Molekul organik tergolong ke dalam empat keluarga:
- karbohidrat (gula) hanya mengandung karbon, hidrogen dan oksigen. Gula sederhana berupa satuan tunggal, seperti glukosa ; karbohidrat majemuk berupa rantai ratusan atau ribuan satuan glukosa — pati dan selulosa pada tumbuhan, glikogen pada hewan.
- lipid (lemak dan minyak) juga hanya mengandung C, H dan O, tetapi dengan oksigen yang jauh lebih sedikit, dan tidak larut dalam air. Yang paling lazim adalah trigliserida, masing-masing terbuat dari satu molekul gliserol yang bergabung dengan tiga rantai asam lemak yang panjang.
- protein berupa rantai asam amino: dua puluh jenis asam amino, semuanya mengandung nitrogen, terangkai dalam urutan yang tepat menjadi rantai lima puluh sampai beberapa ribu satuan yang melipat menjadi bentuk yang tertentu.
- asam nukleat (DNA dan RNA) berupa rantai nukleotida, yang mengandung fosfor di samping C, H, O dan N; keduanya menyimpan dan mewariskan keterangan genetik, dan menjadi pokok Bab 3.
Contoh
Contoh 1.11 (Membaca label makanan)
Sebuah label pada roti gandum utuh berbunyi, per : karbohidrat (dengan gula ), lemak , protein , serat , garam . Sisanya — sekitar — adalah air. “Karbohidrat” di sini sebagian besar pati, “gula” yang sederhana, “serat” adalah selulosa (karbohidrat yang tidak dapat kita cerna), “lemak” adalah lipid, dan “garam” adalah garam mineral. Sebuah label adalah analisis kimia yang dibulatkan.
Contoh 1.15 (Menganalisis sebuah kentang)
Sepotong kentang mentah: kertas kobalt klorida berubah merah muda (air); iodin langsung berubah biru kehitaman (pati, berlimpah); Fehling hanya memberi rona jingga yang samar (sedikit gula bebas); biuret memberi ungu pucat (ada protein, sekitar 2% massa segarnya); tidak ada noda tembus cahaya (hampir tidak ada lipid). Pengeringan menyisakan 22% massanya; pembakaran sisa itu meninggalkan 1% abu. Kentang adalah simpanan pati yang terbungkus air — tepat seperti yang diperlukan tumbuhan untuk bertahan melewati musim dingin di bawah tanah.