Tegangan di antara dua titik sebuah rangkaian mengukur dorongan listrik yang tersedia di antara keduanya — seberapa keras arusnya digerakkan dari titik yang satu ke titik yang lain, sebagaimana tinggi sebuah air terjun mengukur seberapa keras ia menggerakkan roda kincirnya. Tegangan selalu berupa di antara: di antara kedua kutub sebuah baterai, di antara kedua sisi sebuah lampu — tidak pernah pada satu titik sendirian. Satuannya adalah volt (), yang menghormati penemu baterai yang pertama.
Contoh
Contoh 56.2 (Album keluarga volt)
Sebuah sel bulat tunggal: . Baterai saku yang pipih: — tiga sel kepala-ke-ekor di dalam satu bungkus. Baterai sembilan volt yang berbentuk balok dengan kedua kutubnya di atas: , enam sel yang tersembunyi. Aki mobil: . Stopkontak dinding: — dorongan yang lebih besar daripada seratus lima puluh sel kecil, dan itulah seluruh isi kuantitatif “stopkontak, jangan pernah”. Petir di antara awan dan tanah: ratusan juta volt, sejenak.
Contoh 56.10 (Pengakuan sakelar yang terbuka)
Lampu gelap, sakelar terbuka — ke mana dorongannya pergi? Ukurlah: melintang pada lampu yang gelap, ; melintang pada sakelar yang terbuka, yang penuh. Dorongan baterainya berdiri seluruhnya melintang pada celahnya, menanti — satu-satunya tempat di dalam lingkarnya tempat dua titik sungguh “berjauhan” secara listrik. Tutuplah sakelarnya dan bacaannya pun bertukar tempat. Sakelar yang terbuka adalah tempat tegangannya menanti.