Matematika · Glosarium

Apa itu persamaan diferensial linear orde dua?

Dikenal juga sebagai: polinomial karakteristik

Definisi 5.9 Matematika Universitas — Tahun 1 · Bab 5 — Persamaan Diferensial Linear

Misalkan a,bRa, b \in \R dan f ⁣:IRf \colon I \to \R kontinu. Persamaan

(E) ⁣:y+ay+by=f(x)(E)\colon\quad y'' + a\,y' + b\,y = f(x)

disebut persamaan linear orde dua berkoefisien konstan; (H) ⁣:y+ay+by=0(H)\colon y'' + ay' + by = 0 adalah persamaan homogennya, dan χ(r)=r2+ar+b\chi(r) = r^2 + ar + b adalah polinomial karakteristiknya.

Contoh

Contoh 5.11 (Sebuah masalah Cauchy, dari awal sampai akhir)

Selesaikan y3y+2y=0y'' - 3y' + 2y = 0 dengan y(0)=0y(0) = 0, y(0)=1y'(0) = 1. Polinomial karakteristiknya r23r+2=(r1)(r2)r^2 - 3r + 2 = (r - 1)(r - 2) mempunyai akar real 11 dan 22: jadi penyelesaian umumnya y=λex+μe2xy = \lambda\eu^{x} + \mu\eu^{2x}. Kedua syaratnya memberikan sistem linear

λ+μ=0,λ+2μ=1,\lambda + \mu = 0, \qquad \lambda + 2\mu = 1 ,

jadi μ=1\mu = 1, λ=1\lambda = -1:

y(x)=e2xex.y(x) = \eu^{2x} - \eu^{x} .

Periksa: y(0)=0y(0) = 0; y=2e2xexy' = 2\eu^{2x} - \eu^x memberikan y(0)=1y'(0) = 1; dan y3y+2y=(46+2)e2x+(1+32)ex=0y'' - 3y' + 2y = (4 - 6 + 2)\eu^{2x} + (-1 + 3 - 2)\eu^x = 0. Perhatikan bentuk jawabannya: di dekat -\infty ragam yang lambat ex-\eu^x mendominasi; di dekat ++\infty ragam yang cepat e2x\eu^{2x} yang mendominasi. Membaca penyelesaian sebagai superposisi ragam dengan laju peluruhan atau pertumbuhan yang berbeda adalah kebiasaan yang menguntungkan — begitulah pemilahan peralihan dan keadaan tunak pada soal akhir pekan ditata.

Contoh 5.14 (Superposisi dalam praktik)

Selesaikan yy=ex+4y'' - y = \eu^{x} + 4 pada R\R. Homogennya: χ(r)=r21\chi(r) = r^2 - 1, dengan akar ±1\pm1, jadi yh=λex+μexy_h = \lambda\eu^x + \mu\eu^{-x}. Belah ruas kanannya lalu tangani setiap potongan dengan kotak metodenya. Potongan ex\eu^x: di sini γ=1\gamma = 1 adalah akar sederhana χ\chi, jadi cobalah y1=cxexy_1 = c\,x\,\eu^x: maka y1y1=c(x+2)excxex=2cexy_1'' - y_1 = c(x + 2)\eu^x - cx\eu^x = 2c\,\eu^x, yang memberikan c=12c = \frac12. Potongan 44: di sini γ=0\gamma = 0 bukan akarnya; konstanta y2=4y_2 = -4 memenuhi. Menurut superposisi (Teorema 5.12 (2)):

y=xex24+λex+μex,(λ,μ)R2.y = \frac{x\,\eu^x}2 - 4 + \lambda\,\eu^x + \mu\,\eu^{-x}, \qquad (\lambda, \mu) \in \R^2 .

Perhatikan bagaimana kedua potongan itu menuntut bentuk yang berbeda (m=1m = 1 berbanding m=0m = 0): uji kegandaannya diterapkan pada masing-masing eksponen secara terpisah, dan itulah seluruh maksud pembelahan ruas kanannya sebelum menerka.

Contoh 5.15 (Kaidah kegandaan dalam praktik)

Selesaikan y+y=xy'' + y' = x pada R\R. Ruas kanannya adalah P(x)e0xP(x)\eu^{0 \cdot x} dengan P(x)=xP(x) = x, dan γ=0\gamma = 0 adalah akar sederhana χ(r)=r2+r=r(r+1)\chi(r) = r^2 + r = r(r + 1): jadi m=1m = 1, dan terkaan yang benar adalah yp=x(αx+β)=αx2+βxy_p = x\,(\alpha x + \beta) = \alpha x^2 + \beta x, yang satu derajat lebih tinggi daripada PP. Dengan mensubstitusikannya:

yp+yp=2α+(2αx+β)=2αx+(2α+β),y_p'' + y_p' = 2\alpha + (2\alpha x + \beta) = 2\alpha x + (2\alpha + \beta) ,

dan penyamaan dengan xx memberikan α=12\alpha = \frac12, β=1\beta = -1: jadi yp=x22xy_p = \frac{x^2}2 - x. Penyelesaian umumnya: y=x22x+λ+μexy = \frac{x^2}2 - x + \lambda + \mu\,\eu^{-x}. Seandainya kita menerka yp=αx+βy_p = \alpha x + \beta (dengan mengabaikan kegandaannya), substitusi akan memberikan yp+yp=αy_p'' + y_p' = \alpha, yaitu sebuah konstanta — tak ada pilihan α,β\alpha, \beta yang dapat mencocoki xx, dan kegagalannya bersifat struktural: konstanta sudah memenuhi persamaan homogennya, jadi ia tak terlihat oleh ruas kirinya. Faktor xmx^m ada justru untuk memanjat keluar dari ruang penyelesaian homogennya.

Baca dalam konteks →