Mathematics · Buku 5 · Bachelor Year 3

Matematika Universitas — Tahun 3

Matematika Universitas — Tahun 3 · Bachelor Year 3

22Peluang: Landasan dan Hukum Bilangan Besar

Tahun 2 membangun peluang pada ruang terbilang; kini teori ukuran melenyapkan setiap pembatasannya. Sebuah ruang peluang adalah ruang ukuran bermassa total 11, peubah acak adalah pemetaan terukur, nilai harapan adalah integral Lebesgue — dan seketika seluruh gudang senjata analitisnya (Bab 9, 10 dan 11) berlaku bagi kebetulan. Bab ini memasang kamusnya, membangun barisan tak berhingga peubah acak yang bebas (pada [0,1]\intcc01, dari digit binernya: sebab keacakan bersembunyi di dalam ukuran Lebesgue), membuktikan lema Borel–Cantelli dan hukum nol–satu Kolmogorov, membereskan jenis-jenis konvergensinya, lalu membuktikan hukum bilangan besar — yakni teorema yang membuat frekuensi konvergen ke peluang dan membuat statistika mungkin. Sedangkan soal akhir pekannya menyajikan bukti Etemadi bagi hukum kuatnya dalam bentuk L1L^1-nya yang definitif.

22.1 Kamusnya

Definisi 22.1

Sebuah ruang peluang adalah ruang ukuran (Ω,A,P)(\Omega, \mathcal A, \P) dengan P(Ω)=1\P(\Omega) = 1; unsur A\mathcal A disebut kejadian, dan sebuah sifat berlaku hampir pasti (h.p.) jika kejadiannya berpeluang 11. Sebuah peubah acak adalah pemetaan terukur X ⁣:ΩRX \colon \Omega \to \R (atau ke Rd\R^d: yakni vektor acak); sedangkan distribusi miliknya adalah ukuran peluang dorongan-maju PX=XP\P_X = X_*\P pada R\R (Latihan 11.9), yang ditentukan oleh fungsi distribusi FX(t)=P(Xt)F_X(t) = \P(X \leq t) (Latihan 9.3). Lalu XX mempunyai kepadatan ff jika PX=f ⁣dλ\P_X = f\,\dd\lambda; dan ia diskret jika PX\P_X merupakan kombinasi terbilang massa Dirac. Adapun nilai harapan adalah

E[X]=ΩX ⁣dP(X0 atau XL1(P)),\E[X] = \int_\Omega X\,\dd\P \qquad (X \geq 0 \text{ atau } X \in L^1(\P)),

dan teorema transfer (Latihan 11.9) menghitungnya di dalam distribusinya: E[g(X)]=Rg ⁣dPX\E[g(X)] = \int_\R g\,\dd\P_X — yakni =g(xk)pk= \sum g(x_k)p_k pada kasus diskretnya, =g(x)f(x) ⁣dx= \int g(x)f(x)\dd x pada kasus kepadatannya: yakni rumus Tahun 2, kini menjadi teorema satu teori. Sedangkan variansnya adalah V(X)=E[(XEX)2]=E[X2](EX)2\V(X) = \E[(X - \E X)^2] = \E[X^2] - (\E X)^2 bagi XL2X \in L^2.

Contoh 22.2

Distribusi bakunya dan transformasi yang patut dicatat: Bernoulli B(p)\mathcal B(p), binomial B(n,p)\mathcal B(n, p), geometrik, Poisson P(λ)\mathcal P(\lambda) (yang diskret: tabel Tahun 2 tetap sahih); seragam pada [0,1]\intcc01 (yakni ukuran Lebesgue itu sendiri); eksponensial E(λ)\mathcal E(\lambda) (berkepadatan λeλx1x>0\lambda\eu^{-\lambda x}\mathbf 1_{x>0}); dan Gauss N(m,σ2)\mathcal N(m, \sigma^2) yang berkepadatan 1σ2πexp((xm)22σ2)\frac1{\sigma\sqrt{2\pi}}\exp\bigl(-\frac{(x - m)^2}{2\sigma^2}\bigr) — yakni kepadatan peluang menurut Soal 10.1, dengan rata-rata mm dan varians σ2\sigma^2 (yakni momen Gauss, Latihan 11.10).

Proposisi 22.3 (Markov dan Chebyshev)

Untuk X0X \geq 0 dan a>0a > 0: P(Xa)EXa\P(X \geq a) \leq \frac{\E X}{a}; sedangkan untuk XL2X \in L^2: P(XEXa)V(X)a2\P\bigl(\abs{X - \E X} \geq a\bigr) \leq \frac{\V(X)}{a^2}.

Bukti. Latihan 10.5(a); sedangkan Chebyshev adalah Markov yang diterapkan pada (XEX)2(X - \E X)^2.

22.2 Kebebasan

Definisi 22.4

Sub-σ\sigma-aljabar A1,,AnA\mathcal A_1, \dots, \mathcal A_n \subseteq \mathcal A disebut bebas jika P(A1An)=P(Ai)\P(A_1\cap\dots\cap A_n) = \prod\P(A_i) bagi setiap AiAiA_i \in \mathcal A_i; kejadian disebut bebas jika σ\sigma-aljabar {,Ai,Aic,Ω}\{\varnothing, A_i, A_i^c, \Omega\} bebas; sedangkan peubah acak X1,,XnX_1, \dots, X_n bebas jika σ\sigma-aljabar σ(Xi)=Xi1(B(R))\sigma(X_i) = X_i^{-1}(\mathcal B(\R)) bebas. Sebuah keluarga tak berhingga disebut bebas jika setiap subkeluarga berhingganya bebas.

Teorema 22.5

Variabel X1,,XnX_1, \dots, X_n bebas jika dan hanya jika distribusi vektor (X1,,Xn)(X_1, \dots, X_n) adalah ukuran hasil kali PX1PXn\P_{X_1}\otimes\cdots\otimes\P_{X_n}. Dalam hal itu, bagi gi0g_i \geq 0 (atau yang hasil kalinya terintegralkan):

E[igi(Xi)]=iE[gi(Xi)],\E\Bigl[\prod_ig_i(X_i)\Bigr] = \prod_i\E[g_i(X_i)],

khususnya E[XY]=EXEY\E[XY] = \E X\,\E Y dan V(X1++Xn)=V(Xi)\V(X_1 + \dots + X_n) = \sum\V(X_i) bagi variabel L2L^2 yang bebas.

Bukti. Jika XiX_i bebas, maka kedua ukuran peluangnya P(X1,,Xn)\P_{(X_1,\dots,X_n)} dan PXi\bigotimes\P_{X_i} sama pada semua hasil kali B1××BnB_1\times\dots\times B_n himpunan Borel — yakni π\pi-sistem yang membangkitkan B(Rn)\mathcal B(\R^n) (Proposisi 11.2(b)) — sehingga sama di mana-mana (Teorema 9.7). Sebaliknya, distribusi hasil kali memfaktorkan setiap kejadian iXi1(Bi)\bigcap_iX_i^{-1}(B_i): yakni kebebasannya. Lalu rumus nilai harapannya adalah Tonelli/Fubini (Teorema 11.5) lewat teorema transfernya; sedangkan E[XY]=EXEY\E[XY] = \E X\E Y adalah kasus gi=idg_i = \mathrm{id}, dan menguraikan kuadratnya memberikan keaditifan variansnya (sebab suku silangnya E[(XiEXi)(XjEXj)]=0\E[(X_i - \E X_i)(X_j - \E X_j)] = 0).

Teorema 22.6 (Keberadaan barisan bebas)

Pada ([0,1],L,λ)\bigl(\intcc01, \mathcal L, \lambda\bigr) ada sebuah barisan (Un)n1(U_n)_{n\geq1} berisi peubah acak yang bebas, masing-masing seragam pada [0,1]\intcc01. Akibatnya, bagi sembarang distribusi (μn)(\mu_n) pada R\R yang ditentukan, ada (Xn)(X_n) bebas dengan PXn=μn\P_{X_n} = \mu_n.

Bukti. Digitnya. Untuk ω[0,1]\omega \in \intcc01, misalkan (bk(ω))(b_k(\omega)) digit binernya (dengan ω=bk2k\omega = \sum b_k2^{-k}; pilihlah uraian yang tak berakhir dengan semua 11 — sebab ketaktentuannya hanya menyangkut himpunan terbilang, jadi nol). Setiap bkb_k merupakan peubah acak (sebab {bk=1}\{b_k = 1\} gabungan berhingga selang diadik) dan vektor (b1,,bm)(b_1, \dots, b_m) mengambil setiap nilai di {0,1}m\{0,1\}^m pada selang diadik berpanjang 2m2^{-m}: sehingga bkb_k merupakan Bernoulli(12)(\frac12) yang bebas.

Pengelompokan ulangnya. Belahlah N\N^* menjadi tak berhingga banyak himpunan tak berhingga yang saling lepas (In)(I_n) (misalnya lewat pangkat prima, atau diagonalnya); lalu biarkanlah (kjn)j(k^n_j)_j mencacah InI_n dan tetapkan

Un=j1bkjn2j.U_n = \sum_{j\geq1} b_{k^n_j}\,2^{-j} .

Setiap UnU_n seragam: sebab digit binernya berupa bit adil yang bebas, sehingga P(Un[l2m,(l+1)2m))=2m\P(U_n \in [l2^{-m}, (l+1)2^{-m})) = 2^{-m} bagi setiap selang diadik, sedangkan selang diadik menentukan distribusinya (Teorema 9.7). Lalu UnU_n saling bebas: sebab semuanya fungsi blok saling lepas dari keluarga (bk)(b_k) yang bebas — secara formal, kejadian {UnDn}\{U_n \in D_n\} bagi DnD_n yang diadik bergantung pada berhingga banyak digit dari himpunan yang saling lepas, sehingga memfaktor; lalu argumen π\pi-sistemnya menaikkannya ke semua himpunan Borel.

Distribusi sembarang. Ambillah Gn(u)=inf{t:Fμn(t)u}G_n(u) = \inf\{t : F_{\mu_n}(t) \geq u\} (yakni fungsi kuantil bagi fungsi distribusi FμnF_{\mu_n}); lalu kesetaraan kuncinya Gn(u)t    uFμn(t)G_n(u) \leq t \iff u \leq F_{\mu_n}(t) (menurut kekontinuan kanan FF dan kemonotonannya) menunjukkan bahwa Xn=Gn(Un)X_n = G_n(U_n) terukur dengan P(Xnt)=P(UnFμn(t))=Fμn(t)\P(X_n \leq t) = \P(U_n \leq F_{\mu_n}(t)) = F_{\mu_n}(t): jadi berdistribusi μn\mu_n; sedangkan kebebasannya diwarisi (sebab fungsi variabel yang bebas, Latihan 22.3).

Contoh 22.7 (Masalah ulang tahun, secara jujur)

Di antara nn orang yang ulang tahunnya bebas dan seragam atas N=365N = 365 hari, peluang bahwa semua ulang tahunnya berbeda adalah

pn=k=1n1(1kN),p_n = \prod_{k=1}^{n-1}\Bigl(1 - \frac kN\Bigr),

lewat pensyaratan berulang (atau langsung: yakni yang menguntungkan N(N1)(Nn+1)N(N-1)\cdots(N - n + 1) atas total NnN^n, yakni argumen pencacahan yang dijadikan ketat oleh rumus hasil kali kebebasannya). Lalu dengan mengambil logaritma dan memakai ln(1x)=x+O(x2)-\ln(1 - x) = x + O(x^2):

lnpn=n(n1)2N+O(n3N2),sehinggapnen2/2N.\ln p_n = -\frac{n(n-1)}{2N} + O\Bigl(\frac{n^3}{N^2}\Bigr), \qquad\text{sehingga}\qquad p_n \approx \eu^{-n^2/2N} .

Titik baliknya pn=12p_n = \frac12 terletak di n2Nln21.18Nn \approx \sqrt{2N\ln2} \approx 1.18\sqrt N: untuk N=365N = 365, n=23n = 23 (dengan p23=0.4927p_{23} = 0.4927). Ada dua pelajaran. Pertama, tumbukan di antara nn benda dalam NN kotak muncul pada skala nNn \sim \sqrt N, bukan nNn \sim N — yakni penskalaan ulang tahun yang mengatur tumbukan hash dan ongkos N\sqrt N bagi serangan ulang tahun dalam kriptografi. Kedua, perhitungannya adalah sebuah cetakan: sebab (n2)\binom n2 kejadian tumbukan berpasangannya tidak bebas, namun jawabannya berperilaku seolah-olah bebas (sebab e(n2)/N\eu^{-\binom n2/N} persis merupakan heuristik pasangan-bebasnya) — yakni contoh pertama hampiran Poisson yang dijadikan ketat pada soal akhir pekan Bab 23 (yakni ketaksamaan Le Cam).

22.3 Borel–Cantelli dan hukum nol–satu

Teorema 22.8 (Borel–Cantelli)

Misalkan (An)(A_n) kejadian dan lim supAn=NnNAn\limsup A_n = \bigcap_N \bigcup_{n\geq N}A_n (“AnA_n terjadi tak berhingga kali”).

  1. Jika P(An)<\sum\P(A_n) < \infty, maka P(lim supAn)=0\P(\limsup A_n) = 0.
  2. Jika P(An)=\sum\P(A_n) = \infty dan AnA_n saling bebas, maka P(lim supAn)=1\P(\limsup A_n) = 1.

Bukti. (1) adalah Latihan 9.4. (2): untuk NMN \leq M, kebebasan komplemennya (Latihan 22.3) memberikan

P(n=NMAnc)=n=NM(1P(An))exp(n=NMP(An))M0\P\Bigl(\bigcap_{n=N}^{M}A_n^c\Bigr) = \prod_{n=N}^M\bigl(1 - \P(A_n)\bigr) \leq \exp\Bigl(-\sum_{n=N}^M\P(A_n)\Bigr) \xrightarrow[M \to \infty]{} 0

(sebab 1xex1 - x \leq \eu^{-x}; dan deretnya divergen). Jadi P(nNAn)=1\P\bigl(\bigcup_{n\geq N}A_n\bigr) = 1 bagi setiap NN, sedangkan irisan menurun atas NN tetap berpeluang 11 (menurut kekontinuan dari atas, Proposisi 9.6).

