Matematika · Glosarium

Apa itu Fungsi pembangkit peluang?

Definisi 23.1 Matematika Universitas — Tahun 2 · Bab 23 — Fungsi Pembangkit Peluang

Misalkan XX peubah acak bernilai-N\N, dengan pn=P(X=n)p_n = \P(X = n). Adapun fungsi pembangkit peluang bagi XX adalah jumlah deret pangkatnya

GX(t)=E(tX)=n=0pntn.G_X(t) = \E\bigl(t^X\bigr) = \sum_{n=0}^{\infty} p_n\,t^n .

Contoh

Contoh 23.2 (Refleks pertama)

Peubah konstan X=cX = c punya GX(t)=tcG_X(t) = t^c; sebuah geseran menuruti GX+c(t)=tcGX(t)G_{X+c}(t) = t^c\,G_X(t); dan mengevaluasinya di titik istimewa membaca informasinya tanpa penguraian apa pun: GX(0)=P(X=0)G_X(0) = \P(X = 0), GX(1)=1G_X(1) = 1, dan GX(1)=P(X genap)P(X ganjil)G_X(-1) = \P(X\text{ genap}) - \P(X\text{ ganjil}), yakni neraca keparitasan yang dimanfaatkan pada Latihan 23.10. Kalimat sebaris ini dipakai secara diam-diam di mana-mana di bawah — dan evaluasi GX(0)G_X(0) itu persis cara peluang kepunahan kelak diperas dari fungsi pembangkit yang teriterasi pada akhir bab ini.

Contoh 23.5 (Mengintegralkan fungsi pembangkitnya)

Turunan GXG_X di 11 memberi momen positif; adapun integralnya memberi yang negatif. Dari 01tk ⁣dt=1k+1\int_0^1t^k\dd t = \frac1{k+1} dan pengintegralan suku demi suku (kekonvergenan normal pada [0,1]\intcc01):

01GX(t) ⁣dt=k0P(X=k)k+1=E(11+X).\int_0^1G_X(t)\,\dd t = \sum_{k\geq0}\frac{\P(X = k)}{k+1} = \E\Bigl(\frac1{1+X}\Bigr).

Untuk XP(λ)X \sim \mathcal P(\lambda):

E(11+X)=01eλ(t1) ⁣dt=1eλλ,\E\Bigl(\frac1{1+X}\Bigr) = \int_0^1\eu^{\lambda(t-1)}\,\dd t = \frac{1 - \eu^{-\lambda}}{\lambda},

yang memulihkan dalam satu baris perhitungan deret pada Contoh 22.10. Fungsi pembangkitnya merupakan alat dua arah: turunkan di 11 untuk memperoleh momen E(X)\E(X), E(X(X1))\E(X(X-1)), integralkan pada [0,1]\intcc01 untuk memperoleh E(11+X)\E\bigl(\frac1{1+X}\bigr) — satu objek analitik, yang ditanyai ke arah mana pun yang diperlukan masalahnya.

Contoh 23.6 (Sebuah hukum yang jari-jarinya persis satu)

Ambil P(X=k)=6π2k2\P(X = k) = \dfrac{6}{\pi^2k^2} untuk k1k \geq 1 — sebuah hukum peluang menurut kesamaan Basel (Contoh 14.12). Fungsi pembangkitnya G(t)=6π2k1tkk2G(t) = \frac6{\pi^2}\sum_{k\geq1}\frac{t^k}{k^2} berjari-jari kekonvergenan persis 11: batas umum “jari-jari 1\geq 1” pada Proposisi 23.3 tak dapat diperbaiki. Adapun reratanya adalah

k1kP(X=k)=6π2k11k=:\sum_{k\geq1}k\,\P(X = k) = \frac6{\pi^2}\sum_{k\geq1}\frac1k = \infty :

GG kontinu pada [1,1]\intcc{-1}1, mulus di dalamnya, tetapi turunannya meledak di 11^- — grafiknya tiba di titik (1,1)(1, 1) dengan singgung tegak. Ekor yang berat terlihat secara geometrik pada fungsi pembangkitnya, di satu titik t=1t = 1 saja; adapun teorema momen di bawah membuat padanan ini menjadi persis.

Baca dalam konteks →