Biologi · Glosarium

Apa itu Sirkuit dasar?

Definisi 17.4 Biologi Universitas — Tahun 3 · Bab 17 — Tatanan Sistem Saraf

Sebuah lengkung refleks adalah jalan terpendek dari sebuah pengindera ke sebuah pelaksana: pada sentakan lutut, sebuah aferen kumparan otot memasuki sumsumnya lalu bersinapsis langsung pada neuron motorik otot yang sama, yang mengerutkannya sekitar 30ms30\,\mathrm{ms} sesudah ketukannya — satu sinapsis, tanpa otak. Aferen yang sama memacu sebuah interneuron penghambat menuju neuron motorik otot lawannya (penghambatan timbal balik), sehingga pengerutan ekstensornya tidak dilawan fleksornya. Kebanyakan sirkuit dibangun dari beberapa motif: pemencaran, satu neuron menggerakkan banyak, dan pemusatan, banyak ke satu, yang menjumlahkan bukti; penghambatan maju, yang di dalamnya sebuah masukan memacu baik sasarannya maupun sebuah interneuron yang menghambat sasarannya semilidetik kemudian, menajamkan tanggapannya dalam waktu; penghambatan balik, yang di dalamnya keluaran sasarannya sendiri memacu sebuah interneuron yang menghambatnya, membatasi penyalaannya dan, bila menyebar ke tetangganya, menghasilkan penghambatan lateral yang menajamkan kontras (Bab 18); serta penghilangan hambatan, yakni menghambat sebuah penghambat, cara ganglia basal melepaskan sebuah gerakan.

Refleks regangan. Sebuah ketukan meregangkan kumparan ekstensornya; aferen Ia memacu neuron motorik ekstensornya secara langsung (satu sinapsis) lalu, lewat sebuah interneuron penghambat, membungkam neuron motorik fleksornya.
Refleks regangan. Sebuah ketukan meregangkan kumparan ekstensornya; aferen Ia memacu neuron motorik ekstensornya secara langsung (satu sinapsis) lalu, lewat sebuah interneuron penghambat, membungkam neuron motorik fleksornya.
Baca dalam konteks →