Biologi · Glosarium

Apa itu Autotrofi dan heterotrofi?

Dikenal juga sebagai: autotrofi · fotosintesis · heterotrofi

Definisi 4.4 Biologi Sekolah Menengah Atas · Bab 4 — Metabolisme Sel

Sebuah sel bersifat autotrof jika ia membangun molekul organiknya sendiri dari materi mineral saja — karbon dioksida, air, garam mineral — dengan memakai sumber energi dari luar. Sel tumbuhan berkloroplas, alga dan sebagian bakteri tergolong autotrof, dan sumber energinya adalah cahaya: inilah fotosintesis. Sebuah sel bersifat heterotrof jika ia harus menerima molekul organik yang dibuat organisme lain, baik sebagai bahan bangunan maupun sebagai sumber energi: sel hewan, jamur, sebagian besar bakteri, dan sel tumbuhan yang tidak hijau (akar, misalnya) tergolong heterotrof.

Contoh

Contoh 4.6 (Euglena, keduanya sekaligus)

Euglena yang bersel satu punya kloroplas dan berenang dengan bulu cambuk. Dalam cahaya, di dalam air mineral, ia tumbuh: autotrof. Dalam gelap ia hanya bertahan jika molekul organik ditambahkan ke airnya, yang lalu diserapnya: heterotrof. Jika lama disimpan dalam gelap ia kehilangan kloroplasnya; jika dibawa kembali ke cahaya dengan kesabaran beberapa hari ia membuatnya lagi. Metabolismenya bergantung pada gennya, yang membolehkan kedua pilihan itu, dan pada lingkungannya, yang memilih salah satunya.

Contoh 4.12 (Laju sebenarnya alga itu)

Pada gambar Chlorella, oksigennya naik 2.5mg/L2.5\,\mathrm{mg}/\mathrm{L} dalam 5 menit cahaya (kemiringan +0.5+0.5) dan turun 0.5mg/L0.5\,\mathrm{mg}/\mathrm{L} dalam 5 menit gelap (kemiringan 0.1-0.1). Respirasi memakai 0.1mg/L0.1\,\mathrm{mg}/\mathrm{L} tiap menit dalam cahaya juga, sehingga fotosintesis menghasilkan 0.5+0.1=0.6mg/L0.5 + 0.1 = 0.6\,\mathrm{mg}/\mathrm{L} tiap menit: enam kali yang dipakai respirasinya. Alga itu adalah penghasil bersih oksigen dan materi organik, dan itulah sebabnya ia tumbuh.

Baca dalam konteks →