Para pemain terangkai paralel ketika rangkaiannya terbelah menjadi beberapa cabang yang terpisah — satu pemain untuk tiap cabang — yang memisah lalu bergabung kembali. Titik tempat jalan memisah atau bergabung kembali disebut titik cabang. Setiap cabang adalah jalan yang lengkap dari satu kutub baterai ke kutub yang lain.
Contoh
Contoh 30.4 (Uji melepas bohlam, diulang)
Lakukan pada pasangan paralel ini persis apa yang dahulu membunuh pasangan seri: lepaskan bohlam 2. Bohlam 1 bahkan tidak berkedip — cabangnya sendiri, jalannya sendiri yang lengkap, tidak tersentuh. Pasang kembali, lalu lepaskan bohlam 1: bohlam 2 menyala tenang terus. Kutukan lingkar tunggal terangkat: pada rangkaian paralel, setiap pemain mengurus cabangnya sendiri.
Contoh 30.5 (Rumahmu adalah rangkaian paralel)
Setiap lampu, stopkontak, dan peralatan di rumahmu menunggangi cabangnya sendiri pada satu rangkaian paralel yang besar. Itulah sebabnya bohlam dapur dapat putus sementara ruang keluarga tetap membaca tanpa terganggu; mengapa sakelar tiap ruangan hanya memerintah lampunya sendiri; dan mengapa satu sakelar utama — di kotak sekring dekat meteran — dapat memutus seluruh rumah sekaligus untuk perbaikan. Lampu pesta zaman sekarang ikut bergabung: bohlamnya dipasang sedemikian rupa sehingga satu bohlam mati tidak lagi menggelapkan untaiannya.