Sebuah motif adalah pola pendek — sebuah tapak faktor transkripsi, sebuah isyarat sambung, sebuah tapak fosforilasi — yang diwakili sebuah matriks bobot posisi berisi frekuensi tiap basa atau residu pada tiap kedudukan . Kandungan informasi kedudukan adalah bit bagi DNA, dengan entropinya: bit bagi basa yang tetap, bagi kedudukan yang keempat basanya sama mungkin. Totalnya digambarkan sebagai logo urutan, tiap kedudukan berupa tumpukan huruf yang tinggi totalnya dan hurufnya diukur menurut frekuensinya.
Contoh
Contoh 5.14 (Harapan cacah kecocokan kebetulan)
Sebuah tapak restriksi berbasa tetap enam memiliki bit dan cocok dengan kedudukan acak dengan peluang : kira-kira kali di dalam genom E. coli yang dibaca pada kedua untainya (tapaknya palindromik, jadi sekali tiap kedudukan), dan kali di dalam genom manusia. Sebuah faktor eukariot yang motifnya mengusung bit cocok dengan juta kedudukan di dalam genom manusia, beberapa ribu kali lebih banyak daripada gen yang diaturnya. Sebuah motif sendirian adalah peramal yang lemah di dalam genom yang besar; keadaan kromatinnya, motif tetangganya, dan kelestarian tapaknya antarspesies itulah yang membuat sebuah ramalan.