apa yang sebenarnya dilakukan [mata](#def-g1-the-five-senses-sense), dan siapa yang memahami?

**Solusi Latihan 5.9.**

[Mata](#def-g1-the-five-senses-sense) hanya *melihat* — ia mengumpulkan cahaya lalu mengirim sebuah pesan. Otaklah yang memahami: ia menerima pesannya lalu berkata “itu Nenek”, “itu sekolahku”. Indra mengumpulkan; otak memahami.

**Latihan 5.10 ★★.**

Bagaimana seseorang yang tidak dapat melihat dapat “membaca” buku, dan menyeberang jalan dengan aman? Sebutkan indra mana yang mengambil alih tugas yang mana.

**Solusi Latihan 5.10.**

Membaca: dengan ujung jari — perabaan mengambil alih penglihatan, merasakan titik-titik timbul di halamannya. Menyeberang jalan: dengan [telinga](#def-g1-the-five-senses-sense) — mendengarkan mobil yang datang dan pergi — sering disertai tongkat yang ujungnya membiarkan perabaan memeriksa tanah di depannya.
