Mathematics · Buku 1 · Grades 1–9

Matematika Sekolah Dasar dan Menengah

Matematika Sekolah Dasar dan Menengah · Grades 1–9

62Limas dan Kerucut

Sesudah prisma dan tabung pada Bab 53 — yaitu bangun ruang yang penampangnya tetap — datanglah bangun ruang yang punya titik puncak: limas dan kerucut. Rumus volumenya membawa faktor terkenal 13\frac13, yang dibuat masuk akal lalu dipakai pada bab ini; kajian bangun ruang berlanjut dengan bola dan irisan pada Bab 70.

62.1 Menguraikan limas dan kerucut

Definisi 62.1 (Limas, kerucut)

  • Limas punya segi banyak sebagai alasnya dan sebuah titik, yaitu puncaknya, yang dihubungkan ke tiap titik sudut alasnya oleh sisi berbentuk segitiga. Tingginya adalah jarak dari puncaknya ke bidang alasnya.
  • Kerucut adalah bangun yang dibangun dengan cara yang sama di atas cakram: alas berbentuk cakram, sebuah puncak, dan selimut lengkung.

Sebuah limas disebut beraturan ketika alasnya segi banyak beraturan (persegi, segitiga sama sisi, …) dan puncaknya duduk tegak lurus di atas pusat alasnya.

Sebuah limas beralas persegi dan sebuah kerucut: satu alas bersegi banyak atau berbentuk lingkaran, satu puncak, dan tinggi yang diukur tegak lurus terhadap alasnya.
Sebuah limas beralas persegi dan sebuah kerucut: satu alas bersegi banyak atau berbentuk lingkaran, satu puncak, dan tinggi yang diukur tegak lurus terhadap alasnya.

Contoh 62.2 (Membilang sisi, rusuk, titik sudut)

Limas beralas persegi punya 55 sisi (11 persegi +4+ 4 segitiga), 88 rusuk dan 55 titik sudut. Dengan alas bersegi nn: n+1n + 1 sisi, 2n2n rusuk, n+1n + 1 titik sudut. Periksalah pola kecil milik Euler: sisi ++ titik sudut == rusuk +2+ 2.

62.2 Volume

Teorema 62.3 (Volume limas atau kerucut)

Untuk limas atau kerucut dengan luas alas BB dan tinggi hh:

V=13B×hV = \frac{1}{3}\, B \times h

— yaitu sepertiga prisma atau tabung dengan alas dan tinggi yang sama. Untuk kerucut beralas jari-jari rr: V=13πr2hV = \frac13 \pi r^2 h.

Bukti. Diterima tanpa bukti pada tingkat ini.

Catatan 62.4 (Mengapa sepertiga?)

Isilah limas berongga dengan air lalu tuangkan ke dalam prisma dengan alas dan tinggi yang sama: airnya pas tiga kali penuangan. Lebih baik lagi: sebuah kubus dapat dipotong menjadi tiga limas yang identik, masing-masing punya sebuah sisi kubusnya sebagai alas dan sebuah titik sudut kubusnya sebagai puncak (cobalah membayangkannya!). Bukti umumnya memakai pengintegralan, alat di buku Sekolah Menengah.

Contoh 62.5

Sebuah limas punya alas persegi bersisi 55 cm dan tinggi 99 cm:

  1. luas alasnya: B=52=25B = 5^2 = 25 cm2^2;
  2. volumenya: V=13×25×9=25×3=75V = \frac13 \times 25 \times 9 = 25 \times 3 = 75 cm3^3.

Sebuah kerucut es krim berjari-jari 33 cm dan tinggi 1010 cm:

V=13×π×32×10=30π94 cm3.V = \frac13 \times \pi \times 3^2 \times 10 = 30\pi \approx 94 \text{ cm}^3 .

Contoh 62.6 (Hati-hati dengan tingginya)

Untuk kerucut, jangan mengacaukan tingginya hh (dari puncak ke pusat alasnya, tegak lurus) dengan garis pelukisnya ss (dari puncak ke tepinya). Keduanya dihubungkan Pythagoras (Teorema 58.1) pada segitiga siku-siku puncak–pusat–tepi:

s2=h2+r2.s^2 = h^2 + r^2 .

