Misalkan I⊊A sebuah ideal sejati. Ideal I disebut prima jika ab∈I⇒a∈I atau b∈I; dan I disebut maksimal jika tak ada ideal yang terletak tepat di antara I dan A.
Contoh
Contoh 2.5
Di Z: ideal primanya adalah (0) dan semua (p) dengan p prima; yang maksimal adalah (p) (sebab Z/pZ=Fp lapangan, sedangkan Z/(0)=Z bukan). Di K[X,Y]: (X)⊊(X,Y) keduanya prima (K[X,Y]/(X)≅K[Y] daerah integral; K[X,Y]/(X,Y)≅K lapangan), jadi (X) prima tetapi tidak maksimal.
Contoh 2.10
Di Z dengan Ik=(mk) dan mk relatif prima berpasangan: Z/(m1⋯mn)Z≅∏Z/mkZ — inilah teorema sisa Tiongkok pada jilid Tahun ke-2. Dibatasi pada unitnya: (Z/mnZ)×≅(Z/mZ)××(Z/nZ)× untuk gcd(m,n)=1, dan dari sini diperoleh kemultiplikatifan fungsi φ Euler (Latihan 2.8).