Matematika · Glosarium

Apa itu Bangun ruang dan kosakatanya?

Dikenal juga sebagai: bangun ruang · sisi · rusuk · titik sudut · kubus · balok · tabung · limas

Definisi 35.1 Matematika Sekolah Dasar dan Menengah · Bab 35 — Kubus dan Balok

Bangun ruang menempati ruang. Bidang datarnya disebut sisi; sisi bertemu sepanjang rusuk; rusuk bertemu di titik sudut. Potret keluarganya:

  • kubus: 66 sisi berbentuk persegi, 1212 rusuk, 88 titik sudut;
  • balok (prisma persegi panjang): 66 sisi berbentuk persegi panjang, 1212 rusuk, 88 titik sudut;
  • tabung: dua sisi berbentuk cakram dan satu sisi yang tergulung (sebuah kaleng);
  • limas: alas berbentuk segi banyak dan segitiga yang bertemu di satu puncak;
  • bola: satu permukaan bundar sempurna, tanpa sisi datar dan tanpa rusuk.
Galeri bangun ruang. Garis putus-putus menunjukkan rusuk yang tersembunyi — bagian belakang bangun itu, dilihat menembusnya.
Galeri bangun ruang. Garis putus-putus menunjukkan rusuk yang tersembunyi — bagian belakang bangun itu, dilihat menembusnya.

Contoh

Contoh 35.2 (Membilang pada kubus)

Periksalah pada sebuah dadu: 66 sisi (bilangan 11 sampai 66), 88 titik sudut (pojoknya), 1212 rusuk (rabalah dengan jari: 44 di atas, 44 di bawah, 44 tegak). Dan 6+8=12+26 + 8 = 12 + 2 — pola aneh yang sama juga berlaku untuk balok dan limas (Contoh 62.2 kembali membahasnya).

Contoh 35.4 (Membaca jaring-jaring)

Pada sebuah dadu, sisi yang berhadapan berjumlah 77. Pada jaring-jaring, sisi yang berhadapan adalah yang terpisah tepat satu persegi dalam satu baris (atau memutari pojok) — bukan tetangganya! Menandai pasangannya pada jaring-jaring sebelum melipat adalah latihan yang bagus untuk melihat ruang secara datar.

Contoh 35.6 (Membilang balok lapis demi lapis)

Sebuah balok sepanjang 44 kubus, selebar 33, setinggi 22: lapisan dasarnya memuat 4×3=124 \times 3 = 12 kubus, dan ada 22 lapisan:

12×2=24 kubus.12 \times 2 = 24 \text{ kubus} .

Membilang per lapisan selalu berhasil — dan diam-diam ia membuktikan rumus V=L×w×hV = L \times w \times h pada Bab 43.

Baca dalam konteks →