Matematika · Glosarium

Apa itu norma?

Definisi 5.1 Matematika Universitas — Tahun 2 · Bab 5 — Ruang Vektor Bernorma

Sebuah norma pada EE adalah pemetaan  ⁣:ER+\norm{\,\cdot\,} \colon E \to \R_+ yang, untuk setiap x,yEx, y \in E dan λK\lambda \in K, memenuhi

x=0    x=0,λx=λx,x+yx+y.\norm x = 0 \iff x = 0, \qquad \norm{\lambda x} = \abs\lambda\,\norm x, \qquad \norm{x + y} \leq \norm x + \norm y .

Maka d(x,y)=xyd(x, y) = \norm{x - y} merupakan jarak, dan seluruh Bab 4 berlaku. Ketaksamaan segitiga terbalik xyxy\bigl|\norm x - \norm y\bigr| \leq \norm{x - y} membuat normanya sendiri Lipschitz berkonstanta 11; sedangkan penjumlahan dan perkalian skalar bersifat kontinu (lewat taksiran (x+y)(x+y)xx+yy\norm{(x + y) - (x' + y')} \leq \norm{x - x'} + \norm{y - y'}, dan seterusnya).

Contoh

Contoh 5.2

Pada KnK^n:

x1=ixi,x2=(ixi2)1/2,x=maxixi\norm{x}_1 = \sum_i \abs{x_i}, \qquad \norm{x}_2 = \Bigl(\sum_i \abs{x_i}^2\Bigr)^{1/2}, \qquad \norm{x}_\infty = \max_i \abs{x_i}

(2\norm\cdot_2 merupakan norma berkat Cauchy–Schwarz, jilid Tahun ke-1). Pada C([a,b])C(\intcc{a}{b}):

f=supf,f1=abf,f2=(abf2)1/2,\norm f_\infty = \sup \abs f, \qquad \norm f_1 = \int_a^b \abs f, \qquad \norm f_2 = \Bigl(\int_a^b \abs f^2\Bigr)^{1/2},

dua yang terakhir menjadi norma berkat kepositifan tegas integralnya dan Cauchy–Schwarz untuk integral (jilid Tahun ke-1). Pada matriks: norma apa pun pada Mn(K)Kn2\mathcal M_n(K) \simeq K^{n^2}; adapun norma operator di bawah ini yang penting secara struktural.

Contoh 5.4 (Ketaksetaraan dalam dimensi tak hingga)

Pada C([0,1])C(\intcc{0}{1}): selalu berlaku f1f\norm f_1 \leq \norm f_\infty, tetapi tak ada batas sebaliknya: sebab fn(x)=xnf_n(x) = x^n punya fn=1\norm{f_n}_\infty = 1 dan fn1=1n+10\norm{f_n}_1 = \frac{1}{n+1} \to 0. Jadi fn0f_n \to 0 untuk 1\norm\cdot_1 tetapi tidak untuk \norm\cdot_\infty: kedua norma itu berselisih justru tentang kekonvergenannya sendiri.

Contoh 5.5 (Konstanta yang gamblang dalam dimensi nn)

Pada KnK^n ketiga norma klasiknya setara dengan konstanta yang tajam:

xx2x1nx2nx,\norm x_\infty \leq \norm x_2 \leq \norm x_1 \leq \sqrt n\,\norm x_2 \leq n\,\norm x_\infty ,

dengan batas tengahnya x1nx2\norm x_1 \leq \sqrt n\norm x_2 berasal dari Cauchy–Schwarz terhadap vektor yang semua unsurnya satu. Vektor ekstremalnya: e1e_1 membuat dua ketaksamaan pertamanya menjadi kesamaan, dan (1,1,,1)(1, 1, \dots, 1) membuat dua yang terakhir demikian. Dimensi nn duduk kasatmata di dalam konstantanya — inilah benih kuantitatif kegagalannya dalam dimensi tak hingga: ketika nn \to \infty tak ada konstanta seragam yang bertahan, dan persis itulah yang diperlihatkan Contoh 5.4 pada ruang fungsi.

Baca dalam konteks →