Biologi · Glosarium

Apa itu Isyarat penyortiran?

Definisi 8.1 Biologi Universitas — Tahun 3 · Bab 8 — Lalu Lintas Membran dan Penyortiran Protein

Sebuah isyarat penyortiran adalah segmen sebuah protein, atau sebuah modifikasinya, yang dibaca sebuah reseptor yang mengantarkan protein itu ke satu kompartemen. Peptida isyarat, yaitu bentangan 15 sampai 3015\text{ sampai }30 residu pada ujung aminonya dengan inti hidrofob, mengirim sebuah protein ke dalam retikulum endoplasma selagi protein itu dibuat; dari situ rute bakunya menuju Golgi lalu ke membran plasma atau ke luar, dan isyarat lanjutan membelokkannya ke lisosom (sebuah gula terfosforilasi) atau kembali ke retikulumnya (urutan karboksi-terminal KDEL). Sebuah isyarat penempatan nukleus, yaitu tambalan basa yang pendek seperti PKKKRKV, diikat importin yang mengusung protein terlipat itu melewati pori intinya; sebuah praurutan mitokondria, yaitu heliks amfipatik sepanjang 20 sampai 5020\text{ sampai }50 residu, dikenali reseptor pada membran luarnya lalu disusupkan, dalam keadaan tak terlipat, melewati translokase kedua membrannya; enzim peroksisom berakhir dengan SKL. Protein yang tak memiliki satu pun isyarat itu tinggal di dalam sitosol. Setiap isyarat ditemukan dengan cara yang sama: menghapusnya meninggalkan proteinnya di dalam sitosol, mencangkokkannya pada protein sitosol mengirim protein itu ke kompartemennya.

Hipotesis isyarat. Sebuah peptida isyarat pada awal rantai nasennya diikat partikel pengenal isyarat, yang menghentikan translasinya sejenak lalu melabuhkan ribosomnya pada saluran Sec61; rantainya lalu menyeberangi membrannya selagi disintesis, isyaratnya dipotong di dalam lumennya, dan gulanya ditambahkan.
Hipotesis isyarat. Sebuah peptida isyarat pada awal rantai nasennya diikat partikel pengenal isyarat, yang menghentikan translasinya sejenak lalu melabuhkan ribosomnya pada saluran Sec61; rantainya lalu menyeberangi membrannya selagi disintesis, isyaratnya dipotong di dalam lumennya, dan gulanya ditambahkan.
Baca dalam konteks →