全部书籍

专业

应用 关于 Coach 登录 开始阅读

书籍暂未推出简体中文版——当前显示 Bahasa Indonesia 版。

Biologi · 术语表

什么是 Migrasi sel?

Definisi 9.7 Biologi Universitas — Tahun 3 · 第 9 章 — Dinamika Sitoskeleton dan Gerak Sel

Sebuah sel yang merayap mengulangi daur berisi empat langkah. Penonjolan: pada tepi depannya aktin berpolimerisasi melawan membrannya sebagai sebuah lembar, yaitu lamelipodium, yang jala bercabangnya dibangun kompleks Arp2/3, yang menumbuhkan filamen baru dari sisi filamen yang sudah ada pada 70∘70{}^{\circ}, sementara protein penudung membatasi pertumbuhan tiap filamen dan kofilin mendaur ulang jalanya beberapa mikrometer di belakangnya; filopodium seperti jari yang terbuat dari filamen terberkas menjajaki ke depan. Adhesi: tonjolan barunya melekat pada alasnya lewat integrin, yakni reseptor lintas membran yang mengikat protein matriks di luarnya dan, lewat protein adaptor, mengikat aktin di dalamnya, yang mengelompok di dalam adhesi fokal. Kontraksi: miosin II menarik serabut tegangan yang tertambat pada adhesinya, sehingga badan selnya terseret maju. Penarikan: adhesi di bagian belakangnya melepaskan diri dan ekornya ditarik masuk. Daurnya diselaraskan tiga GTPase kecil famili Rho: Rac menggerakkan lamelipodium, Cdc42 menggerakkan filopodium, dan Rho menggerakkan serabut tegangan serta kontraksi — ketiganya menjadi sasaran reseptor yang membaca arah sebuah landaian kimia (kemotaksis) atau kekakuan dan pola alasnya.

Daur perayapannya, dengan arah kiri ke kanan sebagai arah perjalanannya: polimerisasi aktin yang bercabang mendorong bagian depannya keluar, integrin menambatkannya, miosin menarik tubuhnya maju, dan bagian belakangnya melepaskan diri.
Daur perayapannya, dengan arah kiri ke kanan sebagai arah perjalanannya: polimerisasi aktin yang bercabang mendorong bagian depannya keluar, integrin menambatkannya, miosin menarik tubuhnya maju, dan bagian belakangnya melepaskan diri.

示例

Contoh 9.8 (Ekor komet Listeria)

Bakteri Listeria monocytogenes, begitu berada di dalam sebuah sel, memajang pada permukaannya satu protein, yaitu ActA, yang merekrut kompleks Arp2/3 inangnya. Aktin berpolimerisasi pada permukaan bakterinya lalu tertinggal di belakang sebagai sebuah ekor; bakterinya terdorong melewati sitoplasma sampai 0.5 µm/s0.5\,\text{µ}\mathrm{m}/\mathrm{s} dan masuk ke sel tetangganya tanpa sekali pun meninggalkan sitosolnya. Ekornya adalah lamelipodium yang dibalik ke luar, dengan satu protein di tempat selnya memakai selusin, dan ekor itu memperlihatkan bahwa polimerisasi aktin saja — tanpa motor apa pun — menghasilkan gaya penonjolannya: tiap subunit yang menyisip di antara jalanya dan membrannya, ketika sebuah riak termal telah membuka sebuah celah, meratcet bagian depannya maju sejauh 2.7 nm2.7\,\mathrm{nm}.

在原文中阅读 →