Teorema 22.9 (Hukum nol–satu Kolmogorov)

Misalkan (Xn)(X_n) bebas dan T=Nσ(XN,XN+1,)\mathcal T = \bigcap_N\sigma(X_N, X_{N+1}, \dots) merupakan σ\sigma-aljabar ekor (yakni kejadian yang tak peka terhadap berhingga banyak XnX_n mana pun: konvergensi Xn\sum X_n, konvergensi Snn\frac{S_n}n, nilai lim sup\limsup, …). Maka setiap TTT \in \mathcal T mempunyai P(T){0,1}\P(T) \in \{0, 1\}.

Bukti. Tetapkanlah NN. Kedua σ\sigma-aljabar σ(X1,,XN)\sigma(X_1, \dots, X_N) dan σ(XN+1,)\sigma(X_{N+1}, \dots) saling bebas: sebab kejadian yang bergantung pada blok saling lepas memfaktor pada π\pi-sistem pembangkitnya (yakni silinder iN{XiBi}\bigcap_{i\leq N}\{X_i \in B_i\}, dan berturut-turut syarat berhingga atas variabel berikutnya), lalu Dynkin (Teorema 9.4, yang diterapkan dua kali, satu sisi setiap kali) memperluas pemfaktorannya. Sedangkan kejadian ekor TT terletak di σ(XN+1,)\sigma(X_{N+1}, \dots) bagi setiap NN: sehingga TT bebas dari setiap σ(X1,,XN)\sigma(X_1, \dots, X_N), jadi bebas dari σ\sigma-aljabar yang dibangkitkannya, σ(X1,X2,)\sigma(X_1, X_2, \dots) (yakni Dynkin sekali lagi: sebab gabungan σ(X1,,XN)\sigma(X_1,\dots,X_N) merupakan π\pi-sistem yang membangkitkannya). Padahal Tσ(X1,X2,)T \in \sigma(X_1, X_2, \dots) juga: jadi TT bebas dari dirinya sendiri, sehingga P(T)=P(TT)=P(T)2\P(T) = \P(T\cap T) = \P(T)^2: jadi P(T){0,1}\P(T) \in \{0, 1\}.

22.4 Jenis konvergensi

Definisi 22.10

Berlaku XnXX_n \to X hampir pasti jika P(XnX)=1\P(X_n \to X) = 1; dalam peluang jika P(XnXε)0\P(\abs{X_n - X} \geq \varepsilon) \to 0 bagi setiap ε>0\varepsilon > 0; dan dalam LpL^p jika EXnXp0\E\abs{X_n - X}^p \to 0.

Proposisi 22.11

(a) konvergensi h.p. mengakibatkan konvergensi dalam peluang; (b) konvergensi LpL^p mengakibatkan konvergensi dalam peluang; (c) konvergensi dalam peluang mengakibatkan konvergensi h.p. sepanjang sebuah subbarisan; (d) tak ada implikasi lain yang berlaku secara umum.

Bukti. (a) P(XnXε)P(supmnXmXε)P(lim sup{XmXε})=0\P(\abs{X_n - X} \geq \varepsilon) \leq \P\bigl(\sup_{m\geq n}\abs{X_m - X} \geq \varepsilon\bigr) \downarrow \P\bigl(\limsup\{\abs{X_m - X} \geq \varepsilon\}\bigr) = 0 di bawah konvergensi h.p. (menurut kekontinuan dari atas; sebab kejadian limsupnya mengecualikan konvergensinya). (b) Markov: P(XnXε)εpEXnXp\P(\abs{X_n - X} \geq \varepsilon) \leq \varepsilon^{-p}\,\E\abs{X_n - X}^p. (c) Pilihlah nkn_k dengan P(XnkX2k)2k\P(\abs{X_{n_k} - X} \geq 2^{-k}) \leq 2^{-k}; lalu Borel–Cantelli (1) membuat XnkX<2k\abs{X_{n_k} - X} < 2^{-k} pada akhirnya, secara h.p. (d) Mesin tiknya (Latihan 12.3) pada ([0,1],λ)(\intcc01, \lambda) konvergen dalam L1L^1 dan dalam peluang tetapi tak di mana pun secara titik demi titik; sedangkan n1(0,1/n)0n\mathbf 1_{\intoo0{1/n}} \to 0 secara h.p. tetapi tidak dalam L1L^1; rinciannya dan sisa contoh tandingnya ada di Latihan 22.6.

22.5 Hukum bilangan besar

Sepanjang bagian ini, (Xn)(X_n) bebas dan berdistribusi sama (i.i.d.), dengan Sn=X1++XnS_n = X_1 + \dots + X_n.

Teorema 22.12 (Hukum lemah bilangan besar)

Jika X1L2X_1 \in L^2, dengan m=EX1m = \E X_1:

P(Snnmε)V(X1)nε2n0:\P\Bigl(\Bigl|\frac{S_n}{n} - m\Bigr| \geq \varepsilon\Bigr) \leq \frac{\V(X_1)}{n\,\varepsilon^2} \xrightarrow[n\to\infty]{} 0 :

sehingga Snnm\frac{S_n}n \to m dalam peluang (dan dalam L2L^2).

Bukti. Berlaku ESnn=m\E\frac{S_n}n = m dan V(Snn)=nV(X1)n2\V\bigl(\frac{S_n}n\bigr) = \frac{n\V(X_1)}{n^2} (Teorema 22.5); lalu Chebyshev.

Teorema 22.13 (Hukum kuat bilangan besar)

Jika X1L1X_1 \in L^1, maka

Snnnh.p.E[X1].\frac{S_n}{n} \xrightarrow[n\to\infty]{\text{h.p.}} \E[X_1].

Kita buktikan di sini di bawah hipotesis yang lebih kuat X1L4X_1 \in L^4; sedangkan kasus umumnya (L1L^1: yakni bukti Etemadi) adalah soal akhir pekannya.

Bukti di bawah EX14<\E X_1^4 < \infty. Dengan memusatkannya (XiXimX_i \mapsto X_i - m), anggaplah m=0m = 0. Lalu uraikan:

E[Sn4]=i,j,k,lE[XiXjXkXl]=nE[X14]+3n(n1)(E[X12])2Cn2,\E[S_n^4] = \sum_{i,j,k,l}\E[X_iX_jX_kX_l] = n\,\E[X_1^4] + 3n(n-1)\,\bigl(\E[X_1^2]\bigr)^2 \leq C\,n^2 ,

sebab kebebasan dan pemusatannya membunuh setiap suku yang memuat faktor terpencil (E[XiXjXkXl]=E[Xi]E[]=0\E[X_iX_jX_kX_l] = \E[X_i]\E[\cdots] = 0 kecuali indeksnya berpasangan: sehingga yang bertahan hanyalah nn suku i=j=k=li=j=k=l dan 3n(n1)3n(n-1) suku dengan dua pasangan berbeda). Lalu Markov:

P(Snnε)=P(Sn4n4ε4)Cn2n4ε4=Cε4n2,\P\Bigl(\Bigl|\frac{S_n}n\Bigr| \geq \varepsilon\Bigr) = \P\bigl(S_n^4 \geq n^4\varepsilon^4\bigr) \leq \frac{Cn^2}{n^4\varepsilon^4} = \frac{C}{\varepsilon^4n^2},

yang terjumlahkan: sehingga Borel–Cantelli (1) memberikan, bagi setiap ε\varepsilon rasional, bahwa Sn/n<ε\abs{S_n/n} < \varepsilon pada akhirnya, secara h.p.; lalu mengirisnya atas εQ+\varepsilon \in \Q_+^* (yakni terbilang banyak kejadian berpeluang-11): jadi Sn/n0S_n/n \to 0 secara h.p.

Contoh 22.14 (Apa yang dibeli hukum kuatnya)

(a) Frekuensinya: bagi lemparan koin i.i.d., frekuensi sisi gambar yang teramati konvergen secara h.p. ke pp — yakni pembenaran empiris bagi peluang itu sendiri. (b) Monte Carlo: bagi gL1([0,1])g \in L^1(\intcc01) dan (Un)(U_n) seragam i.i.d. (Teorema 22.6), 1nkng(Uk)01g\frac1n\sum_{k\leq n}g(U_k) \to \int_0^1g secara h.p.: yakni integral lewat pencuplikan, pada dimensi mana pun, dengan laju yang tak bergantung dimensi n1/2\sim n^{-1/2} yang dipertajam pada Bab 23. (c) Bilangan normal: hampir setiap bilangan real mempunyai, pada uraian binernya, frekuensi asimtotik 12\frac12 bagi angka satu (terapkanlah hukum kuatnya pada variabel digit Teorema 22.6) — yakni teorema Borel, sebuah pernyataan tentang bilangan sehari-hari yang dibuktikan lewat ukuran: Soal 22.1 melengkapinya pada semua basis.

Metode 22.15

Urutan kerja bagi pernyataan asimtotik tentang barisan acak: (1) Apakah kejadiannya kejadian ekor? Jika ya, peluangnya 00 atau 11 (Teorema 22.9) dan tinggal diputuskan yang mana. (2) Untuk membuktikan pernyataan h.p.: Borel–Cantelli — yakni peluang yang terjumlahkan bagi kejadian yang “buruk”, lewat batas bertipe Markov/Chebyshev atas momen apa pun yang ada; sedangkan kebebasannya hanya diperlukan bagi arah konversnya. (3) Subbarisan + apitan: buktikanlah konvergensinya sepanjang subbarisan yang terkelola, lalu kendalikanlah ayunan di antaranya lewat kemonotonan atau ketaksamaan maksimal — yakni kerangka bukti Etemadi. (4) Untuk limit distribusinya, tunggulah Bab 23.

22.6 Latihan

Latihan 22.1

(a) Misalkan XX berfungsi distribusi FF yang kontinu dan naik sejati. Tunjukkanlah bahwa F(X)F(X) seragam pada [0,1]\intcc01, dan bahwa G(U)FG(U) \sim F bagi UU yang seragam, dengan G=F1G = F^{-1}: yakni simulasi lewat pembalikan. (b) Hitunglah fungsi distribusi dan kepadatan X2X^2 bagi XX yang seragam pada [1,1]\intcc{-1}1, dan bagi 1λlnU-\frac1\lambda\ln U dengan UU yang seragam pada (0,1)\intoo01.

Solusi

Solusi Latihan 22.1.

(a) Untuk u(0,1)u \in \intoo01: P(F(X)u)=P(XF1(u))=F(F1(u))=u\P(F(X) \leq u) = \P(X \leq F^{-1}(u)) = F(F^{-1}(u)) = u (sebab kekontinuan dan kemonotonan sejatinya menjadikan FF bijeksi ke (0,1)\intoo01 dengan {F(X)u}={XF1(u)}\{F(X) \leq u\} = \{X \leq F^{-1}(u)\}): jadi F(X)F(X) seragam. Sebaliknya P(G(U)t)=P(UF(t))=F(t)\P(G(U) \leq t) = \P(U \leq F(t)) = F(t): jadi untuk menyimulasikan sebuah distribusi, terapkanlah fungsi distribusi balikannya pada cuplikan seragam.

(b) Ambillah Y=X2Y = X^2 dengan XX seragam pada [1,1]\intcc{-1}1: bagi t[0,1]t \in \intcc01, FY(t)=P(tXt)=tF_Y(t) = \P(-\sqrt t \leq X \leq \sqrt t) = \sqrt t: jadi kepadatannya 12t1(0,1)\frac1{2\sqrt t}\mathbf 1_{\intoo01}. Sedangkan P(1λlnUt)=P(Ueλt)=1eλt\P\bigl(-\frac1\lambda\ln U \leq t\bigr) = \P(U \geq \eu^{-\lambda t}) = 1 - \eu^{-\lambda t}: yakni eksponensial E(λ)\mathcal E(\lambda) — yakni pembalikan dalam aksi.

Latihan 22.2

(a) Hitunglah rata-rata dan varians distribusi Poisson P(λ)\mathcal P(\lambda) dan geometrik lewat teorema transfernya. (b) Tunjukkanlah bahwa peubah acak positif TT dengan P(T>t)>0\P(T > t) > 0 bagi setiap tt memenuhi sifat tanpa ingatan P(T>t+sT>t)=P(T>s)\P(T > t + s \mid T > t) = \P(T > s) bagi setiap s,t0s, t \geq 0 jika dan hanya jika TT eksponensial. (Sebab fungsi kesintasannya memenuhi persamaan fungsional Cauchy; sedangkan kemonotonannya menggantikan kekontinuannya.)

Solusi

Solusi Latihan 22.2.

(a) Poisson: EX=k0keλλkk!=λ\E X = \sum_{k\geq0}k\,\eu^{-\lambda} \frac{\lambda^k}{k!} = \lambda, E[X(X1)]=λ2\E[X(X-1)] = \lambda^2, sehingga V=λ2+λλ2=λ\V = \lambda^2 + \lambda - \lambda^2 = \lambda. Geometrik (dengan P(X=k)=p(1p)k1\P(X = k) = p(1-p)^{k-1}): EX=1p\E X = \frac1p, V=1pp2\V = \frac{1-p}{p^2} (turunkanlah deret geometriknya dua kali).

