Fisika · Glosarium

Apa itu Spektrum dan warna bunyi?

Dikenal juga sebagai: spektrum · warna bunyi

Definisi 21.14 Fisika Sekolah Menengah Atas · Bab 21 — Bunyi dan Akustika

Spektrum sebuah bunyi adalah diagram batang harmoniknya: satu batang tiap fnf_n, dengan tingginya menyatakan kekuatan harmonik itu. Telinga mendengar f1f_1 sebagai tinggi nadanya dan campuran kekuatannya sebagai warna bunyi — yaitu warna bunyinya: alat musik yang memainkan nada yang sama berbagi f1f_1, dan hanya berbeda pada spektrumnya.

Nada A yang sama (220\, Hz): bentuk gelombangnya (atas), spektrumnya (bawah) — nada dasar dan tinggi nadanya sama; tangga harmonik biolanyalah warna bunyinya.
Nada A yang sama (220Hz220\,\mathrm{Hz}): bentuk gelombangnya (atas), spektrumnya (bawah) — nada dasar dan tinggi nadanya sama; tangga harmonik biolanyalah warna bunyinya.

Contoh

Contoh 21.15 (Mengapa kamu mengenali si penelepon)

Nada A sebuah suling nyaris merupakan nada murni; sebuah biola yang menggesek 220Hz220\,\mathrm{Hz} yang sama menambahkan harmonik yang kuat pada 440Hz660Hz and 880Hz440\,\mathrm{Hz}\text{, }660\,\mathrm{Hz}\text{ and }880\,\mathrm{Hz}. Tinggi nada dan kenyaringannya sama, namun tidak seorang pun mengacaukan keduanya: suara manusia pun sebuah spektrum yang kamu hafal.

Contoh 21.19 (Senar A sebuah biola)

Senar A sebuah biola memiliki L=32.8cmL = 32.8\,\mathrm{cm} dan berbunyi f1=440Hzf_1 = 440\,\mathrm{Hz}: gelombangnya berjalan di sepanjangnya dengan v=2Lf1=2×0.328×440289m/sv = 2Lf_1 = 2 \times 0.328 \times 440 \approx 289\,\mathrm{m}/\mathrm{s} — yang ditetapkan tegangan dan massanya, lalu ditala dengan pasaknya. Menekan senarnya dengan jari memendekkan LL dan menaikkan setiap fnf_n sekaligus: spektrumnya meluncur naik.

Baca dalam konteks →