Yang disebut osmosis adalah difusi bersih air melintasi sebuah membran yang meloloskan air tetapi tidak zat terlarutnya, dari larutan tempat airnya lebih pekat (zat terlarutnya lebih sedikit) ke larutan tempat airnya kurang pekat. Ia diperikan potensial air , yaitu potensial kimia air yang dinyatakan sebagai sebuah tekanan, bernilai nol bagi air murni pada tekanan atmosfer:
dengan , potensial zat terlarut , turun bersama kepekatan total zat terlarut (dalam osmol tiap liter, hukum van ’t Hoff) dan , potensial tekanan, adalah tekanan hidrostatik di atas tekanan atmosfer. Air berpindah dari yang lebih tinggi ke yang lebih rendah. Pada , : a larutan memiliki . Sebuah larutan disebut isotonik terhadap sebuah sel bila tak ada air yang berpindah bersih, hipotonik bila air masuk, hipertonik bila air keluar.
Contoh
Contoh 7.7 (Sebuah sel merah dalam tiga larutan)
Plasma adalah : pada kedua sisinya, tak ada aliran bersih. Dalam air murni () sel itu, yang di dalamnya , menyerap air sampai membrannya, yang hanya sanggup meregang beberapa persen, robek. Dalam garam ia kehilangan air sampai bagian dalamnya sama pekatnya, pada separuh volumenya. Sebuah sel tumbuhan dalam air murni tidak pecah: seiring masuknya air, dindingnya teregang dan naik sampai , potensial air di dalamnya nol, dan alirannya berhenti dengan sel itu menegang pada .