(b) Fungsi G(t)=P(T>t)G(t) = \P(T > t) tak naik dengan G(0+)G(0^+)\dots G ⁣:[0,)(0,1]G \colon \intco0\infty \to \intoc01; dan ketiadaan ingatannya berbunyi G(t+s)=G(t)G(s)G(t + s) = G(t)G(s). Maka G(nt)=G(t)nG(n t) = G(t)^n dan G(t/n)=G(t)1/nG(t/n) = G(t)^{1/n}: sehingga G(q)=G(1)qG(q) = G(1)^q bagi q0q \geq 0 yang rasional; lalu dengan menulis G(1)=eλG(1) = \eu^{-\lambda} (dengan (0,1)\in \intoo01: sebab G(1)=1G(1) = 1 akan memaksa G1G \equiv 1, yang mustahil bagi peubah acak berhingga; sedangkan G(1)=0G(1) = 0 terkecualikan oleh hipotesisnya) lalu mengapit sembarang tt di antara bilangan rasional (menurut kemonotonannya): G(t)=eλtG(t) = \eu^{-\lambda t} — yakni distribusi eksponensialnya. Sedangkan konversnya sebuah perhitungan.

Latihan 22.3 ★★

(a) Tunjukkanlah bahwa jika X1,,XnX_1, \dots, X_n bebas dan fif_i fungsi Borel, maka fi(Xi)f_i(X_i) bebas. (b) Tunjukkanlah bahwa kejadian A1,,AnA_1, \dots, A_n bebas jika dan hanya jika komplemennya bebas, jika dan hanya jika indikator 1Ai\mathbf 1_{A_i} merupakan peubah acak yang bebas. (c) (Bebas berpasangan itu lebih lemah) Dua koin adil: A=A = yang pertama gambar, B=B = yang kedua gambar, C=C = keduanya sama. Tunjukkanlah bahwa A,B,CA, B, C bebas berpasangan tetapi tidak bebas.

Solusi

Solusi Latihan 22.3.

(a) Berlaku σ(fi(Xi))=fi(Xi)1(B)Xi1(B)=σ(Xi)\sigma(f_i(X_i)) = f_i(X_i)^{-1}(\mathcal B) \subseteq X_i^{-1}(\mathcal B) = \sigma(X_i) (sebab fif_i Borel), sedangkan sub-σ\sigma-aljabar dari σ\sigma-aljabar yang bebas juga bebas (sebab identitas pendefinisinya berlaku lebih-lebih lagi).

(b) Berlaku σ(Ai)={,Ai,Aic,Ω}=σ(Aic)=σ(1Ai)\sigma(A_i) = \{\varnothing, A_i, A_i^c, \Omega\} = \sigma(A_i^c) = \sigma(\mathbf 1_{A_i}): sehingga ketiga pernyataannya menegaskan kebebasan σ\sigma-aljabar yang sama. (Bahwa pemfaktoran atas AiA_i merambat ke komplemennya adalah argumen λ\lambda-sistem di dalam kesetaraan Definisi 22.4 — atau inklusi-eksklusi langsung.)

(c) Berlaku P(A)=P(B)=P(C)=12\P(A) = \P(B) = \P(C) = \frac12; sedangkan AB=AC=BCA\cap B = A\cap C = B\cap C pada pasangannya: sebab setiap irisannya adalah “keduanya gambar” atau yang serupa, berpeluang 14\frac14: jadi bebas berpasangan. Padahal P(ABC)=P(GG)=1418\P(A\cap B\cap C) = \P(\text{GG}) = \frac14 \neq \frac18: jadi tidak bebas — sebab CC ditentukan oleh AA dan BB.

Latihan 22.4 ★★

(a) (Monyet tak berhingga) Barisan i.i.d. ketukan tombol seragam pada abjad berhingga secara h.p. memuat setiap teks berhingga tak berhingga kali: buktikanlah dengan Borel–Cantelli (2) pada blok yang saling lepas. (b) (Rentetan) Bagi bit adil i.i.d., misalkan RnR_n panjang rentetan angka satu yang mulai di posisi nn. Tunjukkanlah bahwa secara h.p. Rn(1+ε)log2nR_n \geq (1+\varepsilon)\log_2n hanya berhingga kali, sedangkan Rnlog2nR_n \geq \log_2 n tak berhingga kali (lewat kedua paruh Borel–Cantelli; dan untuk yang kedua, berpindahlah ke blok saling lepas demi memperoleh kebebasan): sehingga rentetan terpanjang pada nn digit pertamanya tumbuh seperti log2n\log_2n.

Solusi

Solusi Latihan 22.4.

(a) Misalkan teks TT berpanjang LL dan q=aLq = a^{-L} (dengan aa sebagai ukuran abjadnya). Kejadian Ek={E_k = \{posisi kL+1,,(k+1)LkL+1, \dots, (k+1)L mengeja T}T\} saling bebas (sebab blok huruf i.i.d. yang saling lepas), masing-masing berpeluang q>0q > 0: jadi P(Ek)=\sum\P(E_k) = \infty, sehingga Borel–Cantelli (2) memberikan tak berhingga banyak kemunculan secara h.p.

(b) Untuk yang atas: P(Rn(1+ε)log2n)2(1+ε)log2n=n(1+ε)\P\bigl(R_n \geq (1+\varepsilon)\log_2n\bigr) \leq 2^{-(1+\varepsilon)\log_2n} = n^{-(1+\varepsilon)}, yang terjumlahkan: jadi menurut Borel–Cantelli (1), secara h.p. hanya berhingga banyak nn semacam itu. Untuk yang bawah: kemaslah blok saling lepas — yang ke-jj berpanjang j=log2sj\ell_j = \lceil\log_2s_j\rceil dan mulai di sj=i<jis_j = \sum_{i<j}\ell_i; lalu kejadian “blok jj seluruhnya satu” saling bebas dengan peluang 2j1sj1jlog2j2^{-\ell_j} \asymp \frac1{s_j} \asymp \frac1{j\log_2 j}, yang jumlahnya divergen: sehingga Borel–Cantelli (2) memberikan tak berhingga banyak blok seluruhnya satu, yakni Rsjlog2sjR_{s_j} \geq \log_2 s_j tak berhingga kali. Bersama-sama: panjang rentetan maksimal pada nn digit pertamanya adalah (1+o(1))log2n(1 + o(1))\log_2n secara h.p.

Latihan 22.5 ★★

Misalkan (Xn)(X_n) bebas. (a) Tunjukkanlah bahwa jari-jari konvergensi Xnzn\sum X_n z^n merupakan konstanta h.p. (mungkin 00 atau \infty). (b) Tunjukkanlah bahwa P(Xn konvergen){0,1}\P(\sum X_n \text{ konvergen}) \in \{0, 1\} dan P(Sn/nm){0,1}\P(S_n/n \to m) \in \{0,1\}. (c) Berikanlah kejadian tentang (Xn)(X_n) yang bukan kejadian ekor, lalu periksalah bahwa hukum nol–satunya bisa gagal padanya.

Solusi

Solusi Latihan 22.5.

(a) Nilai R=(lim supXn1/n)1R = \bigl(\limsup\abs{X_n}^{1/n}\bigr)^{-1} tak berubah jika berhingga banyak XnX_n diubah: sehingga bagi setiap NN, RR terukur-σ(XN,XN+1,)\sigma(X_N, X_{N+1}, \dots), yakni terukur-ekor. Maka setiap kejadian {Rc}\{R \leq c\} berpeluang 00 atau 11 (Teorema 22.9), sehingga fungsi distribusi RR hanya mengambil nilai 0,10, 1: jadi ia melompat pada satu titik c0[0,+]c_0 \in \intcc0{+\infty}, dan R=c0R = c_0 secara h.p.

(b) Konvergensi Xn\sum X_n dan konvergensi Snn\frac{S_n}n tak peka terhadap perubahan berhingga banyak sukunya (untuk yang kedua: sebab suku yang diubah menyumbang O(1/n)0O(1/n) \to 0): jadi keduanya kejadian ekor; lalu hukum nol–satunya berlaku.

(c) Kejadian {X1>0}\{X_1 > 0\} bergantung pada X1X_1: bagi tanda i.i.d. (dengan P(X1=±1)=12\P(X_1 = \pm1) = \frac12), peluangnya 12{0,1}\frac12 \notin \{0,1\} — dan tak ada pertentangan, sebab ia bukan kejadian ekor.

Latihan 22.6 ★★

Pada ([0,1],λ)(\intcc01, \lambda), tunjukkanlah — beserta buktinya — peubah acak sedemikian sehingga: (a) Xn0X_n \to 0 dalam peluang dan dalam setiap LpL^p, tetapi tak di mana pun secara h.p.; (b) Xn0X_n \to 0 secara h.p. tetapi tak dalam LpL^p mana pun; (c) Xn0X_n \to 0 dalam L1L^1 tetapi tak dalam L2L^2; (d) lalu tunjukkanlah: jika XnXX_n \to X dalam peluang dan XnYL1\abs{X_n} \leq Y \in L^1, maka XnXX_n \to X dalam L1L^1 (lewat subbarisan + konvergensi terdominasi + kiat subsubbarisannya).

Solusi

Solusi Latihan 22.6.

Bekerjalah pada ([0,1],λ)(\intcc01, \lambda). (a) Mesin tiknya 1In\mathbf 1_{I_n} (Latihan 12.3): Xnpp=λ(In)0\norm{X_n}_p^p = \lambda(I_n) \to 0 (bagi setiap p<p < \infty), sehingga juga dalam peluang; padahal pada setiap ω\omega nilai 00 dan 11 keduanya berulang: jadi tak ada konvergensi titik demi titik di mana pun. (b) Berlaku Xn=n1(0,1/n)0X_n = n\mathbf 1_{\intoo0{1/n}} \to 0 di luar 00, tetapi Xnpn11/p1\norm{X_n}_p \geq n^{1 - 1/p} \geq 1. (c) Ambillah Xn=n1(0,1/n)X_n = \sqrt n\,\mathbf 1_{\intoo0{1/n}}: maka EXn=n1/20\E\abs{X_n} = n^{-1/2} \to 0, sedangkan EXn2=1\E X_n^2 = 1. (d) Dari sembarang subbarisan sarikanlah (menurut konvergensi dalam peluangnya) subbarisan lebih lanjut yang konvergen secara h.p. (Proposisi 22.11(c)); lalu konvergensi terdominasinya memberikan konvergensi L1L^1 sepanjangnya, dengan limit yang sama XX. Jadi setiap subbarisan barisan numerik EXnX\E\abs{X_n - X} mempunyai subsubbarisan yang menuju 00: sehingga seluruh barisannya menuju 00.

Latihan 22.7 ★★

Sebuah jajak pendapat menaksir proporsi pp yang tak diketahui lewat frekuensi empiris p^n\hat p_n atas nn penarikan yang bebas. (a) Chebyshev: tunjukkanlah P(p^npε)14nε2\P(\abs{\hat p_n - p} \geq \varepsilon) \leq \frac1{4n\varepsilon^2} (pakailah p(1p)14p(1-p) \leq \frac14). (b) Berapa banyak penarikan yang menjamin galat 3%\leq 3\% dengan peluang 95%\geq 95\% menurut batas ini? (Jawaban sebenarnya, lewat Bab 23, kira-kira 10701070: jadi Chebyshev jujur tetapi kasar.)

Solusi

Solusi Latihan 22.7.

(a) Berlaku p^n=Snn\hat p_n = \frac{S_n}n dengan SnS_n yang binomial: sehingga V(p^n)=p(1p)n14n\V(\hat p_n) = \frac{p(1-p)}n \leq \frac1{4n}, lalu Chebyshev (Proposisi 22.3) memberikan batasnya. (b) Selesaikanlah 14n(0.03)20.05\frac1{4n(0.03)^2} \leq 0.05: n140.00090.055556n \geq \frac{1}{4\cdot0.0009\cdot0.05} \approx 5556. Sedangkan teorema limit pusatnya akan membenarkan n1070n \approx 1070 bagi jaminan yang sama: jadi Chebyshev membayar keumumannya dengan faktor 5\approx 5.

Latihan 22.8 ★★★

(Bernstein) Untuk fC([0,1])f \in \mathcal C(\intcc01) definisikanlah polinomial Bernstein Bnf(x)=k=0n(nk)xk(1x)nkf(kn)B_nf(x) = \sum_{k=0}^n\binom nkx^k(1-x)^{n-k}f\bigl(\frac kn\bigr). (a) Kenalilah Bnf(x)=E[f(Snn)]B_nf(x) = \E\bigl[f\bigl(\frac {S_n}n\bigr)\bigr] bagi SnS_n yang binomial B(n,x)\mathcal B(n, x). (b) Buktikanlah BnffB_nf \to f secara seragam pada [0,1]\intcc01: belahlah pada {Snnxδ}\{\abs{\frac{S_n}n - x} \leq \delta\} dan komplemennya, dengan memakai kekontinuan seragam dan Chebyshev beserta batas seragam V(Snn)14n\V(\frac{S_n}n) \leq \frac1{4n}. (c) Simpulkanlah: yakni bukti kedua yang bersifat peluang bagi teorema hampiran Weierstrass (Akibat 7.16), dengan laju eksplisit Bnff32ωf(n1/2)\norm{B_nf - f}_\infty \leq \frac32\,\omega_f(n^{-1/2}) bagi modulus kekontinuan ωf\omega_f — buktikanlah setidaknya bentuk O(ωf(n1/2))O(\omega_f(n^{-1/2}))-nya.

Solusi

Solusi Latihan 22.8.

(a) Jika SnB(n,x)S_n \sim \mathcal B(n, x), maka teorema transfernya memberikan E[f(Snn)]=k(nk)xk(1x)nkf(kn)=Bnf(x)\E\bigl[f(\frac{S_n}n)\bigr] = \sum_k\binom nkx^k(1-x)^{n-k}f(\frac kn) = B_nf(x).

