Fisika · Glosarium

Apa itu Sudut kritis dan pemantulan sempurna?

Dikenal juga sebagai: sudut kritis · pemantulan sempurna

Definisi 3.16 Fisika Sekolah Menengah Atas · Bab 3 — Pembiasan Cahaya

Misalkan cahaya merambat di dalam medium berindeks n1n_1 menuju medium berindeks lebih kecil n2<n1n_2 < n_1. Yang disebut sudut kritis ici_c adalah sudut datang yang membuat sinar biasnya menyusur permukaan (i2=90i_2 = 90^\circ). Untuk i1>ici_1 > i_c tidak ada sinar bias sama sekali: permukaannya memantulkan seluruh cahaya kembali ke medium pertama, mengikuti hukum pemantulan. Peristiwa ini disebut pemantulan sempurna.

Dari air menuju udara, pada sudut datang yang makin besar: pembiasan menjauhi garis normal, lalu sinar bias yang menyusur permukaan pada sudut kritis, lalu pemantulan sempurna — permukaannya telah menjadi cermin yang sempurna.
Dari air menuju udara, pada sudut datang yang makin besar: pembiasan menjauhi garis normal, lalu sinar bias yang menyusur permukaan pada sudut kritis, lalu pemantulan sempurna — permukaannya telah menjadi cermin yang sempurna.

Contoh

Contoh 3.18 (Tiga sudut kritis)

Menuju udara: untuk air, sinic=1/1.33=0.752\sin i_c = 1/1.33 = 0.752, sehingga ic=48.8i_c = 48.8^\circ; untuk kaca, sinic=1/1.50\sin i_c = 1/1.50, sehingga ic=41.8i_c = 41.8^\circ; untuk intan, sinic=1/2.42=0.413\sin i_c = 1/2.42 = 0.413, sehingga ic=24.4i_c = 24.4^\circ. Makin besar indeksnya, makin sempit kerucut keluarnya: di dalam intan, setiap sinar yang lebih dari 24.424.4^\circ dari garis normal sebuah faset terperangkap — itulah rahasia kilaunya, yang dibedah pada Soal 3.1.

Baca dalam konteks →