Doronglah sebuah osilator secara berkala — osilasi paksa — dan setelah peralihan yang singkat ia berosilasi pada frekuensi pemaksanya , bukan pada frekuensinya sendiri. Amplitudonya memuncak ketika mendekati frekuensi alami osilator bebasnya: inilah resonansi, ketika tiap dorongan tiba selaras dengan geraknya, memasok energi tiap daur; kian ringan peredamannya, kian tinggi dan kian tajam puncaknya.
Contoh
Contoh 28.14 (Resonansi yang membangun dan yang merusak)
Orang tua yang mendorong ayunan mendorong pada frekuensi ayunan itu sendiri — resonansi yang dipekerjakan. Pada Jembatan Milenium yang baru di London berayun mencemaskan ketika langkah orang banyak terkunci pada frekuensi alami di dekat ; jembatan itu ditutup dua tahun untuk dipasangi peredam. Setiap arloji kuarsa menjaga hablurnya tetap bernyanyi dengan memaksanya pada resonansi, .