(b)–(c) Misalkan ω=ωf\omega = \omega_f modulus kekontinuannya (dengan f(u)f(v)ω(uv)\abs{f(u) - f(v)} \leq \omega(\abs{u - v}), dan ω(cδ)(1+c)ω(δ)\omega(c \delta) \leq (1 + c)\,\omega(\delta) lewat perantaian langkahnya). Maka, bagi sembarang δ>0\delta > 0,

f(u)f(x)(1+(ux)2δ2)ω(δ)\abs{f(u) - f(x)} \leq \Bigl(1 + \frac{(u - x)^2}{\delta^2}\Bigr)\omega(\delta)

(jika uxδ\abs{u - x} \leq \delta, jelas; sedangkan jika tidak ω(ux)(1+uxδ)ω(δ)(1+(ux)2δ2)ω(δ)\omega(\abs{u-x}) \leq (1 + \frac{\abs{u-x}}\delta) \omega(\delta) \leq (1 + \frac{(u-x)^2}{\delta^2}) \omega(\delta)). Lalu ambillah nilai harapannya di u=Snnu = \frac{S_n}n:

Bnf(x)f(x)(1+V(Sn/n)δ2)ω(δ)(1+14nδ2)ω(δ);\abs{B_nf(x) - f(x)} \leq \Bigl(1 + \frac{\V(S_n/n)}{\delta^2}\Bigr)\omega(\delta) \leq \Bigl(1 + \frac{1}{4n\delta^2}\Bigr)\omega(\delta) ;

dengan δ=n1/2\delta = n^{-1/2}: Bnff54ω(n1/2)32ω(n1/2)0\norm{B_nf - f}_\infty \leq \frac54\,\omega\bigl(n^{-1/2}\bigr) \leq \frac32\,\omega\bigl(n^{-1/2}\bigr) \to 0 (menurut kekontinuan seragamnya pada kompak): yakni teorema Weierstrass yang bersifat peluang, dengan laju yang eksplisit dan seragam.

Latihan 22.9 ★★★

(Pengumpul kupon) Kartu dari nn jenis ditarik secara seragam dengan pengembalian; misalkan TnT_n banyaknya penarikan sampai semua jenisnya terlihat. (a) Tulislah Tn=k=1nτkT_n = \sum_{k=1}^{n}\tau_k dengan τk\tau_k yang geometrik berparameter nk+1n\frac{n - k + 1}n, dan τk\tau_k yang bebas, lalu simpulkanlah ETn=nHnnlnn\E T_n = n\,H_n \sim n\ln n (dengan HnH_n bilangan harmoniknya) dan V(Tn)π26n2\V(T_n) \leq \frac{\pi^2}6n^2. (b) Chebyshev: Tnnlnn1\frac{T_n}{n\ln n} \to 1 dalam peluang. (c) Pertajamlah dengan Borel–Cantelli: tunjukkanlah secara langsung P(Tn>βnlnn)n1β\P(T_n > \beta n\ln n) \leq n^{1 - \beta} bagi β>1\beta > 1 (lewat batas gabungan atas kejadian bahwa suatu jenis terlewat setelah βnlnn\beta n\ln n penarikan, dengan memakai 1xex1 - x \leq \eu^{-x}), lalu simpulkanlah bahwa sepanjang n=2mn = 2^m, secara h.p. TnβnlnnT_n \leq \beta n\ln n pada akhirnya, bagi setiap β>2\beta > 2.

Solusi

Solusi Latihan 22.9.

(a) Setelah k1k - 1 jenis terkumpul, setiap penarikan bersifat baru dengan peluang pk=nk+1np_k = \frac{n-k+1}n: jadi τk\tau_k geometrik (pk)(p_k), dan τk\tau_k saling bebas (sebab penarikannya bebas). Lalu jumlahnya: ETn=knnk+1=nHnnlnn\E T_n = \sum_k\frac n{n-k+1} = nH_n \sim n\ln n; V(Tn)=1pkpk2n2j=1n1j2π26n2\V(T_n) = \sum\frac{1 - p_k}{p_k^2} \leq n^2\sum_{j=1}^n\frac1{j^2} \leq \frac{\pi^2}6n^2.

(b) Chebyshev: P(TnnHnεnlnn)π2n2/6ε2n2ln2n0\P\bigl(\abs{T_n - nH_n} \geq \varepsilon n\ln n\bigr) \leq \frac{\pi^2n^2/6}{\varepsilon^2n^2\ln^2n} \to 0, sedangkan nHnnlnn1\frac{nH_n}{n\ln n} \to 1: sehingga Tnnlnn1\frac{T_n}{n\ln n} \to 1 dalam peluang.

(c) Lewat batas gabungannya: Tn>tT_n > t berarti suatu jenis tak terlihat setelah t\lceil t\rceil penarikan, sehingga P(Tn>t)n(11n)tnet/n\P(T_n > t) \leq n(1 - \frac1n)^{t} \leq n\,\eu^{-t/n}; lalu di t=βnlnnt = \beta n\ln n: n1β\leq n^{1 - \beta}. Untuk β>1\beta > 1, m2m(1β)<\sum_m 2^{m(1-\beta)} < \infty: sehingga Borel–Cantelli memberikan, sepanjang n=2mn = 2^m, secara h.p. TnβnlnnT_n \leq \beta n\ln n pada akhirnya — khususnya bagi setiap β>2\beta > 2 seperti yang dinyatakan (dan sembarang β>1\beta > 1 berhasil sepanjang subbarisannya).

Latihan 22.10 ★★

Dengan memakai konstruksi digitnya (Teorema 22.6): (a) periksalah lewat perhitungan langsung bahwa U=b2k2kU = \sum b_{2k}2^{-k} (yakni digit berindeks genap milik ω\omega yang seragam) bersifat seragam dan bebas dari V=b2k12kV = \sum b_{2k-1}2^{-k}; (b) simpulkanlah adanya bijeksi terukur sampai himpunan nol antara [0,1]\intcc01 dan [0,1]2\intcc01^2 yang mengawetkan ukuran, lalu berilah komentar: bahwa satu bilangan acak seragam memuat dua (bahkan terbilang banyak) bilangan bebas — bandingkanlah dengan kurva Peano (Soal 6.1), yang mencapai kesurjektifan tetapi tidak pengawetan ukuran ataupun keinjektifan.

Solusi

Solusi Latihan 22.10.

(a) Digit berindeks genap (b2k)k(b_{2k})_k merupakan bit adil i.i.d. (yakni subkeluarga keluarga digitnya yang bebas), sehingga U=kb2k2kU = \sum_kb_{2k}2^{-k} memberi setiap selang diadik peluangnya yang benar (seperti pada Teorema 22.6): jadi seragam; demikian pula VV; sedangkan (U,V)(U, V) bergantung pada blok digit yang saling lepas: jadi bebas (lewat pemfaktoran pada persegi panjang diadiknya, lalu Dynkin).

(b) Pemetaan Φ(ω)=(U(ω),V(ω))\Phi(\omega) = (U(\omega), V(\omega)) terukur dengan Φλ=λλ=λ2\Phi_*\lambda = \lambda\otimes\lambda = \lambda_2 (menurut kesamaannya pada persegi panjang diadik + ketunggalannya). Lalu menyelang-nyelingkan digitnya mendefinisikan sebuah balikan yang terdefinisi di luar himpunan (nol) berisi bilangan rasional diadik pada salah satu faktornya: yakni bijeksi yang mengawetkan ukuran antara himpunan bagian berukuran penuh [0,1]\intcc01 dan [0,1]2\intcc01^2. Bandingkanlah dengan Peano (Soal 6.1): sebab kekontinuannya memaksa kesurjektifan tanpa keinjektifan; sedangkan menukar kekontinuan dengan sekadar keterukuran membeli isomorfisma-ukuran — jadi dimensi tak terlihat oleh teori ukuran, tetapi terlihat oleh topologi.

Latihan 22.11 ★★

(Rekor) Misalkan (Xn)n1(X_n)_{n\geq1} i.i.d. dengan fungsi distribusi yang kontinu, dan katakanlah sebuah rekor terjadi pada waktu nn jika Xn>max(X1,,Xn1)X_n > \max(X_1, \dots, X_{n-1}) (dan waktu 11 adalah rekor). Misalkan RnR_n indikator rekornya. (a) Tunjukkanlah P(Rn=1)=1n\P(R_n = 1) = \frac1n (sebab menurut kesetangkupannya, masing-masing dari n!n! pengurutan X1,,XnX_1, \dots, X_n sama mungkinnya sedangkan seri berpeluang 00). (b) Tunjukkanlah bahwa RnR_n bersifat bebas (cacahlah pengurutan yang cocok dengan posisi rekor yang ditentukan, atau berargumenlah bahwa urutan relatif X1,,Xn1X_1, \dots, X_{n-1} bersifat bebas dari peringkat XnX_n di antaranya). (c) Simpulkanlah dari Borel–Cantelli (Teorema 22.8, kedua paruhnya) bahwa tak berhingga banyak rekor terjadi secara h.p., tetapi rekor pada waktu berurutan n,n+1n, n+1 terjadi tak berhingga kali dengan peluang — putuskanlah yang mana! — lalu hitunglah nP(Rn=1,Rn+1=1)\sum_n\P(R_n = 1, R_{n+1} = 1).

Solusi

Solusi Latihan 22.11.

(a) Kekontinuan distribusinya menjadikan seri sebagai kejadian nol (seperti pada argumen statistik terurut di babnya), sedangkan n!n! pengurutan relatif (X1,,Xn)(X_1, \dots, X_n) bersifat tertukarkan, sehingga sama mungkinnya. Lalu Rn=1R_n = 1 berarti maksimumnya duduk pada posisi terakhir: jadi berpeluang (n1)!n!=1n\frac{(n-1)!}{n!} = \frac1n.

(b) Tetapkanlah nn lalu syaratkan pada urutan relatif X1,,Xn1X_1, \dots, X_{n-1}: menyisipkan XnX_n ke nn celah peringkat yang mungkin bersifat seragam dan bebas dari urutan itu (menurut ketertukaran nn-tupelnya). Karena itu RnR_n (yakni kejadian “XnX_n menempati celah teratas”) bebas dari seluruh riwayat rekornya (R1,,Rn1)(R_1, \dots, R_{n-1}), yang merupakan fungsi urutan relatif n1n - 1 variabel pertamanya. Lalu induksinya memberikan kebebasan penuh dengan P(Rn=1)=1n\P(R_n = 1) = \frac1n.

(c) Berlaku P(Rn=1)=1n=\sum\P(R_n = 1) = \sum\frac1n = \infty beserta kebebasannya: sehingga paruh kedua Borel–Cantelli memberikan rekor tak berhingga kali secara h.p. (rekornya tak pernah berhenti — tetapi menipis secara logaritmik: E[#rekorn]=Hnlnn\E[\#\text{rekor} \leq n] = H_n \approx \ln n). Untuk rekor berurutan: P(Rn=Rn+1=1)=1n(n+1)\P(R_n = R_{n+1} = 1) = \frac1{n(n+1)} (menurut kebebasannya), dan

n1n(n+1)=n(1n1n+1)=1<:\sum_n\frac1{n(n+1)} = \sum_n\Bigl(\frac1n - \frac1{n+1}\Bigr) = 1 < \infty :

sehingga paruh pertama Borel–Cantelli berlaku — jadi hanya berhingga banyak pasangan rekor berurutan yang terjadi, secara h.p.

Latihan 22.12 ★★

(Rentetan gambar terpanjang) Lemparkanlah koin adil tak berhingga kali, lalu misalkan LnL_n panjang rentetan terpanjang sisi gambar yang berurutan di dalam nn lemparan pertamanya. (a) Tunjukkanlah bahwa bagi setiap ε>0\varepsilon > 0, secara h.p. Ln(1+ε)log2nL_n \leq (1 + \varepsilon)\log_2n pada akhirnya (sebab peluang bahwa suatu rentetan berpanjang \ell mulai di antara nn lemparan pertamanya paling banyak n2n2^{-\ell}; lalu Borel–Cantelli sepanjang n=2kn = 2^k). (b) Tunjukkanlah bahwa secara h.p. Ln(1ε)log2nL_n \geq (1 - \varepsilon)\log_2n pada akhirnya (potonglah nn lemparan pertamanya menjadi n/\lfloor n/\ell\rfloor blok saling lepas berpanjang =(1ε)log2n\ell = \lceil(1 - \varepsilon)\log_2n\rceil; blok itu saling bebas, masing-masing seluruhnya gambar dengan peluang 22^{-\ell}, sedangkan peluang bahwa tak satu pun seluruhnya gambar paling banyak exp(n2/)\exp(-n2^{-\ell}/\ell); lalu jumlahkanlah sepanjang n=2kn = 2^k lagi). (c) Simpulkanlah Lnlog2n1\frac{L_n}{\log_2n} \to 1 secara h.p.: bahwa dalam sejuta lemparan adil kita patut menantikan rentetan sekitar 2020 gambar — dan sekumpulan data tanpa itu boleh jadi dikarang.

Solusi

Solusi Latihan 22.12.

(a) Sebuah rentetan berpanjang \ell yang mulai di posisi ini \leq n berpeluang 22^{-\ell}; lalu lewat batas gabungannya: P(Ln)n2\P(L_n \geq \ell) \leq n2^{-\ell}. Dengan n=(1+ε)log2n\ell_n = (1 + \varepsilon)\log_2n: P(Lnn)nε\P(L_n \geq \ell_n) \leq n^{-\varepsilon}. Lalu sepanjang n=2kn = 2^k: k2kε<\sum_k2^{-k\varepsilon} < \infty, sehingga secara h.p. L2k<(1+ε)kL_{2^k} < (1+\varepsilon)k pada akhirnya (menurut Borel–Cantelli); sedangkan bagi nn yang umum ambillah 2k1<n2k2^{k-1} < n \leq 2^k lalu pakailah kemonotonan LnL_n ditambah log22k1log2n\log_22^{k-1} \leq \log_2n: LnL2k<(1+ε)k(1+ε)kk1log2nL_n \leq L_{2^k} < (1 + \varepsilon)k \leq (1 + \varepsilon)\frac{k}{k-1} \log_2n, dan faktor tambahannya terserap dengan sedikit membesarkan ε\varepsilon.

