Dikenal juga sebagai: bentuk diferensial · integral garis
Definisi 20.1Matematika Universitas — Tahun 2 · Bab 20 — Integral Garis dan Integral Lipat
Misalkan U⊆R2terbuka. Sebuah bentuk diferensial berderajat 1 dan berkelas C0 pada U adalah ungkapan ω=Pdx+Qdy dengan P,Q:U→R yang kontinu — secara formal, sebuah pemetaan kontinu dari U ke dual R2, yakni ω(M)=P(M)e1∗+Q(M)e2∗. Untuk sebuah busur C1γ:[a,b]→U dengan γ(t)=(x(t),y(t)), integral garis bagi ω sepanjang γ adalah
∫γω=∫ab(P(γ(t))x′(t)+Q(γ(t))y′(t))dt.
Definisinya meluas kata demi kata ke R3 (dengan bentuk Pdx+Qdy+Rdz) dan ke busur C1 sepotong-sepotong (yakni jumlah atas kepingnya).
Contoh
Contoh 20.4(Satu integral, dua parameterisasi, satu jebakan tanda)
Hitunglah ∫γxdy sepanjang setengah lingkaran satuan atasnya dari (1,0) ke (−1,0). Dengan γ(t)=(cost,sint) dan t∈[0,π]:
∫0πcost⋅costdt=2π.
Sedangkan dengan parameterisasi grafiknya x↦(x,1−x2), dengan x dari 1 ke −1 (perhatikan arahnya!):
∫1−1x⋅1−x2−xdx=∫−111−x2x2dx=2π
(sebab x=sinu menyusutkannya menjadi integral Wallis). Jadi nilainya sama, sebagaimana dijamin Proposisi 20.2 — tetapi hanya karena kedua jalannya berangkat dari (1,0) ke (−1,0); sebab membalik perjalanannya membalik tandanya. Adapun menutup lintasannya sepanjang sumbu-x (tempat dy=0) tak menambahkan apa pun, dan totalnya 2π adalah luas setengah cakramnya: yakni wujud pertama bagi rumus luas perbatasan Green–Riemann di bawah.