Matematika · Glosarium

Apa itu Kepadatan, bentuk topologinya?

Dikenal juga sebagai: kepadatan

Definisi 12.16 Matematika Universitas — Tahun 1 · Bab 12 — Topologi Garis Real

Himpunan AA disebut padat di R\R bila A=R\overline A = \R — setara dengan itu, bila setiap selang terbuka yang tak kosong berpotongan dengan AA; dan setara pula (menurut Proposisi 12.11 (3)), bila setiap bilangan real merupakan limit unsur AA. Contohnya: Q\Q, RQ\R \setminus \Q, bilangan diadik (Latihan 10.8), dan subgrup yang padat (Latihan 10.9).

Contoh

Contoh 12.17 (Kepadatan bersifat relatif)

Padat” sebagaimana didefinisikan di sini berarti padat di R\R; padahal sebuah himpunan boleh saja padat hanya pada sebagian garisnya. Bilangan diadik pada [0,1]\intcc{0}{1}, yakni D[0,1]D \cap \intcc{0}{1} (Latihan 10.8), berpotongan dengan setiap selang terbuka yang termuat [0,1]\intcc{0}{1} tetapi tentu saja melewatkan (2,3)\intoo{2}{3} seluruhnya: jadi mereka padat di [0,1]\intcc{0}{1}, yang berarti D[0,1]=[0,1]\overline{D \cap \intcc{0}{1}} = \intcc{0}{1}. Adapun frasa umum “AA padat di BB” menyingkat BAB \subseteq \overline A — jadi namailah selalu himpunan lingkungannya, karena titik ujung pada soal akhir pekan bersifat padat di himpunan Cantor sekaligus tak padat di mana pun di R\R: yaitu himpunan yang sama, dengan dua pemerian yang jujur namun terdengar berlawanan.

Contoh 12.18 (Menangani kepadatan)

Tiga gerakan cepat yang terus-menerus berulang. Memperbesar: jika AA padat dan ABA \subseteq B, maka BB padat (karena setiap selang sudah berpotongan dengan AA). Mengangkut: jika AA padat, maka λA+μ\lambda A + \mu pun padat untuk λ0\lambda \neq 0 — karena selang II berpotongan dengan λA+μ\lambda A + \mu jika dan hanya jika selang Iμλ\frac{I - \mu}{\lambda} berpotongan dengan AA; jadi kelipatan ganjil 10910^{-9}, misalnya, bersifat padat. Mengiriskan gagal: karena dua himpunan yang padat dapat saling melewatkan seluruhnya (Q\Q dan RQ\R \setminus \Q): jadi kepadatan bertahan pada gabungan dan pemetaan afin, tetapi tak pernah pada irisan.

Contoh 12.12

Di sini (0,1)=[0,1]\overline{\intoo{0}{1}} = \intcc{0}{1}; [0,1]˚=(0,1)\mathring{\intcc{0}{1}} = \intoo{0}{1}; (0,1)={0,1}\partial\intoo{0}{1} = \{0, 1\}. Untuk A={1n:nN}A = \{\frac 1n : n \in \N^*\}: A=A{0}\overline A = A \cup \{0\}, A˚=\mathring A = \emptyset, A=A{0}\partial A = A \cup \{0\}. Untuk Q\Q: menurut kepadatannya (Teorema 10.14) setiap bilangan real lekat pada Q\Q, sehingga Q=R\overline{\Q} = \R sedangkan Q˚=\mathring{\Q} = \emptyset (karena setiap selang memuat bilangan irasional): jadi perbatasan Q\Q adalah seluruh R\R.

Baca dalam konteks →