Matematika · Glosarium

Apa itu Wronskian?

Dikenal juga sebagai: sistem fundamental

Definisi 16.6 Matematika Universitas — Tahun 2 · Bab 16 — Persamaan Diferensial

Untuk penyelesaian X1,,XnX_1, \dots, X_n sistem homogennya, wronskian adalah W(t)=det(X1(t),,Xn(t))W(t) = \det\bigl(X_1(t), \dots, X_n(t)\bigr). Berkat isomorfisma di atas, entah WW lenyap secara identik (jadi keluarganya bergantungan) atau tak pernah lenyap (jadi sebuah sistem fundamental); dan secara kuantitatif, W=tr(A(t))WW' = \operatorname{tr}\bigl(A(t)\bigr) W, sehingga

W(t)=W(t0)exp(t0ttrA(s) ⁣ds)(rumus Liouville).W(t) = W(t_0)\,\exp\Bigl(\int_{t_0}^{t} \operatorname{tr} A(s)\,\dd s\Bigr) \quad \text{(rumus Liouville)}.

Contoh

Contoh 16.7 (Liouville diperiksa pada sebuah persamaan Euler)

Pada (0,)\intoo{0}{\infty}, persamaan t2y+tyy=0t^2y'' + ty' - y = 0 punya penyelesaian y1(t)=ty_1(t) = t dan y2(t)=1ty_2(t) = \frac1t (sulihkan). Adapun wronskiannya:

W(t)=det(t1t11t2)=1t1t=2t,W(t) = \det\begin{pmatrix} t & \tfrac1t\\[2pt] 1 & -\tfrac{1}{t^2}\end{pmatrix} = -\frac1t - \frac1t = -\frac2t ,

yang tak pernah nol: jadi sebuah sistem fundamental. Kini periksalah Liouville: dalam bentuk ternormalkan y+1ty1t2y=0y'' + \frac1t\,y' - \frac{1}{t^2}\,y = 0, matriks pendampingnya A(t)=(011t21t)A(t) = \begin{pmatrix} 0 & 1\\ \frac{1}{t^2} & -\frac1t\end{pmatrix} bertrace 1t-\frac1t, jadi

W(t)=W(1)exp(1t ⁣dss)=2elnt=2t.W(t) = W(1)\exp\Bigl(-\int_1^t\frac{\dd s}{s}\Bigr) = -2\,\eu^{-\ln t} = -\frac2t . \checkmark

Pelajaran penutupnya: Liouville meramalkan bentuk wronskiannya sebelum satu penyelesaian pun diketahui — di sini, bahwa WW mestilah ct\frac{c}{t}; dan inilah yang menggerakkan metode penurunan orde (Proposisi 16.15), tempat mengetahui y1y_1 dan bentuk wronskiannya menentukan y2y_2 lewat satu kuadratur.

Contoh 16.5 (Isomorfisma penilaian, secara konkret)

Untuk y+y=0y'' + y = 0, yang dipandang sebagai sistem X=(0110)XX' = \begin{pmatrix} 0 & 1\\ -1 & 0\end{pmatrix}X dengan X=(y,y)X = (y, y'): teoremanya mengatakan bahwa ruang penyelesaiannya sebuah bidang, dan bahwa XX(0)=(y(0),y(0))X \mapsto X(0) = (y(0), y'(0)) merupakan isomorfisma ke R2\R^2. Adapun penyelesaian cos\cos dan sin\sin bernilai (1,0)(1, 0) dan (0,1)(0, 1) — yakni basis kanonik R2\R^2 — jadi keduanya membentuk basis ruang penyelesaiannya, dan setiap penyelesaiannya berbunyi

y(t)=y(0)cost+y(0)sint,y(t) = y(0)\cos t + y'(0)\sin t ,

dengan koefisiennya dibaca langsung dari data awalnya, tanpa sistem linear yang harus diselesaikan. Pelajaran penutupnya: memilih sistem fundamental yang nilai awalnya berupa basis kanoniknya (di sini cos,sin\cos, \sin) persis merupakan memilih kolom etA\eu^{tA}; jadi isomorfisma penilaiannya adalah sebab syarat awalnya memparameterkan lintasannya — yakni isi geometris “dinamika deterministik” bagi persamaan linear.

Baca dalam konteks →