Yang disebut jantung adalah otot berongga, kira-kira sebesar kepalan tangan pemiliknya, di tengah dada di balik sangkar rusuk. Dengan memeras — sebuah denyut — ia mendorong darahnya melewati pembuluh. Ia punya dua sisi: sisi kanannya memompa darah ke paru-paru untuk memuat oksigen; sisi kirinya memompa darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh.
Contoh
Contoh 27.7 (Jantung menyusul tungkainya)
Ketika berlari, otot tungkaimu membakar zat gizi dan oksigen dengan cepat; pengantarannya harus dipercepat. Maka jantungnya berdenyut lebih cepat dan lebih keras — denyut nadi seorang anak dapat melampaui ketika berlari cepat — sementara pernapasannya bertambah cepat untuk memuat ulang darahnya (Contoh 26.6). Jantung dan paru-paru adalah dua paruh dari satu rantai pasokan.
Contoh 27.2 (Satu ronde pengantaran)
Ikutilah setetes darah: melewati paru-paru ia berubah merah cerah, sarat oleh oksigen; jantungnya mengirimnya keluar; di dalam otot tungkai yang sedang berlari ia menyerahkan oksigen dan zat gizi, menerima karbon dioksida, lalu menggelap; kembali di jantung, ia dikirim ke paru-paru untuk membongkar muatan lalu memuat ulang — dan keluar lagi. Satu ronde penuh memakan waktu jauh di bawah semenit.