Sebuah subgrup dari disebut normal (ditulis ) apabila untuk setiap — ekuivalen dengan: koset kiri dan koset kanan berimpit, untuk setiap .
Contoh
Contoh 1.9
Lima aksi ini menggerakkan seluruh teori grup berhingga:
- pada dirinya sendiri melalui translasi kiri : bebas dan transitif.
- pada dirinya sendiri melalui konjugasi : orbitnya adalah kelas konjugasi, stabilisatornya sentralisator , titik tetapnya pusat .
- pada ruang koset melalui : transitif, dan stabilisator koset adalah sendiri. Setiap aksi transitif berbentuk demikian (Latihan 1.8).
- pada himpunan subgrupnya melalui konjugasi: stabilisator adalah normalisator , yakni subgrup terbesar dari yang di dalamnya normal.
- pada : induk dari segala contoh.
Contoh 1.22
Misalkan dengan bilangan prima dan . Maka dan memaksa (karena ); dan memaksa (karena ). Misalkan dua subgrup Sylow normal itu: (ordenya relatif prima), sehingga (Latihan 1.4) dan menurut Proposisi 1.24 di bawah. Setiap grup berorde , , , … bersifat siklik. Kasus yang dikecualikan, , menghasilkan tepat satu grup lagi yang tak abelian — lihat soal akhir pekan (Soal 1.1).
Contoh 1.23 (Sensus Sylow yang lengkap: )
Mari kita jalankan metode ini pada , . Sylow : , , sehingga ; karena dan berbeda, — keempat subgrup , satu untuk setiap himpunan bagian beranggota , mencakup ke- siklus tiga. Menurut Sylow II subgrup-subgrup itu saling konjugat, dan morfisma konjugasi di sini merupakan isomorfisma (kernelnya termuat di yang berorde , dan subgrup normal dari di dalam grup serupa- ini, yaitu , haruslah trivial: ia akan terdiri atas permutasi genap yang menetapkan keempat subgrup Sylow, dan hanya yang berbuat demikian). Sylow : , : . Subgrup berorde (sebuah dihedral : simetri persegi dengan titik sudut ), tidak normal ( membangun subgrup siklus- yang lain), sehingga : ketiga salinan bersesuaian dengan tiga cara memasangkan titik menjadi sebuah “persegi”. Perhatikan pelajaran dari sensus ini: menyisakan ruang bagi kedua Sylow untuk gagal normal, dan keduanya memang gagal — bandingkan dengan orde , yang pencacahannya memaksa salah satunya normal (Bagian IV dari Soal 1.1).