Tunas tungkai adalah sebuah pembengkakan mesoderm lempeng samping yang terselubung ektoderm, yang muncul pada kedudukan tetap di sepanjang sisi tubuhnya (yaitu medan tungkai) tempat sandi Hox sumbu tubuhnya mengizinkannya; mesodermnya akan membuat tulang, rawan, tendon, dan dermisnya, sedangkan sel yang bermigrasi ke dalamnya dari somitnya akan membuat ototnya. Tunasnya memiliki tiga sumbu, yang masing-masing diatur sebuah pusat pengisyaratan. Proksimo-distal (bahu ke ujung jari): rabung ektoderm apikal (AER), yaitu sebuah jalur ektoderm menebal sepanjang ujungnya, menyekresikan faktor pertumbuhan fibroblas (FGF) yang menjaga mesoderm di bawahnya tetap membelah dan tak terdiferensiasi. Antero-posterior (ibu jari ke kelingking): zona aktivitas pengutuban (ZPA), yaitu sebongkah mesoderm pada tepi belakangnya, menyekresikan morfogen Sonic hedgehog (Shh). Dorso-ventral (punggung tangan ke telapaknya): ektoderm punggungnya menyekresikan Wnt7a. Tunas tungkai depan dan belakangnya tampak serupa dan memakai isyarat yang sama; keduanya berbeda dalam sebuah faktor transkripsi yang diungkapkan sebelum tunasnya muncul (Tbx5 pada tungkai depan, Tbx4 pada tungkai belakang), dan itulah sebabnya sebuah sayap menjadi sayap.