Biologi · Glosarium

Apa itu Nukleosom dan kromatin?

Definisi 1.1 Biologi Universitas — Tahun 3 · Bab 1 — Kromatin dan Epigenetika

Yang disebut kromatin adalah kompleks DNA dengan protein, yaitu wujud keberadaan genom di dalam nukleus eukariot. Satuan berulangnya adalah nukleosom: 147bp147\,\mathrm{bp} DNA yang terlilit 1.651.65 putaran kidal mengelilingi oktamer histon — masing-masing dua salinan protein kecil yang sangat basa H2A, H2B, H3, dan H4 — lalu disusul sebuah penghubung sepanjang 20 sampai 60bp20\text{ sampai }60\,\mathrm{bp} menuju nukleosom berikutnya. Histon kelima, H1, mengikat penghubung itu di tempat DNA masuk dan meninggalkan intinya, serta membantu manik-manik itu berimpit satu sama lain. Tiap histon inti mengusung sebuah ekor amino-terminal tak berstruktur sepanjang 20 sampai 4020\text{ sampai }40 residu yang menjulur ke luar partikel. Kromatin yang terwarnai samar, terkemas longgar, dan ditranskripsi disebut eukromatin; kromatin yang terkemas padat, bereplikasi lambat, dan sebagian besar bisu — di sentromer, telomer, dan urutan berulang — disebut heterokromatin.

Serabut 10\, nm: inti nukleosom (biru) pada satu untai DNA menerus (merah), tiap manik berupa oktamer histon dengan ekornya (jingga) menjulur ke luar, histon penghubung H1 (hijau) di titik masuk–keluarnya. Kira-kira enam nukleosom menempati panjang yang diisi 1200\, bp DNA telanjang.
Serabut 10nm10\,\mathrm{nm}: inti nukleosom (biru) pada satu untai DNA menerus (merah), tiap manik berupa oktamer histon dengan ekornya (jingga) menjulur ke luar, histon penghubung H1 (hijau) di titik masuk–keluarnya. Kira-kira enam nukleosom menempati panjang yang diisi 1200bp1200\,\mathrm{bp} DNA telanjang.
Kromatin pada skala molekul: heliks ganda yang terlilit pada inti histon berturut-turut, “manik-manik pada seutas benang” yang disingkapkan oleh tangga nuklease itu.
Kromatin pada skala molekul: heliks ganda yang terlilit pada inti histon berturut-turut, “manik-manik pada seutas benang” yang disingkapkan oleh tangga nuklease itu.

Contoh

Contoh 1.3 (Dua meter di dalam sepuluh mikrometer)

Sebuah nukleus diploid manusia memuat 6.4×1096.4\times 10^{9} pasangan basa. Pada 0.34nm0.34\,\mathrm{nm} tiap pasangan basa itu berarti 2.2m2.2\,\mathrm{m} heliks ganda, di dalam nukleus bergaris tengah kira-kira 10µm10\,\text{µ}\mathrm{m}. Semuanya terkemas menjadi 6.4×109/2003.2×1076.4\times 10^{9}/200 \approx 3.2\times 10^{7} nukleosom, dan masing-masing mengusung sekitar 108kDa108\,\mathrm{kDa} histon berbanding 96kDa96\,\mathrm{kDa} DNA (147bp147\,\mathrm{bp} pada 650Da650\,\mathrm{Da} tiap pasangan): nukleus memuat histon kira-kira sebanyak DNA menurut massanya. DNA-nya sendiri, bila diperlakukan sebagai silinder bergaris tengah 2nm2\,\mathrm{nm}, hanya bervolume sekitar 7µm37\,\text{µ}\mathrm{m}^{3}, yaitu sekitar 1%1\,\% dari nukleus bola berjari-jari 5µm5\,\text{µ}\mathrm{m}; masalah pengemasannya adalah masalah kekusutan dan akses, bukan masalah ruang.

Baca dalam konteks →