Semua buku

Profesional

Aplikasi Tentang Pelatih Masuk Mulai membaca

Fisika · Glosarium

Apa itu Lensa tipis?

Dikenal juga sebagai: lensa · lensa cembung · lensa cekung · pusat optik · sumbu utama

Definisi 10.1 Fisika Sekolah Menengah Atas · Bab 10 — Lensa, Bayangan, dan Mata

Sebuah lensa adalah medium bening yang dibatasi dua permukaan, sekurang-kurangnya satu di antaranya melengkung. Jika bagian tengahnya lebih tebal daripada tepinya, lensa itu cembung: sinar sejajar dibelokkan saling mendekat; jika tepinya lebih tebal, lensa itu cekung: sinarnya memencar. Lensa tipis adalah lensa yang tebalnya dapat diabaikan: kita menggambarnya sebagai sebuah ruas dengan mata panah mengarah ke luar (cembung) atau ke dalam (cekung). Pusatnya OO disebut pusat optik; garis yang tegak lurus melalui OO disebut sumbu utama.

Contoh

Contoh 10.4 (Membaca sebuah resep)

Lensa dengan f′=0.50 mf' = 0.50\,\mathrm{m} memiliki C=1/0.50=+2.0C = 1/0.50 = +2.0 D: cembung. Resep −4.0-4.0 D berarti f′=−0.25 mf' = -0.25\,\mathrm{m}: cekung, dengan jarak fokus 25 cm25\,\mathrm{cm}.

Contoh 10.10 (Rumus itu bekerja)

Sebuah benda berdiri 30 cm30\,\mathrm{cm} di depan lensa cembung dengan f′=10 cmf' = 10\,\mathrm{cm}: OA‾=−30 cm\overline{OA} = -30\,\mathrm{cm}, sehingga

1OA′‾=110−130=115,OA′‾=+15 cm,γ=15−30=−0.50:\frac{1}{\overline{OA'}} = \frac{1}{10} - \frac{1}{30} = \frac{1}{15}, \qquad \overline{OA'} = +15\,\mathrm{cm}, \qquad \gamma = \frac{15}{-30} = -0.50 :

sebuah bayangan nyata 15 cm15\,\mathrm{cm} di belakang lensanya, terbalik, setengah ukurannya — persis seperti yang dilukis ketiga sinar tadi.

Contoh 10.12 (Kekuatan lensa matamu)

Retinanya berada pada OA′‾=+0.017 m\overline{OA'} = +0.017\,\mathrm{m}. Untuk benda jauh (1/OA‾≈01/\overline{OA} \approx 0): C=1/0.017≈59C = 1/0.017 \approx 59 D. Pada titik dekat (OA‾=−0.25 m\overline{OA} = -0.25\,\mathrm{m}): C=1/0.017+1/0.25≈63C = 1/0.017 + 1/0.25 \approx 63 D. Membaca berharga sekitar 44 D: mata adalah lensa 5959 D dengan penalaan halus +4+4 D yang sudah terpasang di dalamnya.

Baca dalam konteks →
Definisi 3.10 Fisika Universitas — Tahun 1 · Bab 3 — Cermin dan Lensa Tipis

Yang disebut lensa adalah medium bening yang dibatasi dua permukaan bola (atau datar); ia tipis bila tebalnya dapat diabaikan terhadap jari-jarinya dan terhadap jarak yang terlibat, sehingga kedua puncaknya melebur menjadi satu titik, yaitu pusat optik OO. Sinar yang melalui OO tidak dibelokkan. Fokus bayangan F′F' adalah bayangan sebuah titik di tak hingga pada sumbunya; fokus benda FF adalah titik yang bayangannya di tak hingga; keduanya berjarak sama dari OO: OF′‾=−OF‾=f′\overline{OF'} = -\overline{OF} = f', yaitu jarak fokus. Lensanya konvergen bila f′>0f' > 0 (F′F' nyata, di hilir; tepinya lebih tipis daripada tengahnya), dan divergen bila f′<0f' < 0. Vergensinya V=1/f′V = 1/f' diukur dalam dioptri (1 δ=1 m−11\,\delta = 1\,\mathrm{m}^{-1}).

Lensa konvergen: benda AB di luar F. Sinar yang melalui O berjalan lurus, sinar sejajar membelok melalui F', dan sinar yang melalui F keluar sejajar; ketiganya bertemu di B': bayangan nyata dan terbalik. Di sini OA = -1.5f', sehingga OA' = 3f' dan = -2.
Lensa konvergen: benda ABAB di luar FF. Sinar yang melalui OO berjalan lurus, sinar sejajar membelok melalui F′F', dan sinar yang melalui FF keluar sejajar; ketiganya bertemu di B′B': bayangan nyata dan terbalik. Di sini OA‾=−1.5f′\overline{OA} = -1.5f', sehingga OA′‾=3f′\overline{OA'} = 3f' dan γ=−2\gamma = -2.
Lensa divergen (F' di hulu, F di hilir): sinar sejajar keluar seolah dari F', sinar pusatnya berjalan lurus; perpanjangan mundurnya bertemu di B' — bayangan maya, tegak dan diperkecil, di mana pun bendanya diletakkan.
Lensa divergen (F′F' di hulu, FF di hilir): sinar sejajar keluar seolah dari F′F', sinar pusatnya berjalan lurus; perpanjangan mundurnya bertemu di B′B' — bayangan maya, tegak dan diperkecil, di mana pun bendanya diletakkan.

Contoh

Contoh 3.13 (Lensa yang sama, tiga cara)

Sebuah lensa konvergen, f′=5.0 cmf' = 5.0\,\mathrm{cm}. Perangko pada 3.0 cm3.0\,\mathrm{cm}: 1/OA′‾=1/5−1/3=−2/151/\overline{OA'} = 1/5 - 1/3 = -2/15, OA′‾=−7.5 cm\overline{OA'} = -7.5\,\mathrm{cm}, maya, γ=+2.5\gamma = +2.5: itulah kaca pembesar. Lampu pada 20 cm20\,\mathrm{cm}: OA′‾=6.7 cm\overline{OA'} = 6.7\,\mathrm{cm}, nyata, γ=−1/3\gamma = -1/3: bayangan terbalik yang diperkecil pada sehelai kartu. Jendela sejauh 4 m4\,\mathrm{m}: OA′‾≈f′\overline{OA'} \approx f', bayangan terbalik yang mungil di bidang fokusnya — itulah kamera. Tiga kegunaan, satu hubungan.

Baca dalam konteks →