Karena itu kerucut dengan r=3r = 3 dan s=5s = 5 punya tinggi h=259=4h = \sqrt{25 - 9} = 4, dan volume 13π×9×4=12π\frac13 \pi \times 9 \times 4 = 12\pi.

Metode 62.7 (Soal volume)

  1. Kenalilah bangun ruangnya (prisma/tabung: V=BhV = Bh; limas/kerucut: V=13BhV = \frac13 Bh);
  2. hitunglah luas alasnya BB lebih dahulu, sebagai langkah yang terpisah;
  3. periksalah bahwa tingginya tegak lurus terhadap alasnya (pakailah Pythagoras kalau garis pelukisnya yang diberikan);
  4. kalikan, jagalah satuannya tetap serasi, lalu ubahlah pada akhirnya kalau perlu (11 L =1000= 1000 cm3^3).

62.3 Jaring-jaring

Contoh 62.8 (Jaring-jaring limas)

Membuka lipatan sebuah limas beraturan beralas persegi memipihkannya menjadi jaring-jaringnya: alas perseginya dengan empat segitiga sama kaki yang identik menempel pada sisinya. Sisi segitiganya yang sama panjang adalah rusuk tegak limasnya — panjangnya bukan hh dan bukan pula tinggi sisi tegaknya, jadi berilah nama dengan hati-hati sebelum memotong kartonnya.

Jaring-jaring limas beralas persegi: lipatlah keempat segitiganya ke atas sampai puncaknya bertemu.
Jaring-jaring limas beralas persegi: lipatlah keempat segitiganya ke atas sampai puncaknya bertemu.

62.4 Latihan

Latihan 62.1

Berapa sisi, rusuk dan titik sudut yang dipunyai limas beralas segitiga (yaitu bidang empat)? Dengan alas bersegi enam?

Solusi

Solusi Latihan 62.1.

Bidang empat: 44 sisi, 66 rusuk, 44 titik sudut (4+4=6+24 + 4 = 6 + 2). Alas bersegi enam: 77 sisi, 1212 rusuk, 77 titik sudut (7+7=12+27 + 7 = 12 + 2).

Latihan 62.2

Hitunglah volume limas dengan luas alas 3636 cm2^2 dan tinggi 1010 cm; lalu volume limas dengan alas persegi panjang 6×46 \times 4 cm dan tinggi 7.57.5 cm.

Solusi

Solusi Latihan 62.2.

V=13×36×10=120V = \frac13 \times 36 \times 10 = 120 cm3^3.

Alas persegi panjang: B=24B = 24 cm2^2, jadi V=13×24×7.5=60V = \frac13 \times 24 \times 7.5 = 60 cm3^3.

Latihan 62.3

Hitunglah volume kerucut berjari-jari 55 cm dan tinggi 99 cm (persis dengan π\pi, lalu dibulatkan ke cm3^3).

Solusi

Solusi Latihan 62.3.

V=13π×25×9=75π236V = \frac13 \pi \times 25 \times 9 = 75\pi \approx 236 cm3^3.

Latihan 62.4

Sebuah tabung dan sebuah kerucut punya jari-jari yang sama 44 cm dan tinggi yang sama 1212 cm. Hitunglah kedua volumenya. Berapa perbandingannya?

Solusi

Solusi Latihan 62.4.

Tabung: π×16×12=192π603\pi \times 16 \times 12 = 192\pi \approx 603 cm3^3. Kerucut: 192π3=64π201\frac{192\pi}{3} = 64\pi \approx 201 cm3^3. Perbandingannya: kerucutnya sepertiga tabungnya.

Latihan 62.5

Sebuah limas punya volume 5656 cm3^3 dan tinggi 88 cm. Berapa luas alasnya? (Tulislah rumus volumenya lalu selesaikan.)

Solusi

Solusi Latihan 62.5.

56=13×B×856 = \frac13 \times B \times 8, jadi B=56×38=21B = \frac{56 \times 3}{8} = 21 cm2^2.

Latihan 62.6

Sketsalah jaring-jaring kerucut (sebuah cakram untuk alasnya, dan sebuah juring cakram yang lebih besar untuk selimutnya). Ukuran kerucut yang mana yang menjadi jari-jari juring itu: tingginya hh atau garis pelukisnya ss?

Solusi

Solusi Latihan 62.6.

