Sebuah osiloskop menggambarkan tegangan terhadap waktu; kurva pada layar berkisinya disebut osilogram. Dua setelan mengubah petak layar menjadi nilai fisis: basis waktu (sekon tiap petak mendatar) dan penguatan tegaknya (volt tiap petak tegak).
Contoh
Contoh 8.8 (Satu pembacaan yang lengkap)
Pada osilogram di bawah ini, basis waktunya tiap petak dan penguatannya tiap petak. Satu daur mencakup petak: dan — jala-jala listrik lagi. Sebuah puncak berada petak di atas sumbunya: amplitudonya .