Fisika · Glosarium

Apa itu Katrol?

Definisi 31.3 Fisika Sekolah Dasar dan Menengah Pertama · Bab 31 — Pesawat Sederhana: Tuas, Katrol, Bidang Miring

Sebuah katrol adalah roda beralur tempat tali duduk. Katrol tetap tergantung pada sebuah balok dan hanya mengubah arah tarikanmu: tariklah ke bawah, bebannya naik. Katrol bergerak menunggangi talinya dengan beban terkait padanya: bebannya lalu tergantung pada dua untai tali, dan tiap untainya hanya membawa separuh beratnya.

Dua katrol, dua hadiah. Katrol tetap memutar arah tarikanmu; katrol bergerak membuat dua untai tali berbagi bebannya, sehingga tanganmu hanya menahan separuhnya.
Dua katrol, dua hadiah. Katrol tetap memutar arah tarikanmu; katrol bergerak membuat dua untai tali berbagi bebannya, sehingga tanganmu hanya menahan separuhnya.
Katrol sumur: talinya duduk di dalam alurnya, dan tarikan ke bawah menjadi angkatan ke atas.
Katrol sumur: talinya duduk di dalam alurnya, dan tarikan ke bawah menjadi angkatan ke atas.

Contoh

Contoh 31.4 (Katrol yang bekerja)

Bendera naik di tiangnya sementara tanganmu menarik dengan santai ke bawah: itu katrol tetap di puncaknya — arahnya berubah, tenaganya tidak, tetapi menarik ke bawah membuat beratmu sendiri ikut menolong. Kerekan majemuk tukang bangunan merangkai beberapa katrol sehingga bebannya tergantung pada empat atau enam untai: tiap untai membawa seperempat atau seperenam beratnya, dan satu pekerja mengangkat sebuah piano. Amatilah pekerjanya, namun: meter demi meter tali berlari melewati tangannya, sementara pianonya sendiri merayap naik pelan-pelan.

Contoh 31.9 (Memeriksa aturannya)

Katrol bergerak: tanganmu menarik dengan separuh gaya, dan untuk menaikkan bebannya 1m1\,\mathrm{m} kamu menarik masuk 2m2\,\mathrm{m} tali — kedua untainya harus memendek satu meter. Linggis: ujungmu menyapu busur yang panjang, bongkah batunya nyaris tidak bergeming. Landasan miring: petinya mencapai tinggi yang sama, tetapi kamu mendorongnya di sepanjang seluruh lerengnya. Setiap penghematan terbayar, dengan persis.

Baca dalam konteks →