Matematika · Glosarium

Apa itu kekonvergenan normal?

Definisi 10.9 Matematika Universitas — Tahun 2 · Bab 10 — Barisan dan Deret Fungsi

Sebuah deret fungsi un\sum u_n konvergen titik demi titik atau seragam apabila jumlah parsialnya demikian. Ia konvergen normal (pada XX) apabila un<\sum \norm{u_n}_\infty < \infty. Kekonvergenan normal mengakibatkan kekonvergenan seragam (di ruang Banach berisi fungsi terbatas: Teorema 5.21), yang mengakibatkan kekonvergenan titik demi titik; dan kedua implikasinya tegas.

Contoh

Contoh 10.10 (Satu deret, tiga vonis)

Ambil un(x)=xnnu_n(x) = \frac{x^n}{n} pada [0,1)\intco{0}{1}. Titik demi titik: ia konvergen untuk setiap x[0,1)x \in \intco01 (lewat pembandingan dengan deret geometri). Normal pada [0,a]\intcc{0}{a} dengan a<1a < 1: sebab un,[0,a]=ann\norm{u_n}_{\infty,\intcc0a} = \frac{a^n}{n}, yang terjumlahkan. Tidak normal pada [0,1)\intco{0}{1}: sebab un,[0,1)=1n\norm{u_n}_{\infty,\intco01} = \frac1n, dan 1n\sum\frac1n divergen. Bahkan tidak seragam pada [0,1)\intco{0}{1}: sebab sisanya membandel di dekat 11,

RN(x)=n>Nxnnn=N+12NxnnNx2N2N=x2N2x112,R_N(x) = \sum_{n>N}\frac{x^n}{n} \geq \sum_{n=N+1}^{2N}\frac{x^n}{n} \geq \frac{N\,x^{2N}}{2N} = \frac{x^{2N}}{2} \xrightarrow[x\to1^-]{} \frac12 ,

jadi sup[0,1)RN12\sup_{\intco01}\abs{R_N} \geq \frac12 untuk setiap NN. Pelajaran penutupnya: keempat vonis itu hidup rukun — sebab jumlahnya ln(1x)-\ln(1-x) kontinu pada [0,1)\intco{0}{1} karena kekontinuan hanya memerlukan keseragaman di dekat tiap titik, yakni pada ruas [0,a]\intcc0a; sedangkan meledak di tepinya adalah hak jumlah itu sendiri.

Contoh 10.13 (Fungsi ζ\zeta Riemann)

Deret ζ(s)=n1ns\zeta(s) = \sum_{n\geq1} n^{-s} konvergen normal pada tiap setengah-garis [a,+)\intco{a}{+\infty} dengan a>1a > 1 (sebab ns=na\norm{n^{-s}}_\infty = n^{-a}, yang terjumlahkan): jadi ζ\zeta kontinu pada (1,+)\intoo{1}{+\infty}; lalu setelah diturunkan suku demi suku (sebab deret turunannya lnn  ns\sum -\ln n\; n^{-s} juga konvergen normal pada [a,)\intco{a}{\infty}), ζ\zeta berkelas C1C^1 — dan, setelah diiterasikan, CC^\infty — dengan ζ(s)=lnnns\zeta'(s) = -\sum \frac{\ln n}{n^s}. Perhatikan disiplinnya: kekonvergenan normalnya diperiksa pada sub-setengah-garis, tak pernah pada (1,)\intoo{1}{\infty} yang terbuka, tempat ia gagal.

Contoh 10.14 (Sebuah deret logaritmik, dikerjakan sampai tuntas)

Misalkan F(x)=n1enxnF(x) = \sum_{n\geq1} \frac{\eu^{-nx}}{n} pada (0,)\intoo{0}{\infty}. Tiap sukunya terbatas pada [δ,)\intco{\delta}\infty oleh enδnenδ\frac{\eu^{-n\delta}}{n} \leq \eu^{-n\delta}, yakni deret geometri yang konvergen: jadi kekonvergenannya normal pada tiap [δ,)\intco\delta\infty, sehingga FF kontinu pada (0,)\intoo{0}{\infty}. Deret turunannya enx\sum -\eu^{-nx} juga konvergen normal pada [δ,)\intco\delta\infty (sebab enx,[δ,)=enδ\norm{\eu^{-nx}}_{\infty,\intco\delta\infty} = \eu^{-n\delta}), jadi FF berkelas C1C^1 dengan turunan yang geometri:

F(x)=n1enx=ex1ex=1ex1.F'(x) = -\sum_{n\geq1}\eu^{-nx} = \frac{-\eu^{-x}}{1 - \eu^{-x}} = \frac{-1}{\eu^{x} - 1} .

Setelah diiterasikan, FF berkelas CC^\infty. Dengan mengintegralkan FF' (sebab baik FF maupun xln(1ex)x \mapsto -\ln(1 - \eu^{-x}) bernilai nol di ++\infty dan punya turunan yang sama pada (0,)\intoo0\infty):

F(x)=ln(1ex),F(x) = -\ln\bigl(1 - \eu^{-x}\bigr),

yakni deret logaritmik di t=ext = \eu^{-x}. Pelajaran penutupnya: ketika x0+x \to 0^+, F(x)=ln(x+O(x2))=ln1x+O(x)F(x) = -\ln(x + O(x^2)) = \ln\frac1x + O(x) — jadi deretnya divergen secara logaritmik di perbatasannya, persis seperti deret harmonik yang menjadi wujudnya di x=0x = 0; dan kekonvergenan normal pada [δ,)\intco\delta\infty tetapi tidak pada (0,)\intoo0\infty adalah gejalanya.

Baca dalam konteks →