Sel yang membawa dua salinan tiap kromosomnya — satu dari tiap orang tuanya, keduanya membentuk sepasang kromosom homolog — bersifat diploid, yang ditulis ( pada manusia). Sel yang membawa satu salinan tiap kromosomnya bersifat haploid, yang ditulis . Meiosis adalah runtunan dua pembelahan yang dengannya satu sel diploid, setelah satu replikasi DNA-nya, menghasilkan empat sel haploid — yaitu gamet, atau bakalnya. Pembuahan menyatukan dua gamet haploid dan memulihkan bilangan diploidnya: pergantian meiosis dan pembuahan adalah daur setiap spesies yang berkembang biak secara seksual.
Contoh
Contoh 23.3 (Angka manusia)
Sel kelamin sebuah testis, , mereplikasi diri menjadi 46 kromosom berkromatid dua (); setelah meiosis I, dua sel berisi 23 kromosom berkromatid dua (); setelah meiosis II, empat sel sperma berisi 23 kromosom berkromatid tunggal (). Pada pembuahannya, dan : zigotnya kembali menjadi sel diploid dalam keadaan istirahat. Dalam ovariumnya, pembelahan yang sama menghasilkan satu sel telur besar dan tiga sel mungil yang dibuang; hitungannya serupa.