Biologi · Glosarium

Apa itu Nukleotida?

Dikenal juga sebagai: basa (DNA) · basa nitrogen · purin · pirimidin

Definisi 3.4 Biologi Sekolah Menengah Atas · Bab 3 — DNA: Molekul Genetik yang Semesta

DNA adalah rantai nukleotida. Tiap nukleotida terbuat dari tiga bagian: gugus fosfat, sebuah gula (deoksiribosa) dan salah satu dari empat basa bernitrogen: adenin (A), timin (T), guanin (G) dan sitosin (C). Gula dan fosfat berselang-seling membentuk tulang punggung rantainya; basanya mencuat darinya, satu tiap nukleotida. Keempat nukleotida hanya berbeda pada basanya, sehingga sebuah untai DNA dilukiskan oleh urutan basanya, yang ditulis sebagai untaian huruf: ATGGCTTAC…

Kedua untai DNA, digambar mendatar. Tiap untai adalah rantai nukleotida (fosfat, gula, basa). Kedua untainya berjalan dalam arah berlawanan dan disatukan oleh pasangan basa: A selalu berhadapan dengan T, G selalu berhadapan dengan C. Satu pasangan basa menyusul yang lain tiap 0.34\, nm.
Kedua untai DNA, digambar mendatar. Tiap untai adalah rantai nukleotida (fosfat, gula, basa). Kedua untainya berjalan dalam arah berlawanan dan disatukan oleh pasangan basa: A selalu berhadapan dengan T, G selalu berhadapan dengan C. Satu pasangan basa menyusul yang lain tiap 0.34nm0.34\,\mathrm{nm}.
Komposisi basa DNA pada empat spesies. Pada masing-masing, batang A dan T sepadan dan batang G dan C sepadan — tanda khas pemasangan basa — sedangkan bagian A+T berbeda dari satu spesies ke spesies lain.
Komposisi basa DNA pada empat spesies. Pada masing-masing, batang A dan T sepadan dan batang G dan C sepadan — tanda khas pemasangan basa — sedangkan bagian A+T berbeda dari satu spesies ke spesies lain.

Contoh

Contoh 3.6 (Aturan Chargaff dalam angka)

DNA manusia: A 30.9%, T 29.4%, G 19.9%, C 19.8% — A\,\approx\,T dan G\,\approx\,C sampai ketelitian pengukurannya, dan A+T =60%= 60\%. E. coli: A 24.7%, T 23.6%, G 26.0%, C 25.7%, A+T =48%= 48\%. Ragi: A+T =64%= 64\%. Jika sebuah cuplikan DNA memuat 32% A, komplementaritas meramalkan 32% T dan masing-masing (10064)/2=18%(100 - 64)/2 = 18\% G dan C.

Baca dalam konteks →
Definisi 11.1 Biologi Universitas — Tahun 1 · Bab 11 — Nukleotida dan Asam Nukleat

Yang disebut nukleotida tersusun dari tiga bagian: sebuah basa bernitrogen — sebuah purin (adenina A, guanina G: dua cincin bergabung) atau sebuah pirimidin (sitosina C, timina T, urasil U: satu cincin); sebuah gula berkarbon lima, ribosa dalam RNA atau 2'-deoksiribosa dalam DNA (yang kehilangan hidroksil pada karbon 22'); dan satu sampai tiga gugus fosfat pada karbon 55' gulanya. Basanya terpaut pada karbon 11'; karbon gulanya dinomori dengan aksen agar berbeda dari karbon basanya. Basa ditambah gula adalah sebuah nukleosida (adenosina, guanosina, sitidina, timidina, uridina); dengan fosfat ia menjadi sebuah nukleotida (AMP, ADP, ATP dan kerabatnya).

Bagian-bagian sebuah nukleotida: sebuah basa pada karbon 1' sebuah pentosa, fosfat pada karbon 5'. Hidroksil 3' adalah tempat nukleotida berikutnya sebuah rantai akan melekat; kedudukan 2' membedakan RNA (OH) dari DNA (H).
Bagian-bagian sebuah nukleotida: sebuah basa pada karbon 11' sebuah pentosa, fosfat pada karbon 55'. Hidroksil 33' adalah tempat nukleotida berikutnya sebuah rantai akan melekat; kedudukan 22' membedakan RNA (OH) dari DNA (H).

Contoh

Contoh 11.4 (RNA rapuh, DNA awet)

Hidroksil 22' ribosa dapat menyerang ikatan fosfodiester di sebelahnya: dalam basa lemah RNA terhidrolisis menjadi nukleotida dalam beberapa jam, sedangkan DNA, yang tidak memiliki hidroksil itu, selamat dari pendidihan dalam basa dan telah diperoleh kembali secara utuh dari tulang berumur puluhan ribu tahun. Urasil dalam RNA adalah timina tanpa gugus metil; DNA memakai timina agar sitosina, yang perlahan kehilangan gugus aminonya menjadi urasil, dapat dikenali sebagai rusak lalu diperbaiki — sebuah urasil dalam DNA selalu sebuah kekeliruan.

Contoh 11.7 (Membaca sebuah untai)

Bila salah satu untainya berbunyi 55'-ATGGCATTC-33', pasangannya, yang ditulis 535' \to 3', adalah 55'-GAATGCCAT-33': lengkapi tiap basanya, lalu balikkan urutannya. Sembilan pasangan, 3.1nm3.1\,\mathrm{nm} heliks, dua puluh dua ikatan hidrogen (lima G–C, empat A–T). Sebuah kromosom manusia berisi 2.5×1082.5 \times 10^{8} pasangan sepanjang 8.5cm8.5\,\mathrm{cm} dalam bentuk ini dan harus dilipat seratus ribu kali agar muat dalam sebuah inti (Bab 17).

Contoh 11.11 (Sebuah pelacak menemukan sebuah gen)

Sebuah pelacak dua puluh nukleotida yang melengkapi satu gen, pada 5C5\,{}^{\circ}\mathrm{C} di bawah TmT_m-nya sendiri, mengikat pasangan persisnya dan tak ada yang lain dalam tiga miliar pasangan basa: satu ketakcocokan dalam dua puluh menurunkan TmT_m beberapa derajat dan hibrid yang tak cocok itu meleleh. Kekhasan pemasangan basa, yang dilipatgandakan atas dua puluh kedudukan, adalah sandaran tiap uji DNA, dari uji kebapakan sampai pendeteksian patogen.

Baca dalam konteks →