Biologi · Glosarium

Apa itu Osmosis, potensial air?

Dikenal juga sebagai: osmosis · potensial air · potensial zat terlarut · potensial tekanan · isotonik

Definisi 7.6 Biologi Universitas — Tahun 1 · Bab 7 — Membran dan Pengangkutan Lintas Membran

Yang disebut osmosis adalah difusi bersih air melintasi sebuah membran yang meloloskan air tetapi tidak zat terlarutnya, dari larutan tempat airnya lebih pekat (zat terlarutnya lebih sedikit) ke larutan tempat airnya kurang pekat. Ia diperikan potensial air Ψ\Psi, yaitu potensial kimia air yang dinyatakan sebagai sebuah tekanan, bernilai nol bagi air murni pada tekanan atmosfer:

Ψ=Ψs+Ψp,Ψs=RTcs,\Psi = \Psi_s + \Psi_p, \qquad \Psi_s = -RTc_s ,

dengan Ψs\Psi_s, potensial zat terlarut , turun bersama kepekatan total zat terlarut csc_s (dalam osmol tiap liter, hukum van ’t Hoff) dan Ψp\Psi_p, potensial tekanan, adalah tekanan hidrostatik di atas tekanan atmosfer. Air berpindah dari Ψ\Psi yang lebih tinggi ke yang lebih rendah. Pada 25C25\,{}^{\circ}\mathrm{C}, RT=2.48MPaL/molRT = 2.48\,\mathrm{MPa}\,\mathrm{L}/\mathrm{mol}: a 0.3osmol/L0.3\,\mathrm{osmol}/\mathrm{L} larutan memiliki Ψs=0.74MPa\Psi_s = -0.74\,\mathrm{MPa}. Sebuah larutan disebut isotonik terhadap sebuah sel bila tak ada air yang berpindah bersih, hipotonik bila air masuk, hipertonik bila air keluar.

Sel darah merah dalam larutan isotonik (cakram bikonkaf), dalam larutan hipotonik (membengkak menjadi bola, hampir pecah) dan dalam larutan hipertonik (mengerut dan berkeriput). Air mengikuti potensialnya; sel itu tidak berdinding untuk menahannya.
Sel darah merah dalam larutan isotonik (cakram bikonkaf), dalam larutan hipotonik (membengkak menjadi bola, hampir pecah) dan dalam larutan hipertonik (mengerut dan berkeriput). Air mengikuti potensialnya; sel itu tidak berdinding untuk menahannya.
Plasmolisis: epidermis bawang dalam larutan garam yang pekat. Protoplas tiap selnya telah kehilangan air dan menarik diri dari dindingnya yang kaku, yang tetap berbentuk. Dalam air protoplas itu akan membengkak kembali menekan dindingnya lalu berhenti, dalam keadaan menegang.
Plasmolisis: epidermis bawang dalam larutan garam yang pekat. Protoplas tiap selnya telah kehilangan air dan menarik diri dari dindingnya yang kaku, yang tetap berbentuk. Dalam air protoplas itu akan membengkak kembali menekan dindingnya lalu berhenti, dalam keadaan menegang.

Contoh

Contoh 7.7 (Sebuah sel merah dalam tiga larutan)

Plasma adalah 0.3osmol/L0.3\,\mathrm{osmol}/\mathrm{L}: Ψs=0.74MPa\Psi_s = -0.74\,\mathrm{MPa} pada kedua sisinya, tak ada aliran bersih. Dalam air murni (Ψ=0\Psi = 0) sel itu, yang di dalamnya 0.74MPa-0.74\,\mathrm{MPa}, menyerap air sampai membrannya, yang hanya sanggup meregang beberapa persen, robek. Dalam garam 0.6osmol/L0.6\,\mathrm{osmol}/\mathrm{L} ia kehilangan air sampai bagian dalamnya sama pekatnya, pada separuh volumenya. Sebuah sel tumbuhan dalam air murni tidak pecah: seiring masuknya air, dindingnya teregang dan Ψp\Psi_p naik sampai Ψp=Ψs\Psi_p = -\Psi_s, potensial air di dalamnya nol, dan alirannya berhenti dengan sel itu menegang pada 0.74MPa0.74\,\mathrm{MPa}.

Baca dalam konteks →