Fisika · Glosarium

Apa itu Osiloskop?

Dikenal juga sebagai: osilogram · basis waktu · penguatan

Definisi 8.6 Fisika Sekolah Menengah Atas · Bab 8 — Sinyal dan Gelombang

Sebuah osiloskop menggambarkan tegangan terhadap waktu; kurva pada layar berkisinya disebut osilogram. Dua setelan mengubah petak layar menjadi nilai fisis: basis waktu (sekon tiap petak mendatar) dan penguatan tegaknya (volt tiap petak tegak).

Sebuah osilogram, basis waktu 5\, ms/petak dan penguatan 2\, V/petak: satu daur mencakup 4.0 petak (T = 20\, ms, f = 50\, Hz) dan puncaknya berada 3.0 petak di atas (amplitudo 6.0\, V).
Sebuah osilogram, basis waktu 5ms5\,\mathrm{ms}/petak dan penguatan 2V2\,\mathrm{V}/petak: satu daur mencakup 4.04.0 petak (T=20msT = 20\,\mathrm{ms}, f=50Hzf = 50\,\mathrm{Hz}) dan puncaknya berada 3.03.0 petak di atas (amplitudo 6.0V6.0\,\mathrm{V}).

Contoh

Contoh 8.8 (Satu pembacaan yang lengkap)

Pada osilogram di bawah ini, basis waktunya 5ms5\,\mathrm{ms} tiap petak dan penguatannya 2V2\,\mathrm{V} tiap petak. Satu daur mencakup 4.04.0 petak: T=4.0×5ms=20msT = 4.0 \times 5\,\mathrm{ms} = 20\,\mathrm{ms} dan f=1/0.020s=50Hzf = 1/0.020\,\mathrm{s} = 50\,\mathrm{Hz} — jala-jala listrik lagi. Sebuah puncak berada 3.03.0 petak di atas sumbunya: amplitudonya 3.0×2V=6.0V3.0 \times 2\,\mathrm{V} = 6.0\,\mathrm{V}.

Baca dalam konteks →