(b) Dengan =(1ε)log2n\ell = \lceil(1 - \varepsilon)\log_2n\rceil dan m=n/m = \lfloor n/\ell\rfloor blok saling lepas: bloknya saling bebas, masing-masing seluruhnya gambar dengan peluang 2n(1ε)/22^{-\ell} \geq n^{-(1-\varepsilon)}/2, sehingga

P(Ln<)(12)mexp(m2)exp(cnεlog2n)\P(L_n < \ell) \leq \bigl(1 - 2^{-\ell}\bigr)^{m} \leq \exp\bigl(-m2^{-\ell}\bigr) \leq \exp\Bigl(-c\,\frac{n^{\varepsilon}}{\log_2n}\Bigr)

bagi sebuah konstanta c>0c > 0 dan nn yang besar. Peluang ini terjumlahkan sepanjang n=2kn = 2^k (bahkan sepanjang semua nn): sehingga Borel–Cantelli memberikan secara h.p. Ln(1ε)log2nL_n \geq (1 - \varepsilon)\log_2n pada akhirnya (sedangkan kemonotonannya mengisi di antara 2k2^k seperti pada (a), tanpa bahaya).

(c) Kedua batasnya sepanjang barisan ε=1j\varepsilon = \frac1j, lalu dengan mengiriskan terbilang banyak kejadian berukuran penuh: Lnlog2n1\frac{L_n}{\log_2n} \to 1 secara h.p. Untuk n=106n = 10^6: log2n19.9\log_2n \approx 19.9 — jadi rentetan 20\approx 20 gambar bukanlah anomali yang mencurigakan melainkan kepastian matematis, sedangkan ketiadaannya justru bukti bahwa manusia memalsukan “keacakan” (sebab manusia jarang berani menulis lebih dari 55 atau 66 gambar berturut-turut).

22.7 Soal: bukti Etemadi bagi hukum kuatnya

Soal 22.1

Soal akhir pekan — hukum kuat bilangan besar bagi variabel i.i.d. yang terintegralkan

Hukum kuat Kolmogorov — SnnEX1\frac{S_n}n \to \E X_1 secara h.p. bagi XnL1X_n \in L^1 yang i.i.d. — lama hanya mempunyai bukti yang berbelit; lalu pada 1981 N. Etemadi menemukan satu bukti yang sangat hemat, tanpa memakai apa pun di luar bab ini (bahkan dengan melemahkan kebebasannya menjadi kebebasan berpasangan). Kita ikuti buktinya. Misalkan (Xn)(X_n) bebas berpasangan, berdistribusi identik, dan terintegralkan; dengan m=EX1m = \E X_1, Sn=X1++XnS_n = X_1 + \dots + X_n.

Bagian I — Reduksinya.

  1. Tunjukkanlah bahwa cukup ditangani Xn0X_n \geq 0 (belahlah Xn=Xn+XnX_n = X_n^+ - X_n^-: lalu periksalah bahwa kedua paruhnya kembali bebas berpasangan, i.i.d., dan terintegralkan). Selanjutnya anggaplah Xn0X_n \geq 0.
  2. (Pemenggalan) Misalkan Yn=Xn1XnnY_n = X_n\,\mathbf 1_{X_n \leq n} dan Sn=Y1++YnS_n^* = Y_1 + \dots + Y_n. Tunjukkanlah

    n1P(XnYn)=n1P(X1>n)E[X1]<\sum_{n\geq1}\P(X_n \neq Y_n) = \sum_{n\geq1}\P(X_1 > n) \leq \E[X_1] < \infty

    (Latihan 11.3), lalu simpulkanlah lewat Borel–Cantelli bahwa SnSnn0\frac{S_n - S_n^*}{n} \to 0 secara h.p.: sehingga cukup dibuktikan Snnm\frac{S^*_n}n \to m secara h.p.

  3. Tunjukkanlah EYn=E[X11X1n]m\E Y_n = \E\bigl[X_1\mathbf 1_{X_1\leq n}\bigr] \to m (menurut konvergensi monoton), sehingga 1nknEYkm\frac1n\sum_{k\leq n}\E Y_k \to m (Cesàro): jadi cukup dibuktikan SnESnn0\frac{S_n^* - \E S_n^*}{n} \to 0 secara h.p.

Bagian II — Taksiran variansnya.

  1. Tunjukkanlah

    V(Yn)E[Yn2]=E[X121X1n]\V(Y_n) \leq \E[Y_n^2] = \E\bigl[X_1^2\,\mathbf 1_{X_1 \leq n}\bigr]

    lalu, dengan memakai kue berlapisnya (Proposisi 11.8), batas kuncinya

    n1V(Yn)n2n11n2E[X121X1n]CE[X1]<\sum_{n\geq1}\frac{\V(Y_n)}{n^2} \leq \sum_{n\geq1}\frac1{n^2}\, \E\bigl[X_1^2\mathbf 1_{X_1\leq n}\bigr] \leq C\,\E[X_1] < \infty

    (tukarlah jumlahnya dengan nilai harapannya — yakni Tonelli bagi deret — lalu batasilah nx1n22max(x,1)\sum_{n \geq x}\frac1{n^2} \leq \frac2{\max(x,1)} bagi taksiran dalamnya x2nxn22xx^2\sum_{n\geq x}n^{-2} \leq 2x).

Bagian III — Konvergensi sepanjang subbarisan geometrik. Tetapkanlah α>1\alpha > 1 lalu misalkan kj=αjk_j = \lfloor\alpha^j\rfloor.

  1. Dengan memakai kebebasan berpasangannya (sebab variansnya menjumlah, Teorema 22.5 — periksalah bahwa keaditifan variansnya hanya memerlukan kebebasan berpasangan) dan Chebyshev, tunjukkanlah bagi setiap ε>0\varepsilon > 0:

    j1P(SkjESkjkjε)1ε2j11kj2nkjV(Yn)=1ε2n1V(Yn)j:kjn1kj2.\sum_{j\geq1}\P\Bigl(\Bigl| \frac{S^*_{k_j} - \E S^*_{k_j}}{k_j}\Bigr| \geq \varepsilon\Bigr) \leq \frac1{\varepsilon^2}\sum_{j\geq1}\frac1{k_j^2} \sum_{n\leq k_j}\V(Y_n) = \frac1{\varepsilon^2}\sum_{n\geq1}\V(Y_n) \sum_{j\,:\,k_j\geq n}\frac1{k_j^2} .
  2. Tunjukkanlah j:kjnkj2Cαn2\sum_{j : k_j \geq n}k_j^{-2} \leq \frac{C_\alpha}{n^2} (lewat deret geometrik; dan waspadalah pada fungsi lantainya: yakni kehati-hatian bertipe kjαj2k_j \geq \frac{\alpha^j}2 bagi αj2\alpha^j \geq 2), lalu simpulkanlah dengan pertanyaan 4 dan Borel–Cantelli:

    SkjESkjkjjh.p.0,sehinggaSkjkjm h.p.\frac{S^*_{k_j} - \E S^*_{k_j}}{k_j} \xrightarrow[j\to\infty]{\text{h.p.}} 0, \qquad\text{sehingga}\qquad \frac{S^*_{k_j}}{k_j} \to m \ \text{h.p.}

Bagian IV — Apitan dan kesimpulannya.

  1. Untuk kjnkj+1k_j \leq n \leq k_{j+1}, pakailah kemonotonan SnS^*_n (sebab sukunya tak negatif!) untuk menunjukkan

    kjkj+1Skjkj    Snn    kj+1kjSkj+1kj+1,\frac{k_j}{k_{j+1}}\,\frac{S^*_{k_j}}{k_j} \;\leq\; \frac{S^*_n}{n} \;\leq\; \frac{k_{j+1}}{k_j}\,\frac{S^*_{k_{j+1}}}{k_{j+1}},

    lalu simpulkanlah, secara h.p.:

    mαlim infSnnlim supSnnαm.\frac m\alpha \leq \liminf\frac{S^*_n}n \leq \limsup\frac{S^*_n}n \leq \alpha\,m .
  2. Biarkanlah α1\alpha \downarrow 1 sepanjang sebuah barisan lalu simpulkanlah Snnm\frac{S_n^*}n \to m secara h.p., sehingga (menurut Bagian I) hukum kuat bilangan besar:

     Snnnh.p.E[X1]. \boxed{\ \frac{S_n}{n} \xrightarrow[n\to\infty]{\text{h.p.}} \E[X_1].\ }
  3. Di manakah persisnya kebebasan berpasangan (alih-alih kebebasan penuh) sudah mencukupi? Daftarkanlah ketiga tempat yang hipotesis bertipe kebebasan dipanggil di sana.

Bagian V — Dividennya.

  1. (Bilangan normal Borel) Tunjukkanlah bahwa menurut λ\lambda, hampir setiap x[0,1]x \in \intcc01 bersifat normal pada setiap basis b2b \geq 2: yakni setiap digit 0,,b10, \dots, b-1 muncul dengan frekuensi asimtotik 1b\frac1b (tetapkanlah bb dan sebuah digit, lalu terapkan hukum kuatnya pada variabel indikatornya — benarkanlah bahwa digit basis-bb sebuah variabel seragam bersifat seragam i.i.d. pada {0,,b1}\{0,\dots,b-1\} seperti pada Teorema 22.6 — lalu iriskanlah terbilang banyak kejadian berpeluang satu itu). Tunjukkanlah satu bilangan tak normal yang eksplisit, lalu renungkanlah: bahwa teoremanya menegaskan kenormalan hampir semua bilangan, padahal membuktikan kenormalan 2\sqrt2 atau π\pi tetap terbuka.
  2. (Monte Carlo, terjamin) Benarkanlah selengkapnya metode Contoh 22.14(b) bagi gL1([0,1]d)g \in L^1(\intcc01^d): bangunlah cuplikan seragam i.i.d. pada [0,1]d\intcc01^d dari Teorema 22.6 dan Latihan 22.10, lalu nyatakanlah apa yang diberikan hukum kuatnya.

Bagian VI — Apa yang dibeli kebebasan penuh: ketaksamaan maksimal dan deret acak. Etemadi hanya membelanjakan kebebasan berpasangan; sedangkan bagian sisanya memanfaatkan versi penuhnya (yang bersama). Misalkan (Zn)(Z_n) variabel L2L^2 terpusat yang bebas dan Sk=Z1++ZkS_k = Z_1 + \dots + Z_k (yakni notasi baru, yang tak berkaitan dengan XnX_n di atas).

  1. (Ketaksamaan maksimal Kolmogorov) Untuk ε>0\varepsilon > 0 buktikanlah

    P(max1knSkε)    1ε2k=1nV(Zk):\P\Bigl(\max_{1\leq k\leq n}\abs{S_k} \geq \varepsilon\Bigr) \;\leq\; \frac1{\varepsilon^2}\sum_{k=1}^n\V(Z_k) :

    Ongkos Chebyshev membeli maksimumnya (partisikanlah kejadiannya menurut indeks pertama kk yang Skε\abs{S_k} \geq \varepsilon; lalu pada keping itu tulislah Sn2Sk2+2Sk(SnSk)S_n^2 \geq S_k^2 + 2S_k(S_n - S_k) dan pakailah kebebasan koalisi (Z1,,Zk)(Z_1, \dots, Z_k) dan (Zk+1,,Zn)(Z_{k+1}, \dots, Z_n), Teorema 22.5). Tunjukkanlah langkah yang kebebasan berpasangannya tak lagi mencukupi di sana.

  2. (Teorema satu deret Khinchin–Kolmogorov) Simpulkanlah: bahwa jika nV(Zn)<\sum_n\V(Z_n) < \infty, maka nZn\sum_nZ_n konvergen hampir pasti (tunjukkanlah bahwa secara h.p. jumlah parsialnya membentuk barisan Cauchy: biarkanlah mm \to \infty pada ketaksamaan maksimal yang diterapkan pada ZN+1,,ZN+mZ_{N+1}, \dots, Z_{N+m}, lalu biarkan NN \to \infty).
  3. (Deret Rademacher) Misalkan (εn)(\varepsilon_n) tanda i.i.d., dengan P(εn=±1)=12\P(\varepsilon_n = \pm1) = \frac12 (Teorema 22.6), dan misalkan (xn)(x_n) bilangan real. Tunjukkanlah bahwa nxnεn\sum_nx_n\varepsilon_n konvergen secara h.p. begitu nxn2<\sum_nx_n^2 < \infty; tunjukkanlah pula bahwa, apa pun (xn)(x_n)-nya, peluang bahwa nxnεn\sum_nx_n\varepsilon_n konvergen adalah 00 atau 11 (Teorema 22.9).
  4. Konversnya, secara elementer. Tetapkanlah Tn=knxkεkT_n = \sum_{k\leq n}x_k\varepsilon_k dan sn2=knxk2s_n^2 = \sum_{k\leq n}x_k^2, lalu andaikanlah sns_n \to \infty. (a) Buktikanlah ketaksamaan Paley–Zygmund: bahwa bagi Z0Z \geq 0 dengan EZ2<\E Z^2 < \infty dan 0<θ<10 < \theta < 1,

    P(Z>θEZ)    (1θ)2(EZ)2EZ2\P\bigl(Z > \theta\,\E Z\bigr) \;\geq\; (1 - \theta)^2\,\frac{(\E Z)^2}{\E Z^2}

    (belahlah EZ\E Z pada aras θEZ\theta\E Z lalu terapkanlah Cauchy–Schwarz pada keping atasnya). (b) Tunjukkanlah ETn43sn4\E T_n^4 \leq 3s_n^4. (c) Simpulkanlah P(Tn>sn2)316\P\bigl(\abs{T_n} > \frac{s_n}2\bigr) \geq \frac3{16} lalu simpulkanlah bahwa nxnεn\sum_nx_n\varepsilon_n divergen secara h.p.; sehingga dikotominya

    nxnεn konvergen h.p.    nxn2<.\sum_nx_n\varepsilon_n\ \text{konvergen h.p.} \iff \sum_nx_n^2 < \infty .
  5. (Deret harmonik acak) Simpulkanlah bahwa nεnns\sum_n\frac{\varepsilon_n}{n^s} konvergen secara h.p. jika dan hanya jika s>12s > \frac12. Untuk 12<s1\frac12 < s \leq 1 deretnya konvergen secara h.p. padahal nns=\sum_nn^{-s} = \infty: sebab tanda acak menghasilkan peniadaan sekuat akar kuadrat — bandingkanlah dengan deret berselang-seling n(1)nns\sum_n\frac{(-1)^n}{n^s}, yang konvergen bagi setiap s>0s > 0.

