Biologi · Glosarium

Apa itu ATP?

Definisi 31.1 Biologi Sekolah Menengah Atas · Bab 31 — Respirasi Sel dan Fermentasi

ATP (adenosina trifosfat) adalah sebuah nukleotida yang membawa tiga gugus fosfat berderet. Melepaskan yang terakhir membebaskan sekitar 30kJ30\,\mathrm{kJ} per mol pada kondisi sel, dan setiap proses sel yang menuntut energi — kontraksi, pengangkutan, pembuatan, cahaya seekor kunang-kunang — digerakkan oleh pelepasan itu. Produknya, ADP, diisi ulang menjadi ATP oleh reaksi dalam bab ini. Sebuah sel memuat ATP sebanyak beberapa detik pemakaian dan memutarnya terus-menerus; manusia yang sedang beristirahat mendaur ulang ATP kira-kira sebanyak massa tubuhnya sendiri dalam sehari.

Contoh

Contoh 31.5 (Membaca sebuah rekaman oksigen)

Mitokondria terasing di dalam bejana: oksigennya bertahan pada 8mg/L8\,\mathrm{mg}/\mathrm{L}; glukosa ditambahkan, tak terjadi apa-apa; piruvat ditambahkan, oksigennya turun 0.5mg/L0.5\,\mathrm{mg}/\mathrm{L} per menit; ADP ditambahkan, penurunannya menajam menjadi 1.5mg/L1.5\,\mathrm{mg}/\mathrm{L} per menit untuk sementara, lalu kembali ke 0.50.5; sianida ditambahkan, penurunannya berhenti. Empat fakta dalam satu rekaman: mitokondria memerlukan piruvat, bukan glukosa; pemakaian oksigen terkopel dengan pembuatan ATP; kopelnya lewat rantai yang dihambat sianida; dan mitokondria tanpa kerja hanya berjalan santai.

Contoh 31.7 (Pilihan sang otot)

Serat otot seorang pelari cepat memerlukan ATP lebih cepat daripada kemampuan mitokondria dan pasokan oksigennya membuatnya; glikolisis dengan fermentasi laktat mengantarkan ATP tiga kali lebih cepat, dengan ongkos glukosa lima belas kali lipat, dan laktatnya menumpuk sampai nyerinya menghentikan usahanya. Serat seorang pelari maraton berjalan dengan respirasi, pelan dan nyaris tanpa batas, membakar lemak selain glukosa; mitokondrianya lebih besar dan lebih banyak, kapilernya lebih rapat, dan laktatnya tetap rendah. Jenis serat pada Bab 9 adalah kedua siasat itu yang terpasang di dalam sel.

Baca dalam konteks →