Sebuah persamaan adalah kesamaan yang memuat sebuah bilangan yang belum diketahui x; sebuah penyelesaian adalah nilai x yang membuat kesamaan itu benar. Menyelesaikan persamaan berarti mencari semua penyelesaiannya.
Contoh
Contoh 2.8 (Persamaan derajat satu)
Selesaikan 5x−7=2x+8, selangkah demi selangkah:
5x−75x−2x3xx=2x+8=8+7=15=5(tambahkan 7−2x pada kedua ruas)(bagi kedua ruas dengan 3).
Penyelesaian tunggalnya adalah 5. Periksa: 5×5−7=18 dan 2×5+8=18.
Contoh 2.11
Selesaikan (x−2)(3x+6)=0: entah x−2=0, yang memberi x=2, atau 3x+6=0, yang memberi x=−2. Penyelesaian: −2 dan 2.
Selesaikan x2=9x. Jangan membagi dengan x (nilainya bisa nol!); pindahkan semuanya ke satu ruas lalu faktorkan:
x2−9x=0⟺x(x−9)=0⟺x=0 atau x=9.
Contoh 2.12 (Persamaan berbentuk pecahan)
Selesaikan x+2x−1=0. Sebuah pecahan bernilai nol tepat ketika pembilangnya nol dan penyebutnya tidak. Di sini x−1=0 memberi x=1, dan 1+2=3=0: satu-satunya penyelesaian adalah 1. Nilai x=−2 terlarang (pembagian oleh nol) dan harus selalu dikecualikan lebih dahulu.