Selimutnya terbuka menjadi juring cakram yang jari-jarinya adalah garis pelukisnya ss (yaitu jarak dari puncaknya ke tepinya — ruas garis itu terletak pada permukaannya), bukan tingginya hh.

Latihan 62.7 ★★

Piramida Louvre punya alas persegi bersisi kira-kira 3535 m dan tinggi kira-kira 2222 m. Taksirlah volumenya, sampai ratusan meter kubik terdekat.

Solusi

Solusi Latihan 62.7.

V=13×352×22=13×1225×22=2695038983V = \frac13 \times 35^2 \times 22 = \frac13 \times 1225 \times 22 = \frac{26\,950}{3} \approx 8\,983 m3^3 — kira-kira 90009\,000 meter kubik.

Latihan 62.8 ★★

Sebuah kerucut punya garis pelukis 1313 cm dan jari-jari alas 55 cm. Hitunglah tingginya, lalu volumenya (persis dengan π\pi).

Solusi

Solusi Latihan 62.8.

Tingginya: h=13252=16925=144=12h = \sqrt{13^2 - 5^2} = \sqrt{169 - 25} = \sqrt{144} = 12 cm. Volumenya: V=13π×25×12=100πV = \frac13 \pi \times 25 \times 12 = 100\pi cm3^3.

Latihan 62.9 ★★

Sebuah gelas berbentuk kerucut berjari-jari 44 cm dan tinggi 99 cm diisi sampai penuh, lalu dituangkan ke dalam gelas berbentuk tabung berjari-jari 44 cm. Tinggi berapa yang dicapai cairannya di dalam tabungnya?

Solusi

Solusi Latihan 62.9.

Jari-jarinya sama, jadi volume kerucutnya sepertiga volume tabungnya untuk tinggi yang sama: cairannya mencapai 93=3\frac{9}{3} = 3 cm di dalam tabungnya.

Latihan 62.10 ★★

Sebuah jam pasir dibuat dari dua kerucut yang identik (jari-jari 22 cm, tinggi 4.54.5 cm) yang disambung pada puncaknya. Seluruh pasirnya persis mengisi satu kerucut. Hitunglah volume pasirnya (persis, lalu dalam cm3^3 yang dibulatkan ke persepuluhan), dan berapa bagian dari volume dalam jam pasirnya yang ditempati pasirnya.

Solusi

Solusi Latihan 62.10.

Pasirnya == satu kerucut: V=13π×4×4.5=6π18.8V = \frac13 \pi \times 4 \times 4.5 = 6\pi \approx 18.8 cm3^3. Jam pasirnya memuat dua kerucut seperti itu, jadi pasirnya persis mengisi setengah volume dalam seluruhnya.

Latihan 62.11 ★★★

Sebuah limas beralas persegi dengan sisi alas 66 cm punya puncaknya tepat di atas sebuah pojok alasnya, pada tinggi 88 cm.

  1. Apakah rumus V=13BhV = \frac13 Bh tetap berlaku? (Ya, memang — puncaknya tidak harus berada di tengah. Hitunglah VV.)
  2. Hitunglah panjang rusuk tegak yang terpanjang, dari puncaknya ke pojok alasnya yang di seberang (dua langkah Pythagoras: diagonal alasnya lebih dahulu).
Solusi

Solusi Latihan 62.11.

1. Ya: rumus V=13BhV = \frac13 Bh berlaku untuk letak puncak yang mana pun, asalkan hh adalah jarak tegak lurus ke bidang alasnya. V=13×36×8=96V = \frac13 \times 36 \times 8 = 96 cm3^3.

2. Diagonal alasnya: 62+62=62\sqrt{6^2 + 6^2} = 6\sqrt2 cm. Rusuk tegak yang terpanjang adalah sisi miring segitiga siku-siku dengan sisi siku-siku 626\sqrt2 (pada bidang alasnya) dan 88 (tegak):

(62)2+82=72+64=13611.7 cm.\sqrt{(6\sqrt2)^2 + 8^2} = \sqrt{72 + 64} = \sqrt{136} \approx 11.7 \text{ cm}.

