Kacang-kacangan merumahkan bakteri pemfiksasi nitrogen (rizobia) di dalam bintil akar, yakni organ yang dibangun untuk tujuan itu sesudah sebuah dialog molekuler. Akarnya menyekresikan flavonoid; sebuah rizobium dari spesies yang cocok menjawab dengan faktor Nod — lipokitooligosakarida yang hiasannya menentukan mitranya; sebuah kinase reseptor pada rambut akar mengikatnya lalu memicu ayunan kalsium di dalam inti, melingkarnya rambut akar di sekeliling bakterinya, serta sebuah benang infeksi yang tumbuh ke dalam menembus sel sementara korteks di bawahnya mulai membelah menjadi sebuah bintil. Bakterinya dilepaskan ke dalam sel bintil di dalam selaput lalu berdiferensiasi menjadi bakteroid yang mengungkapkan nitrogenase, yakni enzim yang mereduksi N menjadi amonia dengan ongkos enam belas ATP tiap molekul. Nitrogenase dimusnahkan oksigen, padahal bakteroidnya bernapas keras; bintilnya menyelesaikan pertentangan itu dengan sebuah penghadang pembauran dan dengan leghemoglobin, yakni sebuah hemoglobin tumbuhan yang mengikat oksigen dengan erat lalu mengantarkannya ke bakteroid pada kepekatan bebas yang rendah — itulah yang membuat bintil yang terpotong berwarna merah muda. Tumbuhannya membayar enam sampai sepuluh persen hasil fotosintesisnya lalu menerima sebagian besar nitrogennya; nitrogen yang difiksasi tanaman kacang sedunia mendekati nitrogen yang dibuat industri pupuk.
Biologi · Glosarium