Biologi · Glosarium

Apa itu Karbohidrat, lipid, protein, asam nukleat?

Dikenal juga sebagai: karbohidrat · lipid · protein · asam amino · asam nukleat

Definisi 1.10 Biologi Sekolah Menengah Atas · Bab 1 — Susunan Kimia Makhluk Hidup

Molekul organik tergolong ke dalam empat keluarga:

  • karbohidrat (gula) hanya mengandung karbon, hidrogen dan oksigen. Gula sederhana berupa satuan tunggal, seperti glukosa C6H12O6\mathrm{C_6H_{12}O_6}; karbohidrat majemuk berupa rantai ratusan atau ribuan satuan glukosa — pati dan selulosa pada tumbuhan, glikogen pada hewan.
  • lipid (lemak dan minyak) juga hanya mengandung C, H dan O, tetapi dengan oksigen yang jauh lebih sedikit, dan tidak larut dalam air. Yang paling lazim adalah trigliserida, masing-masing terbuat dari satu molekul gliserol yang bergabung dengan tiga rantai asam lemak yang panjang.
  • protein berupa rantai asam amino: dua puluh jenis asam amino, semuanya mengandung nitrogen, terangkai dalam urutan yang tepat menjadi rantai lima puluh sampai beberapa ribu satuan yang melipat menjadi bentuk yang tertentu.
  • asam nukleat (DNA dan RNA) berupa rantai nukleotida, yang mengandung fosfor di samping C, H, O dan N; keduanya menyimpan dan mewariskan keterangan genetik, dan menjadi pokok Bab 3.
Keempat keluarga molekul organik. Setiap molekul besar adalah rantai satuan pembangun yang kecil; jati diri satuannya, dan cara rantainya tersusun, menentukan apa yang dikerjakan molekul itu.
Keempat keluarga molekul organik. Setiap molekul besar adalah rantai satuan pembangun yang kecil; jati diri satuannya, dan cara rantainya tersusun, menentukan apa yang dikerjakan molekul itu.
Komposisi tubuh manusia dewasa menurut massa, dalam persen. Angkanya berubah menurut usia dan perawakan (atlet yang ramping membawa lebih sedikit lipid, bayi baru lahir lebih banyak air), tetapi air selalu mendominasi dan karbohidrat bebas tidak pernah lebih dari sekitar 1%.
Komposisi tubuh manusia dewasa menurut massa, dalam persen. Angkanya berubah menurut usia dan perawakan (atlet yang ramping membawa lebih sedikit lipid, bayi baru lahir lebih banyak air), tetapi air selalu mendominasi dan karbohidrat bebas tidak pernah lebih dari sekitar 1%.

Contoh

Contoh 1.11 (Membaca label makanan)

Sebuah label pada roti gandum utuh berbunyi, per 100g100\,\mathrm{g}: karbohidrat 41g41\,\mathrm{g} (dengan gula 3g3\,\mathrm{g}), lemak 3g3\,\mathrm{g}, protein 9g9\,\mathrm{g}, serat 7g7\,\mathrm{g}, garam 1.1g1.1\,\mathrm{g}. Sisanya — sekitar 39g39\,\mathrm{g} — adalah air. “Karbohidrat” di sini sebagian besar pati, “gula” yang sederhana, “serat” adalah selulosa (karbohidrat yang tidak dapat kita cerna), “lemak” adalah lipid, dan “garam” adalah garam mineral. Sebuah label adalah analisis kimia yang dibulatkan.

Contoh 1.15 (Menganalisis sebuah kentang)

Sepotong kentang mentah: kertas kobalt klorida berubah merah muda (air); iodin langsung berubah biru kehitaman (pati, berlimpah); Fehling hanya memberi rona jingga yang samar (sedikit gula bebas); biuret memberi ungu pucat (ada protein, sekitar 2% massa segarnya); tidak ada noda tembus cahaya (hampir tidak ada lipid). Pengeringan menyisakan 22% massanya; pembakaran sisa itu meninggalkan 1% abu. Kentang adalah simpanan pati yang terbungkus air — tepat seperti yang diperlukan tumbuhan untuk bertahan melewati musim dingin di bawah tanah.

Baca dalam konteks →