Fungsi disebut analitik di apabila ia jumlah sebuah deret pangkat dalam pada sebuah persekitaran; dan analitik pada sebuah interval apabila demikian di setiap titiknya. Jumlah deret pangkat bersifat analitik di dalam cakramnya (lewat penataan ulang uraiannya — yang diterima tanpa bukti pada tingkat ini untuk pemusatan ulang, sebab kasus tak lain Teorema 11.7). Analitik mengakibatkan ; sedangkan konversnya gagal: lihat fungsi datar (Latihan 11.7).
Contoh
Contoh 11.14 (Pemusatan ulang, dan jari-jari sebagai jarak)
Uraikan di sekitar : dengan menulis ,
yang sahih untuk , yakni . Jari-jari barunya persis sama dengan jarak dari pusat barunya ke kesingularan : jadi pemusatan ulang menciutkan (atau membesarkan) cakramnya agar pas dengan halangan terdekatnya. Pelajaran penutupnya: inilah gambaran di balik definisi keanalitikan — satu fungsi, banyak deret pangkat lokal, yang masing-masing hidup pada cakram terbesar yang menghindari masalahnya; dan jilid Tahun ke-3 mengubah heuristik “jari-jari jarak ke kesingularan kompleks terdekat” menjadi sebuah teorema.