Biologi · Glosarium

Apa itu Titik periksa?

Definisi 10.4 Biologi Universitas — Tahun 3 · Bab 10 — Kendali Daur Sel dan Kematian Sel Terprogram

Sebuah titik periksa adalah kendali yang menghentikan daurnya pada sebuah peralihan sampai sebuah syarat terpenuhi, dengan bekerja pada mesinnya — menghambat sebuah CDK atau sebuah ligase ubikuitin. Tiga di antaranya paling penting. Titik batas pada G1 akhir (Start pada khamir): selnya melanjut hanya bila faktor pertumbuhan, hara, dan ukurannya mengizinkan; di seberangnya daurnya rampung tanpa semua itu. Titik periksa G2/M: DNA yang rusak atau belum bereplikasi, yang diisyaratkan kinase ATM/ATR Bab 3, menjaga Cdc25 tetap terhambat sehingga menjaga Cdk1 tetap terfosforilasi dan tak aktif. Titik periksa perakitan gelendong: satu kinetokor saja yang tak melekat pada mikrotubulus menghasilkan penghambat yang dapat berdifusi (Mad2 yang terikat pada Cdc20) yang menjaga APC/C tetap mati, sehingga anafasenya menunggu kromosom yang terakhir. Sebuah kendali keempat tak memiliki langkah menunggu tetapi sama ketatnya: pemberian izin replikasi. Titik asalnya dimuati helikase MCM hanya pada G1, ketika keaktifan CDK-nya rendah, dan faktor pemuatnya dimusnahkan atau dihambat begitu fase S mulai, sehingga tiap titik asalnya menyala sekali dan hanya sekali tiap daurnya — itulah sebabnya nukleus G2 pada penggabungan Rao dan Johnson tak dapat dipaksa bereplikasi.

Kiri: sebuah sel metafase — mikrotubulus gelendong (hijau) dari kedua kutubnya (merah), kromosom (biru) yang berbaris pada pelatnya, yakni saat ketika titik periksa gelendongnya memutuskan. Kanan: khamir bertunas, tipe liar dengan tunas beraneka ukuran (kiri) dan sebuah mutan cdc yang setiap selnya terhenti pada tahap yang sama, masing-masing dengan tunas berukuran sama (kanan). Kiri: sebuah sel metafase — mikrotubulus gelendong (hijau) dari kedua kutubnya (merah), kromosom (biru) yang berbaris pada pelatnya, yakni saat ketika titik periksa gelendongnya memutuskan. Kanan: khamir bertunas, tipe liar dengan tunas beraneka ukuran (kiri) dan sebuah mutan cdc yang setiap selnya terhenti pada tahap yang sama, masing-masing dengan tunas berukuran sama (kanan).
Kiri: sebuah sel metafase — mikrotubulus gelendong (hijau) dari kedua kutubnya (merah), kromosom (biru) yang berbaris pada pelatnya, yakni saat ketika titik periksa gelendongnya memutuskan. Kanan: khamir bertunas, tipe liar dengan tunas beraneka ukuran (kiri) dan sebuah mutan cdc yang setiap selnya terhenti pada tahap yang sama, masing-masing dengan tunas berukuran sama (kanan).

Contoh

Contoh 10.3 (Mengapa telur katak adalah sebuah jam)

Sebutir telur katak yang telah dibuahi membelah dua belas kali dalam enam jam tanpa pertumbuhan, tanpa transkripsi, dan tanpa titik periksa, pada selang 30min30\,\mathrm{min}: itulah osilator teoremanya yang berjalan telanjang, dan sebuah ekstrak sitoplasmanya di dalam tabung reaksi terus berdaur, dengan siklinnya naik dan turun, tanpa apa pun yang dibelah. Menambahkan siklin B yang tak dapat diuraikan mengunci ekstraknya di dalam mitosis, karena CC tak pernah dapat turun di bawah C1C_{1}; menghalangi sintesis siklinnya menguncinya di dalam interfase. Di dalam sel somatik, mesin yang sama terbungkus kendali bagian berikutnya, yang menahannya pada ambangnya sampai syaratnya terpenuhi, sehingga periodenya menjadi sehari alih-alih setengah jam dan dapat panjang tanpa batas.

Baca dalam konteks →