Sebuah kelenjar yang hasilnya dilepaskan ke dalam darah (alih-alih menuruni sebuah saluran, seperti air liurnya) adalah kelenjar endokrin, dan hasilnya adalah hormon. Penulis utamanya: kelenjar kendali di dasar otak — pemula pubertasnya, dan pemimpin sebagian besar yang lain; kelenjar gondok di lehernya — hormonnya menetapkan laju jalan seluruh tubuhnya; tudung adrenal di atas ginjalnya — hormon siaga ketakutan dan lari cepatnya; pankreas — hormonnya mengelola glukosa darahnya; dan indung telur serta buah zakar — hormon daur dan pembangunan ulang pada Bab 57.
Contoh
Contoh 61.3 (Lawatan satu pengantar pesan: hormon siaganya)
Nyaris tertabrak ketika bersepeda: kelenjar adrenalnya mencurahkan hormon siaganya ke dalam darah, dan dalam hitungan detik — satu putaran peredarannya (Contoh 27.2) — setiap penerima yang berlengkap menanggapinya seketika: laju jantungnya melonjak, saluran napasnya melebar, hatinya melepaskan glukosa simpanannya (bank pada Contoh 50.9, dipanggil), pembuluh ototnya melebar dan pembuluh saluran pencernaannya menyempit (pengalihan rute pada Proposisi 49.4, kini ditahan hormon), dan kulitnya memucat serta meremang. Satu surat, enam jawaban, satu keadaan yang terpadu: siap.
Contoh 61.5 (Ketika umpan baliknya gagal: diabetes)
Pada diabetes, isyarat hormon penyimpanannya gagal — pankreasnya berhenti menulisnya, atau penerimanya berhenti menjawab. Glukosanya menumpuk di dalam darah sesudah setiap santapan; penarikan kembali oleh ginjalnya kewalahan dan gula muncul di dalam urine — isyarat klasik pada Contoh 53.5, akhirnya dijelaskan. Pengobatannya adalah bab yang diterapkan: takaran terukur hormon yang hilang itu, diatur waktunya menurut santapannya — surat yang ditulis dengan jarum suntik. Jutaan orang hidup baik dengan pengaturan persis seperti ini.
Contoh 61.8 (Caranya pada penetap laju kelenjar gondoknya)
Penulisnya: kelenjar gondoknya, dipimpin oleh kelenjar kendalinya. Penerimanya: nyaris setiap sel — hormonnya menetapkan laju api lambat pada Proposisi 46.5. Umpan baliknya: kelenjar kendalinya membaca kadarnya lalu memangkas pimpinannya. Kegagalannya: terlalu sedikit, dan seluruh mesinnya melangsam — lelah, kedinginan, segalanya melambat; terlalu banyak, dan ia berpacu. Pemakaiannya: hormon yang hilang itu berupa sebutir tablet harian — salah satu surat-lewat-pos tertua dalam kedokteran.