62.5 Soal: Kubus yang dipotong menjadi tiga limas

Soal 62.1

Soal akhir pekan — dari mana faktor 13\frac13 datang, dan apa yang terjadi pada limas yang dipotong di setengah tingginya

Catatan sesudah Teorema 62.3 menyatakan bahwa sebuah kubus dapat dipotong menjadi tiga limas yang identik — “cobalah membayangkannya!”. Soal ini membayangkannya dengan tepat, memperoleh faktor terkenal 13\frac13 darinya secara jujur, lalu memotong kubusnya dengan cara kedua menjadi enam limas, dan berakhir dengan mengiris sebuah limas pada setengah tingginya — dengan hasil yang sedikit orang menebaknya benar pada percobaan pertama.

Sepanjang soal ini, ABCDEFGHABCDEFGH adalah kubus bersisi aa: alasnya ABCDABCD, sisi atasnya EFGHEFGH, dengan EE di atas AA, FF di atas BB, GG di atas CC dan HH di atas DD.

Bagian I — Tiga limas yang berbagi satu puncak.

  1. Titik sudut GG termasuk ke tiga sisi kubusnya. Sebutkan ketiga sisi yang tidak memuat GG, lalu uraikan ketiga limas yang diperoleh dengan mengambil masing-masingnya sebagai alas, dengan puncak GG setiap kalinya. Berapa sisi, rusuk dan titik sudut yang dipunyai tiap limasnya (Contoh 62.2)?
  2. Jelaskan mengapa memutar kubusnya sepertiga putaran terhadap diagonal panjangnya (AG)(AG) membiarkan kubusnya tidak berubah tetapi mengocok ketiga alas pada pertanyaan 1 dalam satu daur — dan mengapa karena itu ketiga limasnya salinan yang identik satu sama lain.
  3. Dengan menerima bahwa ketiga limasnya mengisi kubusnya tanpa tumpang tindih (model karton cukup meyakinkan), simpulkan volume masing-masingnya.
  4. Periksalah ini terhadap rumus pada Teorema 62.3: limas dengan alas ABCDABCD dan puncak GG punya puncaknya tepat di atas sebuah pojok alasnya, persis seperti pada Latihan 62.11. Kenalilah tingginya, terapkan rumusnya, lalu bandingkan.
  5. Untuk kubus bersisi 66 cm, sebutkan volume masing-masing dari ketiga limasnya — lalu jelaskan apa hubungan penguraian ini dengan percobaan menuang air pada bab ini (tiga kali mengisi limasnya untuk satu prisma).

Bagian II — Enam limas yang berbagi pusatnya. Sekarang misalkan OO pusat kubusnya, lalu hubungkan OO ke keempat titik sudut masing-masing dari keenam sisinya.

  1. Uraikan keenam limas yang diperoleh, lalu jelaskan mengapa keenamnya salinan yang identik satu sama lain. Berapa tinggi masing-masingnya?
  2. Simpulkan, dengan membagi volume kubusnya, volume masing-masing dari keenam limasnya.
  3. Hitunglah ulang volume itu dengan rumus V=13BhV = \frac13 B h, lalu periksalah bahwa kedua jawabannya sesuai.
  4. Kedua penguraiannya membenarkan faktor 13\frac13 untuk beberapa limas yang sangat istimewa. Jelaskan mengapa keduanya belum membuktikan Teorema 62.3 untuk setiap limas dan kerucut — lalu katakan bagaimana bab ini menangani celah itu: pernyataan mana yang diterima tanpa bukti, percobaan mana yang mendukungnya, dan pada jilid mana dalam seri ini pernyataan itu dibuktikan secara jujur.
  5. Sebuah kubus bersisi 66 cm dipotong menjadi keenam limas berpusatnya. Hitunglah volume masing-masingnya, dengan kedua caranya.

Bagian III — Memotong limas di setengah tingginya. SABCDSABCD adalah limas beraturan beralas persegi: sisi alasnya cc, tingginya hh, puncaknya SS di atas pusat alasnya. Potonglah ia dengan bidang yang melalui titik tengah keempat rusuk tegaknya [SA][SA], [SB][SB], [SC][SC], [SD][SD].

