Yang disebut sistem saraf adalah jaringan komando tubuh:
- otak, di dalam naungan tengkorak (Definisi 17.1), adalah pusatnya: ia menerima semua laporan dan mengeluarkan semua perintah;
- sumsum tulang belakang, sebuah kabel tebal jaringan saraf, berjalan dari otak turun ke dalam tiang pelindung tulang belakang;
- saraf, benang putih yang bercabang dari otak dan sumsum tulang belakang ke setiap organ, membawa pesannya — dengan kecepatan lebih dari bagi yang tercepat.
Contoh
Contoh 33.3 (Tangkapan itu, diputar ulang pelan-pelan)
Putar ulang setengah detiknya: mata mengikuti bolanya lalu melapor, terus-menerus; otaknya, dengan membandingkan laporan demi laporan, menghitung di mana bolanya akan berada; perintah mengalir keluar ke tungkai (satu langkah ke kiri), batang tubuh (condong), lengan dan jari (buka — sekarang tutup). Tidak ada satu organ pun yang “menangkap bolanya”: mata, otak dan otot masing-masing memainkan barisnya pada Proposisi 33.2.
Contoh 33.10 (Helm dipakai demi gelangnya)
Tulang menyatu kembali (Catatan 17.3); jaringan otak, sekali terluka parah, kebanyakan tidak. Itulah perhitungan di balik helm sepeda: tengkorak ditambah busa di tempat perlindungan tubuhnya sendiri mungkin tidak cukup. Asuransi yang murah bagi organ yang menjalankan segala hal lainnya.