Bagian VII — Pemusatan: ketaksamaan Hoeffding. Hukum kuatnya mengatakan Snnm\frac{S_n}n \to m; sedangkan ketaksamaan pemusatan mengatakan betapa tak mungkinnya sebuah simpangan pada setiap nn yang tetap.

  1. (Lema Hoeffding) (a) Tunjukkanlah coshλeλ2/2\cosh\lambda \leq \eu^{\lambda^2/2} bagi setiap λR\lambda \in \R, dengan membandingkan kedua deretnya suku demi suku. (b) Misalkan ZZ terpusat dengan aZba \leq Z \leq b, a<ba < b. Tunjukkanlah

    EeλZexp(λ2(ba)28)\E\,\eu^{\lambda Z} \leq \exp\Bigl(\frac{\lambda^2(b - a)^2}8\Bigr)

    (batasilah eλz\eu^{\lambda z} pada [a,b]\intcc ab oleh talinya, ambillah nilai harapannya, lalu pelajarilah φ(t)=pt+log(1p+pet)\varphi(t) = -pt + \log(1 - p + p\eu^t) dengan p=abap = \frac{-a}{b-a} dan t=λ(ba)t = \lambda(b - a): tunjukkanlah φ(0)=φ(0)=0\varphi(0) = \varphi'(0) = 0 dan φ14\varphi'' \leq \frac14).

  2. (Ketaksamaan Hoeffding) Misalkan X1,,XnX_1, \dots, X_n bebas dengan aiXibia_i \leq X_i \leq b_i dan Sn=X1++XnS_n = X_1 + \dots + X_n. Buktikanlah, bagi t>0t > 0,

    P(SnESnt)exp(2t2i=1n(biai)2),\P\bigl(S_n - \E S_n \geq t\bigr) \leq \exp\Bigl(\frac{-2t^2}{\sum_{i=1}^n(b_i - a_i)^2}\Bigr),

    beserta batas yang sama bagi ekor bawahnya (lewat Chebyshev eksponensial: batasilah Eeλ(SnESn)\E\,\eu^{\lambda(S_n - \E S_n)} dengan memakai kebebasannya dan pertanyaan 17, lalu optimumkanlah atas λ>0\lambda > 0).

  3. (Hukum kuatnya, kasus terbatas, dengan laju) Misalkan XiX_i i.i.d. dengan nilai di [a,b]\intcc ab dan m=EX1m = \E X_1. Tunjukkanlah

    P(Snnmε)2exp(2nε2(ba)2)\P\Bigl(\Bigl|\frac{S_n}n - m\Bigr| \geq \varepsilon\Bigr) \leq 2\exp\Bigl(\frac{-2n\varepsilon^2}{(b - a)^2}\Bigr)

    lalu perolehlah kembali Snnm\frac{S_n}n \to m secara h.p. lewat Borel–Cantelli: yakni bukti kedua bagi hukum kuatnya bagi variabel terbatas — tanpa pemenggalan, dengan laju eksponensial pada setiap nn berhingga, tetapi dengan suku terbatas dan kebebasan penuh. Bandingkanlah hipotesisnya dengan hipotesis Etemadi.

  4. (Monte Carlo, terjamin pada nn yang tetap) Misalkan g ⁣:[0,1]d[0,1]g \colon \intcc01^d \to \intcc01 terukur dan (Uk)(U_k) cuplikan seragam i.i.d. pertanyaan 11. Diberikan ε,δ>0\varepsilon, \delta > 0, tunjukkanlah

    nlog(2/δ)2ε2    P(1nk=1ng(Uk)g ⁣dλdε)δ,n \geq \frac{\log(2/\delta)}{2\varepsilon^2} \implies \P\Bigl(\Bigl|\frac1n\sum_{k=1}^ng(U_k) - \int g\,\dd\lambda_d\Bigr| \geq \varepsilon\Bigr) \leq \delta,

    lalu hitunglah ambangnya bagi ε=δ=102\varepsilon = \delta = 10^{-2}. Batasnya tak melibatkan dd: bandingkanlah dengan pertanyaan 11 dan dengan kisi deterministiknya.

Bagian VIII — Seberapa besar jalan acak? Menuju logaritma teriterasi. Misalkan Sn=ε1++εnS_n = \varepsilon_1 + \dots + \varepsilon_n jalan acak sederhana yang dibangun dari tanda adil i.i.d.

  1. (Ekor sub-Gauss) Tunjukkanlah EeλSn=(coshλ)nenλ2/2\E\,\eu^{\lambda S_n} = (\cosh\lambda)^n \leq \eu^{n\lambda^2/2} lalu simpulkanlah, bagi x>0x > 0,

    P(Snx)ex2/(2n),P(Snx)2ex2/(2n).\P(S_n \geq x) \leq \eu^{-x^2/(2n)}, \qquad \P(\abs{S_n} \geq x) \leq 2\,\eu^{-x^2/(2n)} .
  2. Simpulkanlah, lewat Borel–Cantelli,

    lim supnSn2nlogn1h.p.\limsup_{n\to\infty}\frac{\abs{S_n}} {\sqrt{2n\log n}} \leq 1 \quad\text{h.p.}

    (bagi η>0\eta > 0, jumlahkanlah batas ekornya di x=(1+η)2nlognx = (1 + \eta)\sqrt{2n\log n}, lalu iriskanlah atas η=1p\eta = \frac1p). Khususnya jalan acaknya hidup pada skala teorema limit pusatnya n\sqrt n sampai faktor logaritmik — jauh di bawah batas kasarnya Snn\abs{S_n} \leq n.

  3. Sepanjang subbarisan penggandaan nj=2jn_j = 2^j, tunjukkanlah

    lim supjSnj2njloglognj1h.p.,\limsup_{j\to\infty}\frac{S_{n_j}} {\sqrt{2n_j\log\log n_j}} \leq 1 \quad\text{h.p.},

    lalu renungkanlah: bahwa hukum logaritma teriterasi (Khinchin; dan Hartman–Wintner bagi suku L2L^2 terpusat yang umum) menyatakan bahwa

    lim supnSn2nloglogn=1h.p.\limsup_{n\to\infty}\frac{S_n} {\sqrt{2n\log\log n}} = 1 \quad\text{h.p.}

    Jelaskanlah dengan tepat apa yang memisahkan taksiran subbarisan yang baru dibuktikan itu dari paruh atas pernyataan ini (sebab orang harus mengendalikan maxnjnnj+1Sn\max_{n_j \leq n \leq n_{j+1}}S_n di dalam setiap bloknya, dan itu menuntut ketaksamaan maksimal pada skala eksponensial) lalu periksalah secara kuantitatif bahwa ketaksamaan pertanyaan 12 terlalu lemah untuk maksud itu. Sedangkan paruh bawahnya bersandar pada lema Borel–Cantelli kedua yang diterapkan pada blok yang bebas; kedua paruhnya merupakan bahan Tahun 3 yang jujur bagi kuliah peluang tersendiri.

  4. (Simpangan seragam atas kelas berhingga) Misalkan A1,,ANA_1, \dots, A_N kejadian pada sebuah percobaan yang dapat diulang, lalu taksirlah setiap peluangnya lewat frekuensi empirisnya p^i\hat p_i atas nn pengulangan i.i.d. Dengan menggabungkan ketaksamaan Hoeffding dan batas gabungan, tunjukkanlah

    P(maxiNp^iP(Ai)>ε)    2Ne2nε2,\P\Bigl(\max_{i\leq N}\,\abs{\hat p_i - \P(A_i)} > \varepsilon\Bigr) \;\leq\; 2N\,\eu^{-2n\varepsilon^2},

    lalu simpulkanlah kaidah ukuran cuplikannya: bahwa nln(2N/δ)2ε2n \geq \frac{\ln(2N/\delta)}{2\varepsilon^2} menjamin seluruh NN taksirannya sekaligus akurat-ε\varepsilon dengan peluang 1δ\geq 1 - \delta. Hitunglah nn bagi N=106N = 10^6, ε=0.01\varepsilon = 0.01, δ=0.05\delta = 0.05: yakni harga logaritmik bagi keseragamannya.

  5. (Jendela harmonik acaknya) Dengan menggabungkan kedua paruh teori deret acaknya, tunjukkanlah bahwa bagi tanda i.i.d. (εn)(\varepsilon_n) deret nεnnα\sum_n\frac{\varepsilon_n}{n^\alpha} konvergen secara h.p. jika α>12\alpha > \frac12 dan divergen secara h.p. jika α12\alpha \leq \frac12; lalu pertentangkanlah dengan konvergensi mutlaknya (yang menuntut α>1\alpha > 1): sebab pada jendela α(12,1]\alpha \in \intoc{\frac12}1, konvergensinya merupakan gejala yang sungguh bersifat peluang — yakni peniadaan, bukan ukuran.
Solusi

Solusi Soal 22.1.

1. Variabel Xn±X_n^{\pm} merupakan fungsi Borel XnX_n: sehingga keduanya tetap bebas berpasangan (Latihan 22.3(a)) dan berdistribusi identik, terintegralkan, dengan EX1=EX1+EX1\E X_1 = \E X_1^+ - \E X_1^-. Lalu jika teoremanya berlaku bagi variabel tak negatif, terapkanlah pada kedua paruhnya lalu kurangkan: Snn=Sn+nSnnEX1+EX1=m\frac{S_n}n = \frac{S_n^+}n - \frac{S_n^-}n \to \E X_1^+ - \E X_1^- = m secara h.p.

2. Berlaku P(XnYn)=P(Xn>n)=P(X1>n)\P(X_n \neq Y_n) = \P(X_n > n) = \P(X_1 > n) (menurut distribusinya yang identik), dan nP(X1>n)nP(X1n)EX1<\sum_n\P(X_1 > n) \leq \sum_n\P(X_1 \geq n) \leq \E X_1 < \infty (Latihan 11.3(a)). Lalu Borel–Cantelli (1): secara h.p. Xn=YnX_n = Y_n bagi setiap nn yang besar, sehingga SnSnS_n - S_n^* akhirnya konstan terhadap nn: jadi SnSnn0\frac{S_n - S_n^*}n \to 0 secara h.p., dan kedua jumlah ternormalkannya berbagi perilaku asimtotiknya.

3. Berlaku X11X1nX1X_1\mathbf 1_{X_1 \leq n} \nearrow X_1: sehingga teorema konvergensi monotonnya memberikan EYnm\E Y_n \to m; sedangkan rata-rata Cesàro sebuah barisan konvergen menuju limit yang sama: ESnn=1nknEYkm\frac{\E S_n^*}n = \frac1n\sum_{k\leq n}\E Y_k \to m. Karena itu cukup dibuktikan SnESnn0\frac{S^*_n - \E S^*_n}{n} \to 0 secara h.p.

4. Berlaku V(Yn)EYn2=E[X121X1n]\V(Y_n) \leq \E Y_n^2 = \E[X_1^2\mathbf 1_{X_1\leq n}]. Lalu menurut Tonelli bagi deret,

nE[X121X1n]n2=E[X12 ⁣ ⁣nmax(X1,1) ⁣1n2]E[X124max(X1,1)]4E[X1]<,\sum_n\frac{\E[X_1^2\mathbf 1_{X_1\leq n}]}{n^2} = \E\Bigl[X_1^2\!\!\sum_{n \geq \max(X_1, 1)}\!\frac1{n^2} \Bigr] \leq \E\Bigl[X_1^2\cdot\frac{4}{\max(X_1,1)}\Bigr] \leq 4\,\E[X_1] < \infty,

dengan memakai nxn24x\sum_{n\geq x}n^{-2} \leq \frac4x bagi x1x \geq 1 (sebab bagi x2x \geq 2: 1x12x\leq \frac1{x-1} \leq \frac2x; sedangkan bagi 1x<21 \leq x < 2: π264x\leq \frac{\pi^2}6 \leq \frac4x karena 4x>2\frac4x > 2), dan X12/max(X1,1)X1X_1^2/\max(X_1, 1) \leq X_1 pada kedua kasus X11X_1 \gtrless 1.

5. Kebebasan berpasangannya memberikan E[(YiEYi)(YjEYj)]=0\E[(Y_i - \E Y_i)(Y_j - \E Y_j)] = 0 bagi iji \neq j (yakni rumus hasil kali bagi dua variabel), sehingga variansnya menjumlah: V(Sk)=nkV(Yn)\V(S^*_k) = \sum_{n\leq k}\V(Y_n). Lalu Chebyshev pada setiap kjk_j lalu menjumlahkannya:

jP(SkjESkjεkj)1ε2j1kj2nkjV(Yn)=1ε2nV(Yn) ⁣ ⁣j:kjn ⁣1kj2\sum_j\P\Bigl(\abs{S^*_{k_j} - \E S^*_{k_j}} \geq \varepsilon k_j\Bigr) \leq \frac1{\varepsilon^2}\sum_j\frac1{k_j^2}\sum_{n\leq k_j}\V(Y_n) = \frac1{\varepsilon^2}\sum_n\V(Y_n)\!\!\sum_{j : k_j\geq n}\!\frac1{k_j^2}

(menurut Tonelli bagi deret ganda tak negatifnya).

