Sebuah organisme disebut bersel tunggal apabila satu sel menjalankan setiap fungsi kehidupan — nutrisi, pertukaran, gerak, perkembangbiakan — dan hidup sendiri. Ia berkoloni apabila sel-sel sejenis tetap melekat sesudah membelah tetapi masing-masing masih sanggup hidup sendiri bila dipisahkan. Ia bersel banyak apabila sel-selnya terdiri atas beberapa tipe, saling bergantung, dan hanya sedikit di antaranya (garis nutfah) yang meninggalkan keturunan. Organisme bersel tunggal mencakup seluruh arkea, hampir seluruh bakteri, dan sebagian besar garis keturunan eukariot; sebutan tak resmi protista mencakup eukariot bersel tunggal, yang bukan satu kelompok melainkan banyak kelompok.
Contoh
Contoh 1.2 (Enam penghuni satu tetes)
Escherichia coli, sebuah batang sepanjang , berenang dengan seberkas flagelum dan membelah tiap dua puluh menit bila cukup makan. Chlamydomonas, sejenis alga hijau berukuran , mendayung dengan dua flagelum menuju cahaya yang dideteksinya lewat bintik mata. Paramecium, siliata sepanjang , berselimut ribuan silia, makan lewat kerongkongan dan menimba air keluar dengan dua vakuola kontraktil. Sebuah diatom tinggal di dalam cangkang silika berkeping dua yang berhias liang. Amoeba mengalir dengan menjulurkan pseudopodium lalu menelan apa pun yang ditemuinya. Sebuah sel ragi menumbuhkan tunas anak di sisinya. Enam jawaban, sangat berbeda ukuran dan permesinannya, atas satu masalah yang sama.