Dua norma pada disebut setara apabila ada konstanta dengan
Norma yang setara punya himpunan terbuka yang sama, barisan konvergen dan barisan Cauchy yang sama, himpunan bagian kompak dan lengkap yang sama: jadi analisis yang sama.
Contoh
Contoh 5.4 (Ketaksetaraan dalam dimensi tak hingga)
Pada : selalu berlaku , tetapi tak ada batas sebaliknya: sebab punya dan . Jadi untuk tetapi tidak untuk : kedua norma itu berselisih justru tentang kekonvergenannya sendiri.
Contoh 5.5 (Konstanta yang gamblang dalam dimensi )
Pada ketiga norma klasiknya setara dengan konstanta yang tajam:
dengan batas tengahnya berasal dari Cauchy–Schwarz terhadap vektor yang semua unsurnya satu. Vektor ekstremalnya: membuat dua ketaksamaan pertamanya menjadi kesamaan, dan membuat dua yang terakhir demikian. Dimensi duduk kasatmata di dalam konstantanya — inilah benih kuantitatif kegagalannya dalam dimensi tak hingga: ketika tak ada konstanta seragam yang bertahan, dan persis itulah yang diperlihatkan Contoh 5.4 pada ruang fungsi.