  1. Terapkan teorema titik tengah (Teorema 59.1) pada segitiga SABSAB: apa arah dan panjang ruas garis yang menghubungkan titik tengah [SA][SA] dan [SB][SB]? Simpulkan bahwa potongannya adalah persegi bersisi c2\frac{c}{2}, sejajar dengan alasnya, pada tinggi h2\frac{h}{2}.
  2. Keping di atas potongannya sendiri adalah limas beralas persegi. Sebutkan sisi alas dan tingginya, lalu tunjukkan bahwa volumenya persis seperdelapan volume aslinya VV.
  3. Simpulkan volume keping bawahnya (yaitu limas terpancung, bentuk limas yang belum selesai). Dengan perbandingan berapa potongan setengah tinggi itu membagi volumenya?
  4. Piramida Louvre (Latihan 62.7: sisi alas 3535 m, tinggi 2222 m) dibersihkan dalam dua tahap: kacanya di atas setengah tingginya, lalu kacanya di bawah. Berapa bagian volumenya yang duduk di bawah setengah tingginya? Taksirlah dalam meter kubik, sampai ratusan terdekat.
  5. Pesan moral umumnya: kalau semua ukuran sebuah limas dikalikan 22, apa yang terjadi pada volumenya? Dengan faktor berapa volumenya tumbuh ketika setiap ukurannya dikalikan kk — dan bagaimana itu menjelaskan, dalam satu baris, “seperdelapan” pada pertanyaan 12?
Solusi

Solusi Soal 62.1.

1. GG termasuk ke sisi atas EFGHEFGH dan ke kedua sisi samping BCGFBCGF dan DCGHDCGH. Ketiga sisi yang tidak memuat GG adalah alasnya ABCDABCD, sisi depannya ABFEABFE dan sisi kirinya ADHEADHE (ketiganya berbagi titik sudut AA, yaitu pojok yang di seberang GG). Ketiga limasnya adalah ABCDGABCDG, ABFEGABFEG dan ADHEGADHEG: masing-masing punya sebuah sisi persegi kubusnya sebagai alas dan titik sudut jauhnya GG sebagai puncak. Masing-masingnya limas beralas persegi: 55 sisi, 88 rusuk, 55 titik sudut (Contoh 62.2).

2. Diagonal panjangnya [AG][AG] menghubungkan satu-satunya dua titik sudut yang tidak termasuk ke satu pun dari ketiga alasnya. Perputaran sepertiga putaran terhadap garis (AG)(AG) mengirim kubusnya ke dirinya sendiri (ketiga rusuk yang berangkat dari AA — menuju BB, DD, EE — terkocok dalam satu daur, dan begitu pula ketiga rusuk yang tiba di GG). Perputaran itu membawa alas ABCDABCD ke ADHEADHE, lalu ADHEADHE ke ABFEABFE, lalu kembali: puncaknya tetap di GG, alasnya berdaur. Jadi tiap limasnya terbawa ke limas berikutnya: ketiganya salinan yang identik.

3. Tiga keping identik yang mengisi kubusnya berbagi volumenya sama rata:

Vlimas=a33.V_{\text{limas}} = \frac{a^3}{3} .

4. Limas ABCDGABCDG punya alas ABCDABCD, yang luasnya a2a^2, dan puncaknya GG duduk tegak lurus di atas pojok CC, pada tinggi CG=aCG = a (yaitu sebuah rusuk tegak kubusnya). Seperti pada Latihan 62.11, rumusnya berlaku dengan tinggi tegak lurus h=ah = a:

V=13×a2×a=a33,V = \frac13 \times a^2 \times a = \frac{a^3}{3} ,

yang sesuai sempurna dengan pertanyaan 3 — penguraiannya dan rumusnya saling membenarkan.

5. Untuk a=6a = 6: V=633=2163=72V = \frac{6^3}{3} = \frac{216}{3} = 72 cm3^3 masing-masing. Percobaan menuang airnya adalah penguraian ini yang dicairkan: prisma di atas alas ABCDABCD dengan tinggi aa adalah kubusnya sendiri, dan ia memuat persis tiga kali isi limasnya — di sini ketiga isiannya bahkan tersusun secara geometris menjadi kubusnya.

6. Menghubungkan pusatnya OO ke keempat pojok tiap sisinya menghasilkan enam limas, satu untuk tiap sisi: alas persegi, puncak OO. Pusatnya terletak sama terhadap keenam sisinya (setiap perputaran atau simetri kubusnya menahan OO lalu mempermutasikan sisinya), jadi keenam limasnya identik. Tinggi masing-masingnya adalah jarak dari OO ke sebuah sisi: yaitu setengah sisinya, a2\frac{a}{2}.

