Contoh 12.12 (Adjoinnya bergantung pada hasil kali dalamnya)
Pada R2 ambillah hasil kali dalam berbobot ⟨x,y⟩D=x1y1+2x2y2 (bermatriks D=diag(1,2)) dan u bermatriks A=(0010) dalam basis kanoniknya. Dari ⟨u(x),y⟩D=(Ax)TDy=xT(ATD)y dan ⟨x,u∗(y)⟩D=xT(DA∗)y, matriks adjoinnya adalah
A∗=D−1ATD=(10021)(0100)(1002)=(02100)=AT.
Periksa kewarasannya di x=(1,0), y=(0,1):
⟨u(x),y⟩D=⟨(0,0),y⟩D=0,⟨x,u∗(y)⟩D=⟨(1,0),(0,21)⟩D=0;
lalu di x=(0,1), y=(1,0):
⟨u(x),y⟩D=⟨(1,0),(1,0)⟩D=1,⟨x,u∗(y)⟩D=⟨(0,1),(0,21)⟩D=1.
Pelajaran penutupnya: “Mat(u∗)=Mat(u)T” adalah pernyataan tentang basis ortonormal belaka; sebab secara umum metrik D ikut campur, persis seperti pada reduksi serentak soal akhir pekan.