6. Berlaku kj=αjαj2k_j = \lfloor\alpha^j\rfloor \geq \frac{\alpha^j}2 (yang sahih begitu αj1\alpha^j \geq 1, yakni bagi setiap j0j \geq 0: sebab xx2\lfloor x\rfloor \geq \frac x2 bagi x1x \geq 1). Karena itu

j:kjn1kj24j:αjnα2j41α21n2=Cαn2,\sum_{j : k_j \geq n}\frac1{k_j^2} \leq 4\sum_{j : \alpha^j \geq n}\alpha^{-2j} \leq \frac{4}{1 - \alpha^{-2}}\cdot\frac1{n^2} = \frac{C_\alpha}{n^2},

(lewat deret geometrik dari jj pertama yang αjn\alpha^j \geq n). Lalu dengan menggabungkannya dengan pertanyaan 4–5, jumlah gandanya berhingga; sehingga Borel–Cantelli (1), yang diterapkan bagi setiap ε\varepsilon rasional lalu diiriskan, memberikan SkjESkjkj0\frac{S^*_{k_j} - \E S^*_{k_j}}{k_j} \to 0 secara h.p., dan bersama pertanyaan 3: Skjkjm\frac{S^*_{k_j}}{k_j} \to m secara h.p.

7. Karena Yn0Y_n \geq 0, maka nSnn \mapsto S^*_n tak turun: sehingga bagi kjnkj+1k_j \leq n \leq k_{j+1},

Skjkj+1SnnSkj+1kj,\frac{S^*_{k_j}}{k_{j+1}} \leq \frac{S^*_n}{n} \leq \frac{S^*_{k_{j+1}}}{k_j},

yang merupakan apitan yang ditampilkan itu setelah menyisipkan kjkj+1\frac{k_j}{k_{j+1}} dan kj+1kj\frac{k_{j+1}}{k_j}. Lalu karena kj+1kjα\frac{k_{j+1}}{k_j} \to \alpha, pertanyaan 6 memberikan secara h.p.

mαlim infnSnnlim supnSnnαm.\frac m\alpha \leq \liminf_n\frac{S^*_n}n \leq \limsup_n\frac{S^*_n}n \leq \alpha m .

8. Terapkanlah pertanyaan 7 bagi α=1+1p\alpha = 1 + \frac1p, dengan pNp \in \N^*: yakni terbilang banyak kejadian h.p.; lalu pada irisannya, dengan membiarkan pp \to \infty: limSnn=m\lim\frac{S^*_n}n = m secara h.p. Bersama pertanyaan 1–3, SnnEX1\frac{S_n}n \to \E X_1 secara h.p.: yakni hukum kuat bilangan besar, di bawah kebebasan berpasangan.

9. Hipotesis bertipe kebebasan muncul tiga kali: (i) keaditifan variansnya (pertanyaan 5) — di sana berpasangan sudah cukup; (ii) distribusi yang identik, pada jumlah pemenggalannya (pertanyaan 2) dan perhitungan rata-ratanya (pertanyaan 3) — di sana tak ada kebebasan sama sekali; (iii) Borel–Cantelli (1) (pertanyaan 2 dan 6) — yang sahih tanpa kebebasan apa pun. Jadi kebebasan bersama yang penuh tak pernah dipanggil: itulah pengamatan Etemadi.

10. Tetapkanlah sebuah basis bb dan sebuah digit rr. Maka digit basis-bb (dk)(d_k) milik ω\omega yang seragam bersifat seragam i.i.d. pada {0,,b1}\{0, \dots, b-1\} (sebab setiap nilai vektor digitnya menempati selang berpanjang bmb^{-m}: yakni argumen Teorema 22.6 kata demi kata). Lalu hukum kuatnya yang diterapkan pada variabel terbatas i.i.d. 1dk=r\mathbf 1_{d_k = r} memberikan: secara h.p., frekuensi digit rr menuju 1b\frac1b. Lalu dengan mengiriskan terbilang banyak pasangan (b,r)(b, r): hampir setiap bilangan bersifat normal sederhana pada setiap basis. Adapun satu bilangan tak normal yang eksplisit: x=0.1001001002x = 0.100100100\ldots_2 (dengan frekuensi angka satu 1312\frac13 \neq \frac12). Pertentangannya merendahkan hati: sebab hampir semua bilangan normal, padahal bagi 2\sqrt2, e\eu, atau π\pi kenormalannya tetap tak terbukti — jadi teori ukuran mencacah tanpa menunjukkan.

11. Menurut Latihan 22.10 yang diiterasi, satu variabel seragam menghasilkan barisan vektor seragam i.i.d. UkU_k pada [0,1]d\intcc01^d (belahlah himpunan digit setiap UnU_n dari Teorema 22.6 menjadi dd subkeluarga). Lalu bagi gL1([0,1]d)g \in L^1(\intcc01^d), variabel g(Uk)g(U_k) bersifat i.i.d. dan terintegralkan dengan rata-rata g ⁣dλd\int g\,\dd\lambda_d (menurut transfernya): sehingga hukum kuatnya memberikan

1nk=1ng(Uk)nh.p.[0,1]dg ⁣dλd:\frac1n\sum_{k=1}^ng(U_k) \xrightarrow[n\to\infty]{\text{h.p.}} \int_{\intcc01^d}g\,\dd\lambda_d :

sehingga pengintegralan Monte Carlo konvergen hampir pasti, pada setiap dimensi — sedangkan besarnya galatnya adalah urusan teorema limit pusatnya (Bab 23).

12. Ambillah Ak={Skε}j<k{Sj<ε}A_k = \{\abs{S_k} \geq \varepsilon\} \cap \bigcap_{j<k}\{\abs{S_j} < \varepsilon\}: maka AkA_k saling lepas dengan gabungan A={maxknSkε}A = \{\max_{k\leq n}\abs{S_k} \geq \varepsilon\}. Lalu

ESn2k=1nE[Sn21Ak]=k=1nE[(Sk2+2Sk(SnSk)+(SnSk)2)1Ak]k=1nE[Sk21Ak],\E S_n^2 \geq \sum_{k=1}^n\E\bigl[S_n^2\mathbf 1_{A_k}\bigr] = \sum_{k=1}^n\E\Bigl[\bigl(S_k^2 + 2S_k(S_n - S_k) + (S_n - S_k)^2\bigr)\mathbf 1_{A_k}\Bigr] \geq \sum_{k=1}^n\E\bigl[S_k^2\mathbf 1_{A_k}\bigr],

sebab suku silangnya lenyap: Sk1AkS_k\mathbf 1_{A_k} merupakan fungsi Borel koalisi (Z1,,Zk)(Z_1, \dots, Z_k), yang bebas dari SnSkS_n - S_k, yakni fungsi (Zk+1,,Zn)(Z_{k+1}, \dots, Z_n) (Teorema 22.5), sehingga E[Sk1Ak(SnSk)]=E[Sk1Ak]E[SnSk]=0\E[S_k\mathbf 1_{A_k}(S_n - S_k)] = \E[S_k\mathbf 1_{A_k}]\,\E[S_n - S_k] = 0. Sedangkan pada AkA_k, Sk2ε2S_k^2 \geq \varepsilon^2, sehingga ESn2ε2kP(Ak)=ε2P(A)\E S_n^2 \geq \varepsilon^2\sum_k\P(A_k) = \varepsilon^2\P(A); dan ESn2=knV(Zk)\E S_n^2 = \sum_{k\leq n}\V(Z_k) (sebab variansnya menjumlah). Adapun langkah yang menentukan adalah pemfaktorannya: sebab Sk1AkS_k\mathbf 1_{A_k} merupakan fungsi taklinear seluruh blok pertamanya, dan kebebasannya dari blok kedua adalah kebebasan koalisi — sedangkan kebebasan berpasangan ZiZ_i hanya menghilangkan korelasi pasangan dan takkan membenarkannya.

13. Tetapkanlah NN lalu terapkan pertanyaan 12 pada ZN+1,,ZN+mZ_{N+1}, \dots, Z_{N+m}:

P(maxN<kN+mSkSN>ε)1ε2j=N+1N+mV(Zj)rNε2,rN=j>NV(Zj).\P\Bigl(\max_{N < k \leq N+m}\abs{S_k - S_N} > \varepsilon\Bigr) \leq \frac1{\varepsilon^2}\sum_{j=N+1}^{N+m}\V(Z_j) \leq \frac{r_N}{\varepsilon^2}, \qquad r_N = \sum_{j>N}\V(Z_j) .

Kejadiannya naik terhadap mm; sehingga kekontinuan dari bawah memberikan P(supk>NSkSN>ε)rN/ε2\P(\sup_{k>N}\abs{S_k - S_N} > \varepsilon) \leq r_N/\varepsilon^2, sedangkan rN0r_N \to 0 menurut hipotesisnya. Karena itu bagi setiap pNp \in \N^*, P(N{supk>NSkSN>1p})infNp2rN=0\P\bigl(\bigcap_N\{\sup_{k>N} \abs{S_k - S_N} > \frac1p\}\bigr) \leq \inf_Np^2r_N = 0: jadi hampir pasti, bagi setiap pp ada NN dengan supk>NSkSN1p\sup_{k>N}\abs{S_k - S_N} \leq \frac1p (iriskanlah terbilang banyak kejadian h.p. atas pp), sehingga SkSl2p\abs{S_k - S_l} \leq \frac2p bagi setiap k,l>Nk, l > N: jadi jumlah parsialnya Cauchy secara h.p., sehingga konvergen secara h.p.

14. Variabel Zn=xnεnZ_n = x_n\varepsilon_n bersifat bebas (sebab fungsi Borel variabel yang bebas, Latihan 22.3(a)), terpusat, dengan V(Zn)=xn2\V(Z_n) = x_n^2: sehingga pertanyaan 13 berlaku bila nxn2<\sum_nx_n^2 < \infty dan memberikan konvergensi h.p. Secara umum, bagi setiap NN konvergensi nxnεn\sum_nx_n\varepsilon_n tak terpengaruh oleh nilai ε1,,εN\varepsilon_1, \dots, \varepsilon_N: sehingga kejadian konvergensinya terletak pada σ\sigma-aljabar ekor barisan bebas (εn)(\varepsilon_n), jadi hukum nol–satu Kolmogorov (Teorema 22.9) memaksa peluangnya menjadi 00 atau 11.

15. (a) Dengan membelahnya pada aras θEZ\theta\E Z lalu memakai Cauchy–Schwarz pada keping atasnya,

EZ=E[Z1ZθEZ]+E[Z1Z>θEZ]θEZ+EZ2P(Z>θEZ),\E Z = \E\bigl[Z\mathbf 1_{Z \leq \theta\E Z}\bigr] + \E\bigl[Z\mathbf 1_{Z > \theta\E Z}\bigr] \leq \theta\,\E Z + \sqrt{\E Z^2}\, \sqrt{\P(Z > \theta\E Z)} ,

sehingga (1θ)EZEZ2P(Z>θEZ)(1 - \theta)\E Z \leq \sqrt{\E Z^2\,\P(Z > \theta\E Z)}; lalu kuadratkanlah. (b) Uraikanlah Tn4=i,j,k,lxixjxkxlE[εiεjεkεl]T_n^4 = \sum_{i,j,k,l}x_ix_jx_kx_l\, \E[\varepsilon_i\varepsilon_j\varepsilon_k\varepsilon_l]: nilai harapannya 11 bila indeksnya berpasangan (yakni keempatnya sama, atau dua pasangan berbeda, yang terakhir dalam 33 susunan) dan 00 selainnya (sebab tanda yang tak berpasangan berrata-rata nol dan terfaktorkan keluar oleh kebebasannya). Karena itu

ETn4=kxk4+3ijxi2xj2=3sn42kxk43sn4.\E T_n^4 = \sum_kx_k^4 + 3\sum_{i\neq j}x_i^2x_j^2 = 3s_n^4 - 2\sum_kx_k^4 \leq 3s_n^4 .

(c) Paley–Zygmund dengan Z=Tn2Z = T_n^2, EZ=sn2\E Z = s_n^2, θ=14\theta = \frac14:

P(Tn>sn2)=P(Tn2>sn24)(34)2sn43sn4=316.\P\Bigl(\abs{T_n} > \frac{s_n}2\Bigr) = \P\Bigl(T_n^2 > \frac{s_n^2}4\Bigr) \geq \Bigl(\frac34\Bigr)^2 \frac{s_n^4}{3s_n^4} = \frac3{16} .

Seandainya deretnya konvergen dengan peluang positif, maka ia akan konvergen secara h.p. (pertanyaan 14), sehingga supnTn<\sup_n\abs{T_n} < \infty secara h.p., dan suatu MM akan memenuhi P(supnTn>M)<316\P(\sup_n\abs{T_n} > M) < \frac3{16}; padahal begitu sn>2Ms_n > 2M, P(Tn>M)P(Tn>sn2)316\P(\abs{T_n} > M) \geq \P(\abs{T_n} > \frac{s_n}2) \geq \frac3{16}: yakni kontradiksi. Jadi divergensinya hampir pasti, dan bersama pertanyaan 14 dikotominya lengkap.

16. Di sini xn=nsx_n = n^{-s} dan nn2s<\sum_nn^{-2s} < \infty tepat saat s>12s > \frac12: jadi menurut pertanyaan 14–15, nεnns\sum_n\frac{\varepsilon_n}{n^s} konvergen secara h.p. jika dan hanya jika s>12s > \frac12 (sedangkan bagi s12s \leq \frac12, ia divergen secara h.p.). Untuk 12<s1\frac12 < s \leq 1 konvergensinya tak pernah mutlak. Perbandingannya mendidik: sebab tanda yang berselang-seling sempurna meniadakan diri sekuat nsn^{-s} bagi setiap s>0s > 0, sedangkan tanda acak yang khas meniadakan diri hanya sekuat akar kuadrat — sebab jalan acak pertanyaan 21 tumbuh seperti n\sqrt n, dan penjumlahan Abel mengubah persis pertumbuhan itu menjadi konvergensi εnns\sum\varepsilon_nn^{-s} bagi s>12s > \frac12.

