Biologi · Glosarium

Apa itu Daur ovarium dan daur rahim?

Definisi 9.4 Biologi Universitas — Tahun 2 · Bab 9 — Kendali Hormon atas Perkembangbiakan

Daurnya dihitung dari hari pertama haidnya dan berlangsung kira-kira 28 hari. Fase folikel (hari 1–14): FSH, yang terbebas dari umpan balik oleh matinya korpus luteum sebelumnya, merekrut sekelompok folikel; folikelnya menyekresikan estradiol, yang naik mantap; estradiol dan inhibinnya menurunkan FSH, dan hanya folikel dengan reseptor FSH terbanyak yang selamat dari penurunannya — yaitu folikel dominannya. Di dalam rahimnya, estradiolnya membangun kembali endometrium (fase proliferasi) lalu mengencerkan lendir serviksnya. Ovulasi (hari ke-14): ketika estradiolnya telah tinggal di atas kira-kira 200pg/mL200\,\mathrm{pg}/\mathrm{mL} selama satu setengah hari, umpan baliknya pada hipotalamus dan hipofisisnya beralih dari negatif menjadi positif; LH-nya naik sepuluh kali lipat dalam sehari — itulah lonjakan LH — dan kira-kira 36 jam sesudah awalnya folikelnya pecah lalu melepaskan oositnya. Fase lutein (hari 15–28): folikel yang telah kosong menjadi korpus luteum, yang di bawah LH menyekresikan progesteron (10 sampai 20ng/mL10\text{ sampai }20\,\mathrm{ng}/\mathrm{mL}) dan estradiol; progesteronnya menjadikan endometriumnya menyekresi, mengentalkan lendirnya, menaikkan suhu tubuh basalnya 0.3C0.3\,{}^{\circ}\mathrm{C}, dan bersama estradiolnya menekan LH serta FSH. Korpus luteumnya berumur kira-kira 14 hari; kecuali kalau hCG dari sebuah lembaga menyelamatkannya, ia menyusut, progesteron dan estradiolnya turun, endometriumnya luruh (haid), FSH-nya naik, lalu daur berikutnya dimulai. Fase luteinnya tetap 14 hari; keragaman panjang daurnya adalah keragaman fase folikelnya.

Hormon daurnya. Estradiol dari folikel yang tumbuh naik sepanjang fase folikelnya dan, melewati sebuah ambang, memicu lonjakan LH; ovulasi menyusul kira-kira 36 jam kemudian; korpus luteumnya lalu menyekresikan progesteron selama dua pekan lalu mati.
Hormon daurnya. Estradiol dari folikel yang tumbuh naik sepanjang fase folikelnya dan, melewati sebuah ambang, memicu lonjakan LH; ovulasi menyusul kira-kira 36 jam kemudian; korpus luteumnya lalu menyekresikan progesteron selama dua pekan lalu mati.
Daur rahimnya. Endometriumnya luruh saat haid, dibangun kembali di bawah estradiol, lalu dijadikan menyekresi di bawah progesteron, siap menerima sebuah blastosista sekitar hari ke-21; ketika progesteronnya turun, ia luruh lagi.
Daur rahimnya. Endometriumnya luruh saat haid, dibangun kembali di bawah estradiol, lalu dijadikan menyekresi di bawah progesteron, siap menerima sebuah blastosista sekitar hari ke-21; ketika progesteronnya turun, ia luruh lagi.
Baca dalam konteks →