Matematika · Glosarium

Apa itu lp?

Definisi 8.3 Matematika Universitas — Tahun 3 · Bab 8 — Ruang Banach dan Teorema Fundamentalnya

Ruang barisan klasiknya (atas KK, diindeks oleh N\N):

p={x=(xn):xp=(nxnp)1/p<}(1p<),\ell^p = \Bigl\{x = (x_n) : \norm x_p = \Bigl(\sum_n \abs{x_n}^p\Bigr)^{1/p} < \infty\Bigr\}\quad (1 \leq p < \infty),
={x:x=supxn<},\ell^\infty = \{x : \norm x_\infty = \sup\abs{x_n} < \infty\},

dan c0={x:xn0}c_0 = \{x : x_n \to 0\} dengan \norm\cdot_\infty. Bahwa p\norm\cdot_p merupakan norma menyusul dari ketaksamaan Minkowski, yang dibuktikan pada kasus diskretnya persis seperti di Bab 12 (atau dengan menjumlahkan ketaksamaan berdimensi berhingga pada Tahun ke-2). Semuanya ruang Banach, dan c0c_0 merupakan subruang tertutup \ell^\infty (Latihan 8.3).

Bola satuan norma-p di bidang, yang bersarang ketika p tumbuh dari 1 (belah ketupat) melalui 2 (cakram) dan 4 (superelips) sampai ∈fty (persegi). Kekonveksan setiap bolanya merupakan ketaksamaan Minkowski; sedangkan sudut-sudut di p = 1 dan p = ∈fty adalah tempat kekonveksan sejati, ketunggalan hampiran terbaik, dan kasus kesamaan pada  merosot sekaligus.
Bola satuan norma-pp di bidang, yang bersarang ketika pp tumbuh dari 11 (belah ketupat) melalui 22 (cakram) dan 44 (superelips) sampai \infty (persegi). Kekonveksan setiap bolanya merupakan ketaksamaan Minkowski; sedangkan sudut-sudut di p=1p = 1 dan p=p = \infty adalah tempat kekonveksan sejati, ketunggalan hampiran terbaik, dan kasus kesamaan pada Latihan 12.12 merosot sekaligus.
Baca dalam konteks →