7. Enam keping identik berbagi kubusnya: V=a36V = \frac{a^3}{6} masing-masing.

8. Dengan rumusnya: luas alasnya a2a^2, tingginya a2\frac a2:

V=13×a2×a2=a36.V = \frac13 \times a^2 \times \frac{a}{2} = \frac{a^3}{6} .

Kedua jawabannya sesuai.

9. Kedua penguraiannya menyangkut limas dengan perbandingan yang sangat istimewa yang dipahat dari sebuah kubus; limas yang ramping, limas yang miring sebelah, atau kerucut tidak dapat disusun dengan cara ini (tidak ada tiga kerucut yang mengisi sebuah tabung). Itulah sebabnya Teorema 62.3 diterima tanpa bukti pada tingkat ini: penguraiannya dan percobaan menuang airnya membuat 13\frac13 itu sepenuhnya masuk akal, dan bukti umumnya yang jujur — yaitu pengintegralan — diberikan di buku Sekolah Menengah.

10. V=636=36V = \frac{6^3}{6} = 36 cm3^3; dan menurut rumusnya, V=13×36×3=36V = \frac13 \times 36 \times 3 = 36 cm3^3. Keduanya sesuai.

11. Pada segitiga SABSAB, titik tengah sisi [SA][SA] dan [SB][SB] dihubungkan ruas garis yang sejajar dengan (AB)(AB) dan panjangnya AB2=c2\frac{AB}{2} = \frac{c}{2} (Teorema 59.1). Hal yang sama berlaku pada tiap sisi tegaknya, jadi keempat titik tengahnya membentuk persegi bersisi c2\frac c2, dengan sisinya sejajar dengan alasnya. Pada garis tegak yang melalui puncaknya, potongannya lewat di titik tengah tingginya (dengan teorema titik tengah lagi, pada segitiga yang melalui SS, pusat alasnya dan sebuah titik sudut alasnya): jadi bidang potongnya duduk pada tinggi h2\frac h2.

12. Keping atasnya adalah limas beraturan beralas persegi dengan sisi alas c2\frac c2 dan tinggi h2\frac h2 (alasnya adalah potongannya, puncaknya adalah SS). Volumenya adalah

13×(c2)2×h2=13×c24×h2=18×c2h3=V8:\frac13 \times \left(\frac c2\right)^2 \times \frac h2 = \frac13 \times \frac{c^2}{4} \times \frac h2 = \frac{1}{8} \times \frac{c^2 h}{3} = \frac{V}{8} :

yaitu seperdelapan aslinya — bukan setengahnya.

13. Limas terpancungnya menyimpan sisanya: VV8=7V8V - \frac V8 = \frac{7V}{8}. Potongan setengah tinggi itu membagi volumenya dengan perbandingan 1:71 : 7 — lempeng bawah yang tampak sederhana memuat tujuh kali volume puncaknya yang lancip.

14. Di bawah setengah tingginya terletak 78\frac78 volumenya. Dengan V=13×352×22=2695038983V = \frac13 \times 35^2 \times 22 = \frac{26\,950}{3} \approx 8\,983 m3^3 (Latihan 62.7):

78×26950378607900 m3\frac78 \times \frac{26\,950}{3} \approx 7\,860 \approx 7\,900 \text{ m}^3

sampai ratusan terdekat — tahap “separuh bawah” membersihkan hampir delapan kali volume kaca tahap yang di atasnya.

15. Melipatduakan setiap ukurannya mengalikan luas alasnya dengan 22=42^2 = 4 dan tingginya dengan 22, jadi volumenya dengan 4×2=8=234 \times 2 = 8 = 2^3. Menskalakan dengan kk mengalikan luas dengan k2k^2 dan satu panjang lagi dengan kk: jadi volume tumbuh dengan faktor k3k^3. Keping atas pada pertanyaan 12 adalah salinan terskala seluruh limasnya dengan k=12k = \frac12, jadi volumenya (12)3=18\left(\frac12\right)^3 = \frac18 seluruhnya — itulah penjelasan satu barisnya.

Istilah yang didefinisikan dalam bab ini

Lihat semua 395 istilah di glosarium