Misalkan peubah acak bernilai-, dengan . Adapun fungsi pembangkit peluang bagi adalah jumlah deret pangkatnya
Contoh
Contoh 23.2 (Refleks pertama)
Peubah konstan punya ; sebuah geseran menuruti ; dan mengevaluasinya di titik istimewa membaca informasinya tanpa penguraian apa pun: , , dan , yakni neraca keparitasan yang dimanfaatkan pada Latihan 23.10. Kalimat sebaris ini dipakai secara diam-diam di mana-mana di bawah — dan evaluasi itu persis cara peluang kepunahan kelak diperas dari fungsi pembangkit yang teriterasi pada akhir bab ini.
Contoh 23.5 (Mengintegralkan fungsi pembangkitnya)
Turunan di memberi momen positif; adapun integralnya memberi yang negatif. Dari dan pengintegralan suku demi suku (kekonvergenan normal pada ):
Untuk :
yang memulihkan dalam satu baris perhitungan deret pada Contoh 22.10. Fungsi pembangkitnya merupakan alat dua arah: turunkan di untuk memperoleh momen , , integralkan pada untuk memperoleh — satu objek analitik, yang ditanyai ke arah mana pun yang diperlukan masalahnya.
Contoh 23.6 (Sebuah hukum yang jari-jarinya persis satu)
Ambil untuk — sebuah hukum peluang menurut kesamaan Basel (Contoh 14.12). Fungsi pembangkitnya berjari-jari kekonvergenan persis : batas umum “jari-jari ” pada Proposisi 23.3 tak dapat diperbaiki. Adapun reratanya adalah
kontinu pada , mulus di dalamnya, tetapi turunannya meledak di — grafiknya tiba di titik dengan singgung tegak. Ekor yang berat terlihat secara geometrik pada fungsi pembangkitnya, di satu titik saja; adapun teorema momen di bawah membuat padanan ini menjadi persis.