17. (a) Berlaku coshλ=kλ2k(2k)!\cosh\lambda = \sum_k\frac{\lambda^{2k}}{(2k)!} dan eλ2/2=kλ2k2kk!\eu^{\lambda^2/2} = \sum_k\frac{\lambda^{2k}}{2^kk!}; sedangkan (2k)!2kk!(2k)! \geq 2^kk! berlaku suku demi suku, sebab (2k)!k!=i=1k(k+i)i=1k(2i)=2kk!\frac{(2k)!}{k!} = \prod_{i=1}^k(k + i) \geq \prod_{i=1}^k(2i) = 2^kk! (karena setiap faktornya memenuhi k+i2ik + i \geq 2i bagi iki \leq k), sehingga sesungguhnya (2k)!2k(k!)22kk!(2k)! \geq 2^k(k!)^2 \geq 2^kk!. (b) Perhatikanlah a0ba \leq 0 \leq b (sebab ZZ terpusat), lalu menurut kecembungan zeλzz \mapsto \eu^{\lambda z}, bagi z[a,b]z \in \intcc ab:

eλzbzbaeλa+zabaeλb,sehinggaEeλZbeλaaeλbba=(1p)ept+pe(1p)t=eφ(t)\eu^{\lambda z} \leq \frac{b - z}{b - a}\,\eu^{\lambda a} + \frac{z - a}{b - a}\,\eu^{\lambda b}, \qquad\text{sehingga}\qquad \E\,\eu^{\lambda Z} \leq \frac{b\,\eu^{\lambda a} - a\,\eu^{\lambda b}}{b - a} = (1 - p)\eu^{-pt} + p\,\eu^{(1-p)t} = \eu^{\varphi(t)}

dengan p=aba[0,1]p = \frac{-a}{b-a} \in \intcc01, t=λ(ba)t = \lambda(b - a), φ(t)=pt+log(1p+pet)\varphi(t) = -pt + \log(1 - p + p\eu^t). Maka φ(0)=0\varphi(0) = 0, φ(t)=p+pet1p+pet\varphi'(t) = -p + \frac{p\eu^t}{1 - p + p\eu^t} lenyap di 00, dan φ(t)=ρ(1ρ)14\varphi''(t) = \rho(1 - \rho) \leq \frac14 bagi ρ=pet1p+pet[0,1]\rho = \frac{p\eu^t}{1 - p + p\eu^t} \in \intcc01: sehingga Taylor pada orde 22 memberikan φ(t)t28=λ2(ba)28\varphi(t) \leq \frac{t^2}8 = \frac{\lambda^2(b-a)^2}8.

18. Untuk λ>0\lambda > 0, Markov yang diterapkan pada variabel positif eλ(SnESn)\eu^{\lambda(S_n - \E S_n)} (Proposisi 22.3) dan rumus hasil kali bagi variabel yang bebas memberikan

P(SnESnt)eλti=1nEeλ(XiEXi)exp(λt+λ28i(biai)2),\P(S_n - \E S_n \geq t) \leq \eu^{-\lambda t}\prod_{i=1}^n\E\,\eu^{\lambda(X_i - \E X_i)} \leq \exp\Bigl(-\lambda t + \frac{\lambda^2}8\sum_i(b_i - a_i)^2\Bigr),

menurut pertanyaan 17(b) yang diterapkan pada setiap XiEXi[aiEXi,biEXi]X_i - \E X_i \in \intcc{a_i - \E X_i}{b_i - \E X_i} yang terpusat (dengan lebar yang sama). Lalu meminimumkan eksponennya di λ=4tD\lambda = \frac{4t}{D}, dengan D=i(biai)2D = \sum_i(b_i - a_i)^2, menghasilkan 2t2D-\frac{2t^2}D. Sedangkan ekor bawahnya menyusul dengan menerapkan hasilnya pada (Xi)(-X_i).

19. Ambillah t=nεt = n\varepsilon dan D=n(ba)2D = n(b - a)^2:

P(Snnmε)2exp(2n2ε2n(ba)2)=2exp(2nε2(ba)2),\P\Bigl(\Bigl|\frac{S_n}n - m\Bigr| \geq \varepsilon\Bigr) \leq 2\exp\Bigl(\frac{-2n^2\varepsilon^2}{n(b-a)^2}\Bigr) = 2\exp\Bigl(\frac{-2n\varepsilon^2}{(b-a)^2}\Bigr),

yang terjumlahkan terhadap nn (yakni deret bertipe geometrik): sehingga Borel–Cantelli (Teorema 22.8) memberikan bahwa secara h.p. Snnm<ε\abs{\frac{S_n}n - m} < \varepsilon pada akhirnya; lalu mengiriskannya atas ε=1p\varepsilon = \frac1p menghasilkan Snnm\frac{S_n}n \to m secara h.p. Perbandingannya: Etemadi meminta hanya X1L1X_1 \in L^1 dan kebebasan berpasangan, lalu tak memberikan laju; sedangkan Hoeffding meminta keterbatasan dan kebebasan penuh, lalu memberikan jaminan eksponensial yang eksplisit pada setiap nn berhingga — jadi kedua teoremanya menjawab pertanyaan yang berbeda tentang limit yang sama.

20. Variabel g(Uk)g(U_k) bersifat i.i.d. dengan nilai di [0,1]\intcc01 dan berrata-rata g ⁣dλd\int g\,\dd\lambda_d (menurut transfernya), sehingga pertanyaan 18 dengan biai=1b_i - a_i = 1, t=nεt = n\varepsilon memberikan batas dua sisinya 2e2nε2δ2\eu^{-2n\varepsilon^2} \leq \delta begitu e2nε22δ\eu^{2n\varepsilon^2} \geq \frac2\delta, yakni nlog(2/δ)2ε2n \geq \frac{\log(2/\delta)}{2\varepsilon^2}. Untuk ε=δ=102\varepsilon = \delta = 10^{-2}:

nlog2002104=5.29830.000226492:n \geq \frac{\log 200}{2\cdot10^{-4}} = \frac{5.2983\ldots}{0.0002} \approx 26\,492 :

jadi sekitar 2650026\,500 cuplikan menjamin ketelitian 1%1\% dengan keyakinan 99%99\% — pada setiap dimensi dd, bagi setiap integran terukur yang bernilai di [0,1]\intcc01. Sedangkan hukum kuat pertanyaan 11 menjanjikan konvergensi tanpa jaminan pada nn berhingga; lalu kisi deterministik dengan kk titik per sumbu memakan kdk^d evaluasi, yang eksponensial terhadap dd. Jadi pemusatannyalah yang menjadikan Monte Carlo sebuah metode alih-alih sekadar angan-angan.

21. Lewat kebebasan dan rumus hasil kalinya: EeλSn=(Eeλε1)n=(coshλ)nenλ2/2\E\,\eu^{\lambda S_n} = (\E\,\eu^{\lambda\varepsilon_1})^n = (\cosh\lambda)^n \leq \eu^{n\lambda^2/2} menurut pertanyaan 17(a). Lalu Markov pada eλSn\eu^{\lambda S_n}:

P(Snx)eλx+nλ2/2=ex2/(2n)pada optimumnya λ=xn,\P(S_n \geq x) \leq \eu^{-\lambda x + n\lambda^2/2} = \eu^{-x^2/(2n)} \qquad\text{pada optimumnya } \lambda = \frac xn,

sedangkan batas setangkupnya bagi Sn-S_n (yang berdistribusi sama) menggandakan konstantanya bagi Sn\abs{S_n}.

22. Tetapkanlah η>0\eta > 0 lalu tetapkan xn=(1+η)2nlognx_n = (1 + \eta)\sqrt{2n\log n} bagi n2n \geq 2:

P(Snxn)2exp((1+η)2logn)=2n(1+η)2,\P(\abs{S_n} \geq x_n) \leq 2\exp\bigl(-(1 + \eta)^2\log n\bigr) = \frac{2}{n^{(1+\eta)^2}},

yang terjumlahkan sebab (1+η)2>1(1 + \eta)^2 > 1. Lalu Borel–Cantelli: secara h.p. Sn<(1+η)2nlogn\abs{S_n} < (1 + \eta)\sqrt{2n\log n} bagi setiap nn yang besar, sehingga lim supnSn2nlogn1+η\limsup_n\frac{\abs{S_n}}{\sqrt{2n\log n}} \leq 1 + \eta secara h.p.; lalu mengiriskan kejadian h.p.-nya bagi η=1p\eta = \frac1p, pNp \in \N^*, memberikan klaimnya. Jadi jalan acak berukuran nn beramplitudo khas n\sqrt n (yakni variansnya), sedangkan bahkan gerak jauhnya yang terburuk melampaui skala itu paling banyak sebesar 2logn\sqrt{2\log n}.

23. Dengan nj=2jn_j = 2^j dan x=(1+η)2njloglognjx = (1 + \eta)\sqrt{2n_j\log\log n_j} (yang terdefinisi bagi j2j \geq 2), pertanyaan 21 memberikan

P(Snjx)exp((1+η)2loglognj)=(jlog2)(1+η)2,\P\bigl(S_{n_j} \geq x\bigr) \leq \exp\bigl(-(1 + \eta)^2\log\log n_j\bigr) = (j\log 2)^{-(1+\eta)^2},

yang terjumlahkan terhadap jj sebab (1+η)2>1(1 + \eta)^2 > 1: sehingga Borel–Cantelli dan η=1p\eta = \frac1p memberikan lim supjSnj/2njloglognj1\limsup_jS_{n_j}/\sqrt{2n_j \log\log n_j} \leq 1 secara h.p. Adapun yang kurang bagi paruh atasnya yang penuh adalah jembatan antara pos pemeriksaannya: sebab orang harus menunjukkan bahwa maxnjnnj+1Sn\max_{n_j\leq n\leq n_{j+1}}S_n melampaui (1+η)2njloglognj(1+\eta)\sqrt{2n_j\log\log n_j} hanya berhingga kali, dan itu menuntut ketaksamaan maksimal berekor Gauss (yakni ketaksamaan pantulan Lévy atau ketaksamaan Ottaviani, yang tak dibuktikan di sini). Sedangkan pertanyaan 12 secara kuantitatif terlalu lemah: sebab ia membatasi peluangnya oleh

nj(1+η)22njloglognj=12(1+η)2log(jlog2),\frac{n_j}{(1+\eta)^2\,2n_j\log\log n_j} = \frac{1}{2(1+\eta)^2\log(j\log2)},

yang menuju 00 tetapi tak terjumlahkan terhadap jj: sehingga Borel–Cantelli tak dapat menyimpulkan. Adapun paruh bawah hukum logaritma teriterasinya menerapkan lema Borel–Cantelli kedua pada pertambahan yang bebas Snj+1SnjS_{n_{j+1}} - S_{n_j}, dengan memakai batas bawah yang sepadan bagi ekor bertipe Gauss. Kedua pertajaman itu merupakan peluang Tahun 3 yang sejati, satu kuliah lebih jauh; sedangkan yang diberikan soal ini tanpa bantuan adalah skala logaritma-teriterasi yang tepat sepanjang waktu geometriknya.

24. Setiap p^i\hat p_i merupakan rata-rata nn variabel indikator i.i.d. yang bernilai di [0,1]\intcc01 dan berrata-rata P(Ai)\P(A_i): sehingga Hoeffding memberikan P(p^iP(Ai)>ε)2e2nε2\P(\abs{\hat p_i - \P(A_i)} > \varepsilon) \leq 2\eu^{-2n\varepsilon^2}. Lalu batas gabungannya mengalikannya dengan NN. Lalu menyelesaikan 2Ne2nε2δ2N\eu^{-2n\varepsilon^2} \leq \delta: nln(2N/δ)2ε2n \geq \frac{\ln(2N/\delta)}{2\varepsilon^2}. Secara numerik: ln21060.05=ln(4107)17.5\ln\frac{2\cdot10^6}{0.05} = \ln(4\cdot10^7) \approx 17.5, sehingga n17.5210487600n \geq \frac{17.5}{2\cdot10^{-4}} \approx 87\,600: jadi menaksir satu peluang sampai ±1%\pm1\% memakan sekitar 1850018\,500 cuplikan (yakni ln(2/δ)/2ε2\ln(2/\delta)/2\varepsilon^2), sedangkan sejuta peluang hanya 4.7\approx 4.7 kali lebih banyak — jadi keseragamannya berharga lnN\ln N, bukan NN: yakni pengamatan yang menjadikan peminimuman risiko empiris, dan bersamanya pembelajaran mesin, mungkin secara statistik.

25. Variabel Xn=εnnαX_n = \frac{\varepsilon_n} {n^\alpha} bersifat bebas, terpusat, terbatas, dengan nV(Xn)=nn2α\sum_n\V(X_n) = \sum_nn^{-2\alpha}. Jika α>12\alpha > \frac12: maka deret variansnya konvergen, sehingga teorema satu deretnya (Bagian VI) memberikan konvergensi h.p. Xn\sum X_n. Sedangkan jika α12\alpha \leq \frac12: deret variansnya divergen, sehingga paruh konversnya (yakni argumen Paley–Zygmund Bagian VI, yang berlaku sebab sukunya terbatas oleh 11) memberikan divergensi h.p. Adapun konvergensi mutlaknya meminta nα<\sum n^{-\alpha} < \infty: yakni α>1\alpha > 1. Jadi pada (12,1]\intoc{\frac12}1, deretnya konvergen secara h.p. walaupun Xn=\sum\abs{X_n} = \infty secara pasti: sebab tandanya bersekongkol untuk meniadakan diri, dengan peluang satu — yakni konvergensi lewat peniadaan, yang tak terlihat oleh uji mutlak mana pun, dan (menurut hukum nol–satunya) dengan vonis yang deterministik pula.

Istilah yang didefinisikan dalam bab ini

Lihat semua 395 istilah di glosarium