Biologi · Glosarium

Apa itu Ciri: homologi, homoplasi, polaritas?

Definisi 29.4 Biologi Universitas — Tahun 1 · Bab 29 — Menggolongkan Dunia Hidup

Yang disebut ciri adalah tiap sifat terwaris dengan dua keadaan atau lebih (tungkai hadir atau tidak; sebuah basa tertentu dalam sebuah gen A, C, G atau T). Ciri dua organisme bersifat homolog ketika terwaris dari seorang moyang bersama, homoplastik ketika mirip lewat pemusatan atau pembalikan (sayap burung dan kelelawar; tubuh ramping lumba-lumba dan hiu). Sebuah keadaan ciri bersifat moyang (plesiomorfik) bila hadir pada moyang kelompoknya, turunan (apomorfik) bila ia muncul di dalam kelompoknya; keadaan turunan yang dikongsi sebuah klade, yaitu sinapomorfinya, adalah satu-satunya bukti baginya. Polaritasnya ditentukan lewat perbandingan dengan sebuah kelompok luar, yaitu sebuah takson yang diketahui terletak di luar kelompok yang dikaji: keadaan yang diperlihatkannya diambil sebagai keadaan moyangnya.

Contoh

Contoh 29.8 (Dua pohon, yang dihitung)

Empat takson: kadal, burung, mamalia, katak (kelompok luar). Cirinya: telur amniotik (kadal, burung, mamalia: 1), tengkorak diapsid (kadal, burung), endotermi (burung, mamalia). Pohon A, (kadal, burung) lalu mamalia: telurnya 1 perubahan, tengkoraknya 1, endoterminya 2 (muncul dua kali) — panjangnya 4. Pohon B, (burung, mamalia) lalu kadal: telurnya 1, endoterminya 1, tengkoraknya 2 — panjangnya 4. Sebuah seri; tambahkan bulu pada sisik kakinya dan sisik epidermisnya (kadal, burung): pohon A panjangnya 5, pohon B panjangnya 6. Pohon A lebih disukai, dan endoterminya adalah sebuah homoplasi: ia berevolusi dua kali.

Baca dalam konteks →