Matematika · Glosarium

Apa itu kekontinuan seragam?

Definisi 13.19 Matematika Universitas — Tahun 1 · Bab 13 — Limit dan Kekontinuan

Fungsi f ⁣:IRf \colon I \to \R disebut kontinu seragam bila

ε>0, δ>0, x,yI,xyδ    f(x)f(y)ε.\forall \varepsilon > 0,\ \exists \delta > 0,\ \forall x, y \in I, \qquad \abs{x - y} \leq \delta \implies \abs{f(x) - f(y)} \leq \varepsilon .

Intinya: bahwa δ\delta bergantung pada ε\varepsilon saja, bukan pada letaknya di II. Kekontinuan seragam mengakibatkan kekontinuan; dan fungsi Lipschitz (f(x)f(y)kxy\abs{f(x) - f(y)} \leq k \abs{x - y}) bersifat kontinu seragam (dengan δ=ε/k\delta = \varepsilon/k).

Contoh

Contoh 13.20

Fungsi xx2x \mapsto x^2 kontinu pada R\R tetapi tak kontinu seragam: karena (n+1n)2n2=2+1n22\abs{(n + \frac 1n)^2 - n^2} = 2 + \frac{1}{n^2} \geq 2 padahal argumennya berjarak 1n0\frac 1n \to 0. Namun pada sebarang selang yang terbatas ia Lipschitz, sehingga kontinu seragam — yang selaras dengan teorema Heine di bawah.

Contoh 13.21 (Modulus keseragamannya, secara eksplisit)

Pada sebuah ruas, Heine menjamin δ\delta yang seragam; dan sering kali kita juga dapat menghitungnya. Untuk f(x)=x2f(x) = x^2 pada [0,10]\intcc{0}{10}:

x2y2=x+yxy20xy,\abs{x^2 - y^2} = \abs{x + y}\,\abs{x - y} \leq 20\,\abs{x - y},

sehingga δ=ε20\delta = \frac{\varepsilon}{20} berlaku secara seragam (yaitu modulus Lipschitz, yang linear dalam ε\varepsilon). Untuk x\sqrt x pada [0,1]\intcc{0}{1}: xyxy\abs{\sqrt x - \sqrt y} \leq \sqrt{\abs{x - y}} (Latihan 13.9), sehingga δ=ε2\delta = \varepsilon^2 berlaku — yang seragam tetapi tak linear: karena di dekat 00 akar kuadratnya curam, dan harganya muncul pada eksponen ε\varepsilon, bukan pada kegagalan keseragamannya. Inti gagasan penutupnya: bahwa kekontinuan seragam adalah spektrum, bukan ya/tidak — karena fungsi δ(ε)\delta(\varepsilon), yang disebut modulusnya, mengukur seberapa mahal keseragaman itu, dan Lipschitz sekadar peringkatnya yang terbaik.

Contoh 13.23 (Terbatas, kontinu, namun tak seragam)

Fungsi f(x)=sin(x2)f(x) = \sin(x^2) bersifat kontinu dan terbatas pada R\R, tetapi tak kontinu seragam. Ambillah

xn=2πn,yn=2πn+π2:ynxn=π/22πn+π2+2πn0,x_n = \sqrt{2\pi n}, \qquad y_n = \sqrt{2\pi n + \tfrac\pi2}: \qquad y_n - x_n = \frac{\pi/2}{\sqrt{2\pi n + \frac\pi2} + \sqrt{2\pi n}} \longrightarrow 0 ,

namun f(yn)f(xn)=sin(2πn+π2)sin(2πn)=10=1f(y_n) - f(x_n) = \sin\bigl(2\pi n + \frac\pi2\bigr) - \sin(2\pi n) = 1 - 0 = 1 untuk setiap nn: sehingga tak ada δ\delta tunggal yang dapat melayani ε=12\varepsilon = \frac12 di mana-mana. Secara geometri, ayunan sin(x2)\sin(x^2) mempercepat: karena grafiknya menuntaskan satu gelombang penuh pada jendela yang kian pendek, sehingga skala mendatar yang dituntut sebuah ε\varepsilon menyusut ke nol ketika xx tumbuh. Inti gagasan penutupnya: bahwa keterbatasan tak membeli keseragaman (menurut contoh ini), dan ketakterbatasan tak menghalanginya (x\sqrt x, Latihan 13.9); adapun yang memutuskan adalah modulus ayunannya, dan teorema Heine mengatakan bahwa daerah asal yang kompak mendisiplinkannya secara otomatis.

Baca dalam konteks →