Fisika · Glosarium

Apa itu Menguap dan mengembun?

Dikenal juga sebagai: menguap · mengembun

Definisi 9.4 Fisika Sekolah Dasar dan Menengah Pertama · Bab 9 — Es, Air, Uap

Ketika kehangatan membuat air yang cair terbang ke udara sebagai gas, air itu menguap — genangan menyusut, cucian mengering. Ketika uap air menyentuh benda yang dingin lalu berubah kembali menjadi tetes cair, uap itu mengembun — kabut pada jendela yang dingin, embun pada cermin kamar mandi. Sekali lagi dua pintu berlawanan: kehangatan mengirim air ke wujud gas, dingin memanggilnya kembali ke wujud cair.

Perubahan wujud: kehangatan selalu mendorong ke kanan, dingin selalu mendorong kembali ke kiri.
Perubahan wujud: kehangatan selalu mendorong ke kanan, dingin selalu mendorong kembali ke kiri.

Contoh

Contoh 9.5 (Cobalah: tangkap air yang tak terlihat)

Ambillah sebuah kaleng atau gelas langsung dari lemari es, keringkan bagian luarnya baik-baik dengan lap, lalu letakkan di atas meja. Tunggulah sambil menghitung sampai 100100. Bagian luarnya menjadi berkabut, lalu basah — tetes air muncul entah dari mana! Tetes itu tidak merembes lewat kaca: uap air yang tak terlihat di udara ruangan menyentuh dinding yang dingin lalu mengembun. Kamu baru saja menangkap gas yang tak terlihat itu.

Contoh 9.6 (Awan dari napas)

Napasmu selalu membawa uap air yang tak terlihat. Pada hari yang hangat, uap itu tetap tak terlihat. Pada pagi yang membekukan, udara luar yang dingin langsung mengembunkannya menjadi awan kecil di depan mulutmu — dan hal yang sama terjadi pada jendela yang dingin ketika kamu mengembuskan napas untuk menggambar dengan jarimu.

Contoh 9.8 (Genangan yang menyusut)

Sesudah hujan, sebuah genangan berkilau di halaman bermain. Menjelang sore genangan itu sudah menyusut; besok ia sudah lenyap. Tidak ada yang meminumnya dan ia tidak merembes lewat aspal: kehangatan Matahari membuatnya menguap, tetes demi tetes, ke udara. Gambarlah garis kapur di sekeliling sebuah genangan pada pagi hari dan periksalah sesudah makan siang: airnya sudah mundur ke dalam garismu.

Baca dalam konteks →