Misalkan himpunan indeks yang terbilang. Sebuah keluarga berisi bilangan real tak negatif disebut terjumlahkan apabila jumlah parsial hingganya terbatas; jumlahnya adalah
Sebuah keluarga bilangan real atau kompleks (atau vektor Banach) disebut terjumlahkan apabila demikian; jumlahnya lalu ditetapkan dengan memecahnya menjadi bagian positif dan negatif (atau bagian real dan imajiner) — setara dengan itu, sebagai nilai bersama atas semua pencacahan bagi (lihat di bawah).
Contoh
Contoh 7.10 (Keterjumlahan lewat pencacahan diagonal)
Untuk yang mana keluarga terjumlahkan? Kelompokkan jumlah parsial hingganya menurut diagonal : diagonal ke- mengusung pasangan, yang masing-masing menyumbang , jadi jumlah hingganya tepat terbatas oleh (dan menghabiskan)
yakni deret bersuku positif yang setara dengan : jadi terjumlahkan bila dan hanya bila , yakni . Indeks berdimensi dua memakan satu pangkat penuh: sebuah bidang suku “lebih divergen satu dimensi” daripada sebuah garis — jadi geometri pencacahan himpunan indeksnya, bukan besarnya tiap suku, yang memutuskan keterjumlahannya. (Pencacahan yang sama menunjukkan tidak terjumlahkan: pada diagonal , tiap sukunya sedikitnya , dan berjumlah seperti deret harmonik.)
Contoh 7.12 (Sebuah penataan ulang tertangkap basah)
Deret harmonik berselang-seling berjumlah (jilid Tahun ke-1). Tatalah ulang sebagai “satu positif, dua negatif”:
Setelah tiap blok bertiganya dikelompokkan,
maka deret yang ditata ulang itu konvergen ke — separuh jumlah asalnya, dengan suku yang persis sama. Deret yang tidak konvergen mutlak mengingat urutan sukunya; sedangkan keluarga terjumlahkan justru yang tidak mengingatnya.
Contoh 7.17 (Sebuah penilaian jumlah ganda)
Untuk yang real, misalkan . Dengan mencacah pembagi lewat penjumlahan ganda — keluarga atas terjumlahkan (sebab hasil kali deret positif yang konvergen) — lalu mengelompokkannya menurut hasil kali :
dengan menyatakan banyaknya pembagi . Keluarga terjumlahkan mengubah kombinatorika menjadi analisis.