Fisika · Glosarium

Apa itu Taraf intensitas bunyi?

Dikenal juga sebagai: taraf intensitas · desibel · Taraf bunyi

Definisi 21.9 Fisika Sekolah Menengah Atas · Bab 21 — Bunyi dan Akustika

Telinga terbentang dua belas pangkat sepuluh, sehingga intensitasnya disebutkan secara logaritma. Taraf intensitas bagi II adalah

L=10log10(I/I0),I0=1.0×1012W/m2,L = 10 \log_{10}(I/I_0), \qquad I_0 = 1.0 \times 10^{-12}\,\mathrm{W}/\mathrm{m}^{2},

dalam desibel (dB\mathrm{dB}): ambang pendengarannya 0dB0\,\mathrm{dB}, rasa sakitnya di dekat 120dB120\,\mathrm{dB}.

Sebuah tangga taraf sehari-hari: tiap langkah 20\, dB adalah lompatan intensitas seratus kali lipat; di luar 85\, dB (zona merah) paparannya merusak pendengaran.
Sebuah tangga taraf sehari-hari: tiap langkah 20dB20\,\mathrm{dB} adalah lompatan intensitas seratus kali lipat; di luar 85dB85\,\mathrm{dB} (zona merah) paparannya merusak pendengaran.
Baca dalam konteks →
Definisi 7.5 Fisika Universitas — Tahun 2 · Bab 7 — Gelombang Bunyi dalam Fluida

Yang disebut taraf bunyi sebuah gelombang berintensitas rerata II adalah

L=10log10II0 dB,I0=1×1012W/m2L = 10\log_{10}\frac I{I_0} \ \text{dB} , \qquad I_0 = 1 \times 10^{-12}\,\mathrm{W}/\mathrm{m}^{2}

— yaitu ambang pendengaran pada 1kHz1\,\mathrm{kHz}, yang di udara bersesuaian dengan amplitudo tekanan p02×105Pap_0 \approx 2 \times 10^{-5}\,\mathrm{Pa} (rms) =2×1010= 2 \times 10^{-10} atmosfer. Melipatduakan intensitasnya menambah 3dB3\,\mathrm{dB}; sepuluh kali, 10dB10\,\mathrm{dB}; seratus kali amplitudo tekanannya, 40dB40\,\mathrm{dB}. Ruang yang tenang 30dB30\,\mathrm{dB}, percakapan 60dB60\,\mathrm{dB}, jalan yang ramai 80dB80\,\mathrm{dB}, konser rok 110dB110\,\mathrm{dB}, ambang nyeri 120dB120\,\mathrm{dB} (I=1W/m2I = 1\,\mathrm{W}/\mathrm{m}^{2}, pm=29Pap_m = 29\,\mathrm{Pa}).

Kiri: dalam gelombang bunyi bidang yang berjalan, tekanan lebih dan kecepatan fluidanya sefase, dan simpangannya tertinggal seperempat periode. Kanan: skala desibel — tiap langkah 20\, dB melipatgandakan intensitasnya seratus kali dan amplitudo tekanannya sepuluh kali. Kiri: dalam gelombang bunyi bidang yang berjalan, tekanan lebih dan kecepatan fluidanya sefase, dan simpangannya tertinggal seperempat periode. Kanan: skala desibel — tiap langkah 20\, dB melipatgandakan intensitasnya seratus kali dan amplitudo tekanannya sepuluh kali.
Kiri: dalam gelombang bunyi bidang yang berjalan, tekanan lebih dan kecepatan fluidanya sefase, dan simpangannya tertinggal seperempat periode. Kanan: skala desibel — tiap langkah 20dB20\,\mathrm{dB} melipatgandakan intensitasnya seratus kali dan amplitudo tekanannya sepuluh kali.

Contoh

Contoh 7.6 (Betapa kecilnya sebuah bunyi)

Pada ambangnya, 1kHz1\,\mathrm{kHz}: pm=2.8×105Pap_m = 2.8 \times 10^{-5}\,\mathrm{Pa}, vm=pm/Z=7×108m/sv_m = p_m/Z = 7 \times 10^{-8}\,\mathrm{m}/\mathrm{s}, dan amplitudo simpangannya ξm=vm/ω=1×1011m\xi_m = v_m/\omega = 1 \times 10^{-11}\,\mathrm{m} — sepersepuluh garis tengah sebuah atom: gendang telinga mengindra gerak yang lebih kecil daripada sebuah atom. Pada 120dB120\,\mathrm{dB}, ξm=11µm\xi_m = 11\,\text{µ}\mathrm{m}, masih tak kasatmata, dan pm/P0=3×104p_m/P_0 = 3 \times 10^{-4}: bahkan bunyi yang paling keras pun merupakan gangguan yang amat kecil, itulah sebabnya teori linearnya bekerja begitu baik.

Contoh 7.8 (Sebuah sirene, sebuah percakapan)

Sirene 10W10\,\mathrm{W}: I=10/4πr2I = 10/4\pi r^2, 0.8W/m20.8\,\mathrm{W}/\mathrm{m}^{2} pada 1m1\,\mathrm{m} (119dB119\,\mathrm{dB}, ambang nyeri), 79dB79\,\mathrm{dB} pada 100m100\,\mathrm{m}, 59dB59\,\mathrm{dB} pada 1km1\,\mathrm{km} — masih terdengar di seluruh kota. Sebuah suara memancarkan sekitar 10µW10\,\text{µ}\mathrm{W}: 60dB60\,\mathrm{dB} pada 1m1\,\mathrm{m}, dan 40dB40\,\mathrm{dB} pada 10m10\,\mathrm{m}. Udara juga menyerap bunyi (lebih banyak pada frekuensi tinggi, beberapa desibel tiap seratus meter pada 10kHz10\,\mathrm{kHz}), itulah sebabnya guruh yang jauh menggemuruh rendah.

Baca dalam konteks →